Connect with us
[metaslider id="4417"]

JAWA TIMUR

Ada Dugaan Dana Desa Tahap ll – 2017 Desa Pandanan Gresik di Tilap Oknum Desa

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Insert : Proyek pekerjaan DD Tahap 2 Tahun 2017 yang di selewengkan.

Gresik, lingkaran.net – Disinyalir kuat, proyek yang menggunakan Dana Desa (DD) di desa Pandanan, Kecamatan duduk sampeyan, Kabupaten Gresik diduga sarat dengan penyelewengan.

Berdasarkan keluhan dari beberapa warga sekitar tepatnya di desa Pandanan yang namanya minta untuk tidak disebutkan, telah banyak memberikan keterangan dan juga meng-infokan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) proyek yang telah menggunakan Dana Desa tahap 2 tahun 2017 didesa Pandanan.

Desa kami terkait proyek yang mengunakan dana desa saya menduga banyak pelanggaran atau kemungkinan besar telah diselewengkan. Salah satu contoh adalah proyek plengsengan. Seharusnya pemasangan tidak sesuai dengan RAB yang tertera dari DD tahap 2 tahun 2017 sebesar 54.475.600,-.

”Coba dilihat RAB dan mohon diperiksa ke lokasi pasti akan tahu kecurangan disana,” ungkap salah satu nara sumber (namanya tidak mau disebutkan).

Pemasangan plengsengan itu cuma ditumpuk pada anggaran tahun lalu. ”Padahal pada waktu itu ada anggaran bantuan khusus Jasmas 2016 yang senilai 2,8 milyar,” imbuhnya.

Disisi lain menurut narasumber, diduga Badan Pengawas Desa (BPD) juga jarang dilibatkan dalam musrenbang desa untuk perencanaan proyek yang menggunakan Dana Desa tersebut, sehingga BPD lemah dalam turut ikut serta mengawasi setiap ada proyek menggunakan Dana Desa yang sedang berjalan di desa Pandanan.” BPD juga bilang ke awak media,saya nggak tau apa apa mas, bahwa semua itu wewenang dari kades dan yang menerima semua anggaran untuk desa Pandanan yang pegang kepala desa (Kades) dan bendahara,”bebernya.

Ada dugaan lain bahwa kepala desa juga memainkan Dana Desa tersebut dengan cara menciptakan sebuah Boneka agar tanda tangan tersebut terlengkapi untuk kelengkapan formalitas yang memang harus terpenuhi(16/4). Setelah mengetahui akan hal itu, team media lingkaran.net mencoba untuk meng-klarifikasikan hal ini kepada Kades Pandanan untuk meminta tanggapannya terkait temuannya. Awalnya Kades Pandanan tidak merespon karena saat dihubungi melalui ponsel via WhatsApp hanya cuma dibaca saja.

Baca Juga Menarik :   Optimalisasi Program Tahun 2019 Pemkab Situbondo Gelar Musrembang RKPD.

Namun ketika kami mengirimkan pesan untuk meng-klarifikasi yang terkait temuan kami dilapangan, Abdul Wahab, Kepala desa (Kades) Pandanan membalas pesan kami via WhatsApp dan dengan sikap arogansinya hendak akan mempertemukan dan membenturkan team media lingkaran dengan Komunitas Wartawan Gresik (KWG).

Berikut pesannya : ” Anda ini siapa. Kalau urusan berita desa ku, Jam kerja aja. Di KWG aja lur”(bunyi pesannya,red). Sungguh sangat disayangkan jika di era reformasi modern ini masih ada pejabat yang bersikap arogan dan seakan-akan alergi terhadap wartawan yang juga memiliki tugas khusus Pilar ke empat, yakni untuk melakukan kontrol sosial terhadap apa pun yang terjadi ditengah-tengah masyarakat luas.

Dan disisi lain, mengapa Kades Pandanan akan mempertemukan dan membenturkan team media lingkaran.net dengan wartawan lain yang tergabung dengan Komunitas Wartawan Gresik (KWG)? Apakah ada oknum wartawan KWG yang membackingi Kades Pandanan? Menurut Agus Purwanto S.H selaku Praktisi Hukum yang tergabung dalam KAI (Kongres Advokat Indonesia) menyatakan,Siapa pun bisa dipidanakan jika ada kesengajaan menghalangi tugas jurnalistik yang sudah tertuang didalam UU RI tentang PERS Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 18 yang berbunyi Barang Siapa Menghalang-halangi tugas Jurnalistik dikenakan Sanksi kurungan 2 Tahun Penjara atau denda Rp.500.000.000,-.
(Har)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

JAWA TIMUR

Masyarakat Tidak Mampu Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis Dari PERADI

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Foto : Pelaksaanaan Raker 1 DPC PERADI di Hotel Elmi, Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net – Rapat Kerja (Raker) I DPC Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Surabaya memprioritaskan pelayanan hukum pada masyarakat tidak mampu ataupun kurang mampu yang mencari keadilan hukum.Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI siap membantu mereka yang kurang mampu tanpa dipungut biaya apapun. Acara PERADI Kali ini diadakan di Hotel Elmi Surabaya, Sabtu (21/4/2018) Sore.

Menurut Hariyanto SH MH , bahwa PBH PERADI siap melayani masyarakat kurang mampu yang mengalami masalah keadilan hukum, tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Lebih lanjut Hariyanto, bahwa PBH sudah dibentuk di Surabaya dan telah tersebar di 74 DPC PERADI di Indonesia. Anggota PERADI Surabaya mencapai sekitar 1.800 yang aktif dan mereka diverifikasi setiap tiga tahun.

Pencari keadilan yang membutuhkan advokat , silahkan menghubungi kami.Insyaa Allah tanpa dikenakan biaya (gratis,red),” katanya.

Raker PERADI juga membahas tentang perlindungan terhadap anggota yang terkena masalah hukum. Pembelaan profesi advokat sudah dilaksanakan melalui DPC PERADI Surabaya dan tidak dipungut biaya.

Bagi anggota yang melanggar kode etik tidak akan segan- segan disanksi. PERADI mempunyai tujuan yakni mencetak advokat tangguh dan profesional. Para lulusan advokat dari PERADI akan menjadi advokat tangguh dan mumpuni.

Atas dasar itulah, PERADI menyelenggarakan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) dengan bekerjasama dengan UNAIR setahun sekali. Pada 24 April akan dilakukan pembukaan PKPA di UNAIR,sedangkan tanggal 4 Mei bekerjasama dengan UBHARA, pihak UNTAG sudah berjalan dan besok terakhir. Kerjasama dengan UWK sudah berakhir.

Pada dasarnya, advokat tidak bisa dituntut secara hukum untuk membela klien di pengadilan dan di luar pengadilan. “Akan diteliti segala bentuk pelanggaran etik atau pidana. Jikalau menyangkut etik akan diadili di dewan kehormatan dan baru ada sanksi. Kami ketat, agar tidak merugikan masyarakat yang membayar atau tidak,” tandasnya.

Baca Juga Menarik :   Pertemuan Kader Anggota PGRI Situbondo.

Ditambahkan Hariyanto, untuk program kerja DPC PERADI Surabaya ada sinergi antara bidang satu dan lainnya agar tiapkali ada kegiatan akan melibatkan anggota.

“Perlu adanya sinkronisasi antar bidang. Harapan saya tidak ada lagi bidang rekan-rekan bidang menyatakan tidak dilibatkan. Kecuali hal-hal strategis dan insidentil,” bebernya.

Ke depannya, kata Hariyanto, dibutuhkan kerja produktif dan keterlibatan aktif para pengurus PERADI Surabaya.

Sementara itu,terpisah Abah Riyad mengatakan, dengan adanya raker ini diharapkan akan mampu meningkatkan harkat , martabat, dan kehormatan PERADI Surabaya di masa yang akan datang.

“PERADI akan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi nantinya,” kata Abah Riyad disela-sela dalam pembacaan doa yang dipanjatkan saat penutupan Raker PERADI Surabaya. (Firman)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Disperta Probolinggo Menyuguhkan Program Produk Unggulan Dalam Kegiatan SPKP Probolinggo

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

foto : kanan dari dua Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si Walikota Probolinggo

Probolinggo,lingkaran.net – Pemeritah kota  Probolinggo kembali menggelar (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo, acara event ini yang selalu menyedot animo ratusan ribu warga, baik dari dalam maupun dari luar kota Probolinggo. Kegiatan ini merupakan agenda pemerintah kota probolinggo yang selalu rutin diselenggarakan, (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo. Kali ini digelar di sepanjang jalan Sunan Ampel hari Minggu (22/04/18).

Acara SPKP ini dibuka langsung oleh walikota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, SH, M.si, beliau di dampingi beberapa pejabat yang ada dijajaran pemerintah kota Probolinggo. Pada stand Dinas Pertanian menyajikan berbagai macam produk unggulan dari kelompok tani dan UKM (Usaha Kecil menengah) bawah binaan Disperta ( Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan) Kota Probolinggo sendiri. Mulai dari tanaman organik maupun olahan makanan yang terbuat dari bahan hasil pertanian itu sendiri, dan yang paling diminati oleh warga Probolinggo adalah tanaman Aquaponik atau sering disebut juga dengan sebutan Hidroponik. Dalam kesempatan event berkelanjutan. Pemerintah Kota Probolinggo melalui  Dinas Pertanian menyuguhkan beberapa potensi unggulan di bidang industri pertanian.

Wali Kota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si saat berkunjung di stand Dinas Pertanian beliu berinteraksi secara langsung dengan salah satu pengunjung dan beliau juga menerangkan.’’ SPKP ( Semarak Pagi Kota Probolinggo)  merupakan kegiatan unggulan Pemerintah Kota Probolinggo. SPKP merupakan salah satu kesempatan dan jembatan bagi masyarakat Kota Probolinggo untuk memasarkan hasil produknya. Mungkin ada masyarakat kita yang punya produk baru di sinilah kesempatan untuk mengenalkan lebih luas produk masyarakat itu.’’ ujarnya.

Kegiatan SPKP (Semarak Pagi Kota Probolinggo) ini merupakan salah satu sebagai bukti kefokusan pemerintah kota Probolinggo dalam pelayanan terhadap warga kota Probolinggo khususnya, seluruh SKPD yang ada dibawah kepemerintahan kota Probolinggo juga menyuguhkan beberapa program pelayanan terhadap untuk kepuasan masyarakat kota Probolinggo, sehingga terwujud kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan SPKP ini. Harapan seluruh elemen masyarakat Probolinggo kegiatan seperti ini harus tetap diadakan sehingga masyarakat tahu tentang kebijakan dan program pelayanan terhadap kepuasan warganya.

Baca Juga Menarik :   "BERKUMPUL DAN BERDISKUSI Upaya Penalaran Mahasiswa"

Salah satu pengunjung  hadir dalam kegiatan SPKP. Nurul mengatakan.’’ bahwa dengan di adakannya kegiatan SPKP ini sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang banyak, juga masyarakat Probolinggo kususnya di bidang pertanian.’’ Terangnya. (Tim)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Sungguh apes nasib Tersangka MU tertangkap polsek burneh

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Tersangka inisial MU serta barang bukti

Surabaya, lingkaran.net –  Sabtu,  21/4/2018 salah satu warga menangkap pencurian besi, telah melakukan penangkapan seorang yang diduga melakukan Tindak pidana Pencurian dengan pemberatan.

Inisial MU (46) tersangka asal warga Dusun Jipen Desa bejeman, Kecamatan Trageh,Kabupaten Bangkalan.

Kejadian pukul 01:30 Wib, pelaku pencuri kanal besi  WF jenis kanal H milik H.M.Gaffar selaku korban. awalnya  pelaku melakukan pencurian di depan bengkel mobil jalan.raya  keteng,kelurahan tunjung,kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan.

Saksi mata Farris (32) melihat kejadian pencurian, melaporkan ke pemilik besi H.M.Gaffar. Tayyib (46) saat membeli nasi goreng yang tidak jauh dari tempat kejadian, melihat mengangkut besi WF jenis kanal H kedalam kendaraan pick up, Tayyib dan  Faris berusaha mengejar kendaraan pick up. Tayyib bertanya kepada pengemudi kendaraan perihal besi yang diangkut dalam bak kendaraan tersebut dan pengemudi menjawab  besi yang diangkutnya  beli dari Mistar.

H.M.Gaffar  langsung mengecek besi miliknya dan tidak ada di tempat, lalu pemilik Melaporkan kepihak polsek Burneh Bangkalan.

AKP.Bidarudin.SH.kasubbag Humas Polres Bangkalan. Menerangkan” Dari hasil penangkapan tersangka, polsek Burneg Bangkalan berhasil mengamankan  Barang bukti, diamankan Kepolisian 1 (satu) unit Mobil mits pick up warna hitam Nopol M 8120 HB beserta STNK nya.1 potong besi WF jenis kanal H dengan panjang kurang lebih 3 meter,”terangnya

Saat ini pencurian diatur dalam 4 pasal KUHP. Yaitu pasal 362 tentang pencurian biasa, pasal 363 tentang pasal pencurian dengan pemberatan, pasal 364 tentang pencurian ringan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Selama ini yang menjadi perdebatan antara pencurian ringan dengan pencurian biasa. Apakah mencuri buah kakao, sandal jepit bekas dan sebagainya yang harganya Rp 2.500 masuk ke dalam pencurian biasa dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun atau masuk pencurian ringan yang ancaman maksimalnya 3 bulan penjara.(HDn)

Share this
Baca Juga Menarik :   Gus Irsyad Yusuf Minta Restu Kepada Masyarakat Pasuruan
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!