Connect with us
[metaslider id="4417"]

POLITIK

Debat Cagub dan Cawagub Jatim 2018 Debat Cagub Jatim Berlangsung Seru di Gedung Dyandra Convention Center

lingkaran.net

Published

on

Panggung Debat Cagub Jatim 2018

Surabaya, lingkaran.net – Debat Cagub Jatim berlangsung seru di Gedung Dyandra Convention Center. Baik Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saling berdebat dan bertarung tentang gagasan dan programnya.

Pengamat politik Universitas Airlangga Novri Susan mengatakan dari penampilan di debat terlihat jelas bagaimana posisi yang diambil dari masing-masing calon. Kandidat nomor urut satu, Khofifah-Emil, terlihat mengambil posisi agresif. Adapun Gus Ipul-Puti terlihat lebih tenang, santai dan tegar dalam mengurai problem sekaligus solusi bagi masyarakat.

“Terutama pada segmen debat cawagub, terlihat Emil sangat agresif, bahkan beberapa sesi sempat emosional saat Puti bertanya soal stunting di Trenggalek yang Emil menjadi bupatinya,” ujar Novri, Selasa (10/4/2018).


Menurut batas toleransi Badan Kesehatan Dunia (WHO), angka anak gagal tumbuh atau stunting ditoleransi 20 persen dari jumlah balita. Sementara, di Trenggalek, angkanya mencapai 25 persen. Di atas batas toleransi WHO.

Baca Juga Menarik :   Debat Publik PILGUB jatim

Novri mencatat, Emil setidaknya juga beberapa kali menyerang Puti secara personal dengan mengatakan bahwa Puti tidak paham dengan masalah gizi/kesehatan anak.

Novri menganalisis pilihan Emil yang agresif menyerang lawan dalam kacamata sosiologi politik bisa malah membuat publik Jatim tidak simpati. Ini karena publik Jatim dikenal sebagai publik santun yang menginginkan pemimpin rendah hati dengan karya yang nyata.

“Nah kredibilitas komunikator politik, dalam hal ini kandidat, akan sangat berpengaruh dalam upaya mendapatkan dukungan khalayak. Sikap yang agresif, merendahkan orang lain, tentu menghasilkan dampak defisit bagi kandidat bersangkutan,” ujarnya.

Doktor sosiologi politik lulusan Doshisha University Jepang tersebut menambahkan, posisi Gus Ipul-Puti yang memilih memaparkan program dengan rendah hati dan menonjolkan kerja yang terukur selama menjadi pemimpin cukup tepat.

“Saya melihat Gus Ipul dan Puti lebih cenderung woles ya, lebih tenang karena lebih berpengalaman, dan mampu memaparkan bukti kerja terukur daripada memilih strategi retorika yang mengawang dan agresif,” tandas Novri. (Red)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

POLITIK

PILRES 2019: Mulai Memanas Fahri Hamzah Percaya Jokowi Tidak Dapat Tiket Pilpres 2019

www.kompas.com

Share this
lingkaran.net

Published

on

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah,

Jakarta, lingkaran.net – Politikus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Fahri Hamzah, meyakini Joko Widodo atau Jokowi tidak akan mendapatkan tiket menjadi calon presiden dalam pemilu 2019. Fahri memprediksi peta politik 2019 akan berubah.

Survei Litbang Kompas menyatakan elektabilitas Joko Widodo naik di angka 55,9 persen. Namun Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah justru yakin Jokowi batal dapat tiket untuk maju jadi capres di Pilpres 2019.

Baca Juga Menarik :   8 Ribu Ktp Ganda Dingawi Terancam Gak Bisa Mengikutin Pilkada Jatim 2018

“Dugaan saya bukan cuma bubar, tapi (Jokowi) nggak dapat tiket (pilpres),” kata Fahri di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Menurut Fahri, peta politik akan bergoncang karena Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan pernyataan politik. Dalam pertemuan di Cilegon, Banten, Minggu malam, SBY mengatakan akan menghadirkan pemimpin baru untuk rakyat Indonesia.

“Saya akan pasangkan nanti, capres-cawapres yang mengerti keinginan rakyat. Insya Allah nanti ada pemimpin baru yang amanah, cerdas, dan memikirkan rakyat banyak,” ujar SBY di hadapan ratusan ulama, santri, dan masyarakat Kota Cilegon.

Baca Juga Menarik :   Tim Evaluasi Berikan Apresiasi positif pada kunjungannya ke lokasi TMMD Ke 101 di Desa Jatisari

Selain itu, menurut Fahri, Jokowi saat ini sudah tidak bisa memoles diri dalam pemilu 2019. Apalagi, kata dia, Jokowi tidak akan sanggup merealisasikan janjinya dalam pemilu sebelumnya saat memimpin.

Nah, janji politik tersebut bakal menjadi beban beratnya untuk kembali maju karena tidak terealisasi. Pemerintah, kata Fahri, juga tidak perlu menyodorkan sejumlah infrastruktur, seperti Trans Sumatra dan Papua, yang sebenarnya tidak ada dalam janji politiknya, sebagai suatu keberhasilan.

Inilah yang saya bilang pemerintah tidak komit dengan janjinya,” ucapnya. “Sekarang seperti ke arah baru yang tidak dia janjikan dan enggak ada gunanya.”

Karena kegagalan tersebut, Fahri menambahkan, bakal ada kejutan menjelang pendaftaran calon presiden. Pengumuman calon yang bakal maju menjadi presiden dan wakil presiden diperkirakan bakal terjadi pada 8-10 Agustus mendatang.

“Ada calon yang akan diumumkan pada 10 Agustus tengah malam,” kata Fahri Hamzahtanpa mengungkapkan siapa capres dan cawapres yang akan mendaftar tersebut.(red/team)

Share this
Continue Reading

POLITIK

Rakordapil 1 PDI perjuangan Bentuk Keseriusan Pemenangan PILGUB Jatim 2018.

lingkaran.net

Published

on

 

SURABAYA , lingkaran.net-
Hari Minggu siang (11/03/2018) di Gedung Surabaya Country, Jalan Pahlawan Nomor 118, Kecamatan Bubutan, Surabaya, tampak berbeda.

Nampak, ratusan warga Surabaya yang merupakan simpatisan partai berlambang kepala banteng, nomor urut tiga (PDI Perjuangan) mengenakan pakaian merah yang merupakan ciri khas Partai PDI Perjuangan ramai berhilir mudik di gedung tersebut.

Rapat Koordinasi Daerah pemilihan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Rakordapil PDIP) Dapil I yang dilaksanakan sekitar pukul 12.30 WIB tampak ramai.

Acara tersebut dimulai dengan pembukaan, yakni menyanyikan beberapa lagu diantaranya, lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Mars PDI Perjuangan, serta Hymne PDI Perjuangan.

Kemudian diisi dengan sambutan-sambutan, meliputi: doa dan dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Nampak dalam acara dihadiri juga, pejabat teras dari fraksi partai PDI perjuangan, yakni:Ketua DPD Jatim, Ir. Armuji,M.Hum, Agustin P, Ketua DPC PDIP, Whisnu sakti buana, ST, Sekretaris DPRD Komisi A Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik, S. Sos, serta seluruh simpatisan Dapil 1 (Kecamatan Genteng, Gubeng, Tegalsari, Bubutan, Krembangan, serta Simokerto), dan juga nampak di acara, salah satu calon Pimpinan Anak Cabang (PAC) Tegalsari yaitu Muharom.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menjelaskan, bahwa kita semua harus bisa memenangkan duet Calon Gubernur (Cagub) “Gus Ipul-Puti” yakni dalam pemilihan yang sebentar lagi bergulir.

“Rakordapil kita gelar agar bisa menyamakan satu visi dan misi kita, yakni satu tarikan nafas dalam menghadapi Pemilihan presiden (Pilpres) di Tahun 2019 mendatang,” beber Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana dalam sambutannya.

Lebih lanjut memaparkan, kita menghadapi pemilu Pilgub harus menang, dengan semangat slogan ” Salam metal, yakni:Mega total, merah total, dan menang total,” ujar Whisnu Sakti Buana, dalam acara Rakordapil 1 PDI perjuangan.

“Tanggal 27 Juni dalam pelaksanaan Pilgub Jatim,target suara 80 persen untuk kemenangan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim Tahun 2018 ini bukan tanpa alasan,” pungkas Whisnu Sakti Buana Wakil Walikota Surabaya.

Berbeda dengan Pak Ketua DPD Jatim, Ir. Armuji,M.Hum, Dalam sambutannya, menjelaskan menginginkan kemenangan mutlak di Pilgub tahun 2018.

Maka para kader PDI Perjuangan harus mengupayakan berkreasi dalam hal-hal yang berbeda.

 

Hal ini disebabkan, para kader jarang melakukan, mensosialisasikan tentang calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan.

“Kita harus melakukan hal-hal yang inovasi, mencari simpatik kepada warga sekitar rumah,” kata ketua wilayah DPD Jatim PDIP.

Lebih lanjut, bahwa PDI Perjuangan Cabang Kota Surabaya akan mengadakan acara untuk sosialisasikan pilgub, yakni tanggal 8 April 2018 yang akan datang.

Acara tersebut, yakni jalan sehat bersama cagub-cawagub (Gus Ipul dan Mbak Puti).

Target peserta acara sekitar 1000 peserta yang ikut dalam acara tersebut. Rencananya akan diadakan di Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya.

“Selamat untuk Dapil 1 dalam menyelenggarakan rakordapil,” ucap Ketua DPD Jatim dengan semangat berapi-api.

Rakor Dapil 1 ini, meliputi wilayah kecamatan Genteng, kecamatan Gubeng, kecamatan Tegalsari, Bubutan, Krembangan, serta Kecamatan Simokerto.

Acara Rakordapil 1 ini berlangsung lancar, aman, serta penuh kebersamaan para anggota Partai PDI Perjuangan. (Sa/Man)

Share this
Continue Reading

POLITIK

PPK Kapongan Adakan Rapat Pleno Terbuka DPHP, Yang Dimonitoring Langsung Ketua KPU Situbondo

lingkaran.net

Published

on

SITUBONDO, lingkaran.net – Sesuai amanat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 tahun 2017, Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) dan Panwaslu Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo menggelar rapat pleno terbuka, yaitu rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) yang diumumkan secara transparan oleh Panitia pemungutan suara (PPS ) Se-kecamatan Kapongan. Jumat (09/03/2018).
Sidang pleno yang berlangsung di Aula Pitaloka Kecamatan Kapongan, dihadiri oleh anggota PPK Kapongan, Panwaslu Kecamatan Kapongan, Ketua KPU Situbondo, Camat Kapongan, Kapolsek Kapongan, Danramil Kapongan, PPL dan semua PPS dari 10 desa di Kecamatan Kapongan.
Marwoto, SE, selaku ketua KPU Kabupaten Situbondo dalam sambutannya mengucapan terimakasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja keras PPK dan PPS Kapongan. Sehingga, setiap pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara Pilkada 2018 di Kecamatan Kapongan. Sebab, saya melihat antara PPK dengan Panwascam dan PPS berjalan sinergis serta dinamis,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepada PPK dan Panwascam Kapongan agar selalu guyub rukun dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, agar semua yang akan  dijalani bisa tercapai dengan mudah.
“Untuk mensukseskan Pilkada ini diperlukan profesionalitas dan kebersamaan,” tegasnya.
Sementara, ketua PPK Kecamatan Kapongan Usman Hadi S.HI, juga menyampaikan terimakasih kepada para komisioner Panwaslu Kecamatan Kapongan dan Kepada semua PPL di 10 desa se-Kecamatan Kapongan, atas peran dan kerja sama yang baik dalam melaksanakan tahapan Pilkada 2018 selama ini. Selain itu, Usman memaparkan hasil rekapitulasi DPHP Kecamatan Kapongan.
 
“Adapun hasil DPHP pemilih Kecamatan kapongan dari 68 TPS, berjumlah 28.000 pemilih. Yang terdiri,  laki-laki sebanyak  13357 pemilih, dan Perempuan sebanyak  14643 pemilih,” jelasnya.
Selanjutnya, sidang Pleno diakhiri dengan penyerahan berita acara DPHP beserta lampiran lainnya. Dengan ini, kegiatan tersebut dapat dikatakan berjalan lancar. (EENG).

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!