Connect with us

HUKRIM

Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan BNNP Jatim Dan Bea Cukai

Published

on

Surabaya. lingkaran.net  Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil menggagalkan penyelundupan psikotropika jenis Methamphetamine (Sabu – Sabu) dengan seberat 7.300 gram.

Kepala Badan Narkotika Nasional memberikan Apresiasi dan Terima Kasih yang luar biasa kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atas keberhasilannya di dalam pengungkapan kasus – kasus narkotika.

Bahwa yang kita kerjakan selama ini mengenai permasalahan kasus narkotika adalah masalah negara. Kita menjalankan amanah dan perintah negara, maka semua aparat negara mempunyai tanggung jawab oleh sebab itu keberhasilan ini adalah keberhasilan negara yang dimana di dalamnya ada BNN, Bea Cukai, Kepolisian dan serta TNI, tutur Kepala BNN Komjen Budi Waseso di Gedung Bea dan Cukai Surabaya, (11/1/2018).

Awalnya barang haram ini dibawa oleh salah seorang ABK “MV. Selasih” dengan inisial ARW dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut. Kapal MV Selasih saat itu diketahui sedang dalam perjalanan dari Port Klang, Malaysia menuju pelabuhan Banjarmasin. Akan tetapi sesampainya di pelabuhan Banjarmasin, petugas dari tim gabungan BNNP dan DJBC memutuskan untuk tidak melakukan penindakan. Berdasarkan informasi dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, pengendali jaringan tersebut akan berangkat dari Banjarmasin ke Surabaya menggunakan pesawat udara, sedang kurir yang membawa barang haram tersebut menggunakan kapal fery “NIKI SEJAHTERA”.

Sesampainya di pelabuhan Tanjung Perak, kurir yang berinisial ZN dan RHM dijemput oleh seseorang berinisial HSN dengan menggunakan kendaraan roda empat merk Toyota Avanza warna putih nomor polisi M 1386 AC. Adapun pengendali operasi yang berinisial HMD dan IB menunggu dan mengawasi proses penjemputan tersebut di dalam kendaraan bermotor roda empat merk Honda CRV berwarna hitam nomor polisi M 806 HA. Petugas melakukan pengejaran terhadap mobil Toyota Avanza dan berhasil melumpuhkan pelaku di Jalan Kalimas Surabaya.

Pelaku diduga melanggar Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 jo. Pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Perkiraan nilai barang terlarang yang diselundupkan seberat 7.300 gram ini senilai Rp 14.600.000.000,- (empat belas milyar enam ratus juta rupiah) atas upaya penggagalan penyelundupan ini jumlah jiwa yang telah diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan psikotropika ilegal diperkirakan mencapai 29.200 (dua puluh sembilan ribu dua ratus) jiwa.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso, meminta kepada maskapai – maskapai untuk melakukan upaya pemeriksaan kepada capilot -capilot sekitar sepuluh menit sebelum menerbangkan pesawat dan wajib diperiksa urine bila perlu darah dengan biaya sendiri dan kalau sudah klir terbebas dari narkotika baru bisa menerbangkan pesawat kalau nggak akan dilakukan tindakan dan hal ini untuk pencegahan.

Tapi kalau ini tidak dilaksanakan berarti maskapai itu hanya memikirkan masalah keuntungan tidak memikirkan keselamatan, maka saya terpaksa harus mengumumkannya demi kepentingan kemanusiaan, pungkasnya

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: [email protected]

: 0821 3963 6484

RUANG IKLAN

Arsip

Kategori

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com