Connect with us
[metaslider id="4417"]

JAWA TIMUR

Dies Natalis Pertama, Para “IMAGE UNESA” adakan Seminar Kepemudaan

KORLIP lingkaran.net

Published

on

H. Samwil, S.I.P, memotong tumpeng dalam acara dan menyerahkan ke pengurus "IMAGE UNESA". (foto Istimewa)

Gresik, lingkaran.net – Pemuda sebagai agen pembangunan daerah. Itulah tema seminar kepemudaan yang diadakan Ikatan Mahasiswa Gresik (IMAGE) UNESA (Universitas Negeri Surabaya) hari Minggu (15/04/2018) pagi.

Sekitar pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 2, Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik, telah dipadati sekitar 150 peserta seminar. Peserta terdiri dari mahasiswa UNESA, siswa-siswi SMA, perwakilan-perwakilan universitas lain, dan ikatan-ikatan mahasiswa yang lain.

Acara seminar kali ini diadakan dalam memperingati dies natalis “IMAGE” yang pertama. IMAGE ini dibentuk pada tanggal 14 April 2017 pagi ini.Bahwasanya “IMAGE” dibentuk tujuannya digunakan untuk membangun dan membenahi kota Gresik.

Ketua dan wakil IMAG UNESA foto bersama para pemateri dan moderator.

Dalam sambutannya, Taufan, IMAGE UNESA, mengucapkan terima kasih kepada para pemateri, undangan dan peserta yang hadir dalam seminar. Seminar yang diadakan kali ini bertepatan dengan dies natalis “IMAGE UNESA” yang pertama.

“Kedepannya, semoga IMAGE ini bisa dikenal oleh mahasiswa dan masyarakat Gresik serta bisa mengembangkan kota kita tercinta,” kata Ketua Umum IMAGE pertama, Taufan.

Seminar yang dipandu oleh M. Roikhan, S.sos, ini disambut antusias peserta seminar. Hal ini dikarenakan tema yang diangkat disesuaikan dengan para pemateri yang didatangkan.

Penyerahan cinderamata pengurus IMAGE UNESA kepada M.Farid Ma’ruf, S. Sos, MAP.

M. Farid Ma’ruf, pemateri pertama, pemuda yang dimaksud warga yang berusia enam belas tahun sampai usia tiga puluhan. Pemuda ini memiliki peran dan turut andil dalam setiap kegiatan yang diadakan pemerintahan dari perencanaan, pengembangan, dan evaluasi.

Sebagai dosen dan teoretis, M. Farid, sangat menyayangkan peran pemuda terhadap pembangunan di daerahnya dianggap kinerjanya masih kurang baik. Apalagi pemuda saat ini dapat didukung dengan kecanggihan teknologi.

“Kita harus bisa menjadi leader atau pemimpin dan pengawal pembangunan-pembangunan yang ada di daerah,” tegas alumnus Universitas Brawijaya tersebut.

Seminar yang diisi pemateri kedua, H. Samwil, S.H, S.I.P, ini bahwa dahulu dia saat masih muda dilibatkan dalam pembangunan daerah. Anggota dewan komisi D Jatim itu menuturkan dia salah satu anggota yang mendeklarasikan PKB dan tim sukses mantan Bupati, M. Robach Maksum.

Pria asli Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, menjabarkan kalau ingin menjadi pemuda yang bisa membangun daerahnya harus masuk ke sistem. Hal ini dikarenakan jika pemuda tersebut masuk ke sistem (pemerintahan,red) dirinya dapat mengubah hal-hal yang ada di sekitar daripada hanya bisa berorasi saja.

“Kalau ingin menjadi pemuda yang dapat membangun daerahnya, kita harus masuk ke sistem. Kalau cuma berorasi saja, malah dianggap angin lalu,” usul pria kelahiran tahun 1969 tersebut.

Acara seminar dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan cinderamata secara simbolik. Acara tersebut berjalan lancar, aman, tertib, dan kondusif. (Aisyah/man)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

JAWA TIMUR

Tidak Mau Kecolongan , KAPOLSEK Simokerto Lakukan Operasi Miras Oplosan Di Wilayahnya

lingkaran.net

Published

on

inser : Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih SH. MH bersama miras hasil razia

 

Surabaya, lingkaran.net – Giat razia Operasi miras oplosan semakin gencar dilaksanakan diwilayah hukum Polsek Simokerto,Rabu 19.00 wib( 25 /04/2018)

Giat Operasi miras pada malam ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih SH, MH. Danramil Simokerto Mayor inf Sutarji, Kasie Trantib Simokerto Krisna, Kanit Sabhara, Kanit intelkam, Kanit Reskrim, Kanit Lantas, Kanit Binmas, Kasium, Panit Binmas, Panit Sabhara, Koramil 3 personil, Polsek Simokerto 18 personil, Satpol PP Kecamatan 6 personil.

Dalam kegiatan tersebut didahului dengan APP ,selanjutnya menuju lokasi yang di duga menjual Miras oplosan .

Sasaran utama ke jalan Kertopaten 1/7-B rumah saudari Mustofa numun tidak ditemukan miras.
dijalan Srengganan 2/10 saudari Karimah, 50 tahun hasil 2 kardus bir bintang isi 24 botol.

Di jalan tambak segaran 2/52 bernama Sutoyo, 60 tahun hasil 1 botol agua besar toak. Dan jalan Tambak Segaran 2/60 nama Sumiati 44 tahun hasil 2 botol agua 600 mili cukrik.

Kemudian dilanjutkan ke jalan Granting 1/5 atas nama Aji, 60 tahun tidak ditemukan miras, yang bersangkutan tidak berada di rumah hanya ditempati anaknya Lina Tri Rahayu, 24 tahun bersama suami dan 2 anaknya.

Pukul 24.00 wib giat operasi tempat yang diduga menjual miras selesai situasi terkendali,” terangnya.

( Sabairi )

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Kapolsek Genteng Pimpin CIPKON gabungan Rayon II , Di Jalan Wijaya Kusuma

lingkaran.net

Published

on

insert : Giat Cipkon Rayon II di jalan wijaya kusuma surabaya

 

Surabaya, lingkaran.net  – Giat Cipta Kondisi (Cipkon) stasioner rayon ll Genteng, Tegalsari, Wonokromo, Sawahan, untuk antisipasi kerawanan dan tindak pidana, Rabu (25/4/2018).

Operasi cipta kondisi gabungan rayon ll dipimpin oleh Kapolsek Genteng Kompol Tri Trestiawan, dan juga sebagai pawas Ambon, Kanit reskrim, dan diikuti oleh seluruh piket fungsi bersama opsnal reskrim sebanyak 25 personil di jalan Wijaya Kusuma Surabaya.

Sasaran operasi cipta kondisi pada malam ini adalah Miras, Sajam, Narkoba, Curas, Curanmor, Curat, dan lain-lainnya.

Sementara anggota kepolisian laksanakan pemeriksaan Badan, pemeriksaan kendaraan Roda 2 dan Roda 4, pemeriksaan barang bawaan dan Surat surat kendaraan dan sebagainya, dengan Hasil 17 Tilang ranmor 3 buah sepeda motor.

Sedangkan sasaran lainnya diduga pelaku (3C) curas, curat, dan curanmor, sajam, senpi handak, Miras, Narkoba, namun tidak ada yang ditemukan.

“Secara keseluruhan rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman lancar dan situasi tertib terkendal,” tutupnya. ( Sabairi )

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Tiga Pilar POLSEK Sawahan, Razia Penjual Miras Sepanjang Jalan Jarak

lingkaran.net

Published

on

insert : Kanit Lantas Polsek Sawahan AKP Didik Sulistyo SH Tunjukan miras

 

Surabaya, lingkaran.net – Kapolsek Sawahan intensif memerangi penyakit masyarakat. Hasilnya, puluhan minuman keras (miras) berbagai merek disita dari toko di kawasan Putat Jaya. Razia penjual miras Surabaya. Rabu,25/4/2018 pukul 18.00 wib – 19.00 wib.

Gabungan 3 Pilar Polsek Sawahan, Koramil Sawahan dan Kecamatan Sawahan dipimpin oleh Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi S, S.Sos, dan Danramil Mayor INF. Budi Utomo, Pawas Sawahan 9 AKP. Didik Sulistyo S.H. Anggota Babinsa Koramil Sawahan, Anggota SatPol-PP Kecamatan Sawahan, melaksanakan razia di tempat Penjual miras di sepanjang jalan. Jarak, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Surabaya.

Penjual toko miras yang berada di sepanjang jalan.Jarak 108, Toko Bintang pemilik DK (33) , sebanyak 228 botol miras diamankan. Untuk narkoba,sajam,senpi, pelakukan 3C dan idetintas kependudukan sementara nihil.

Saat razia telah didapatkan menjual miras jenis paloma 12 dos 149 botol, Anggor merah ( orang tua ) 24 botol, Iceland Vodka 12 botol, Mansion house Vodka 11 botol, Drum Whisky 2 botol, Whisky McDonald 3 botol, Vodka McDonald 4 botol, Gilbey’s 4 botol, Gilbey’s Vodka 7 botol, Mansion house whisky 2 botol, Smirnoff Vodka kecil 1 botol, Smirnoff Vodka sedang 2 botol, Smirnoff Vodka besar 2 botol, Mansion house Vodka 2 botol, Mansion house Whisky 1 botol, Captain Morgan Vodka 1 botol.

Unit Sabhara Polsek Sawahan dilakukan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) kepada pemilik penjual miras tersebut dan menyita sebanyak 228 botol miras dengan berbagai merk untuk di amankan di Polsek Sawahan.

Razia ditoko pertama, bergeser di toko Pojok jalan. Jarak 45. pemilik toko SR (63) kedapatan menjual jenis Vodka 10 botol, Newport 2 botol, totalnya 12 Botol. Selanjutnya oleh unit Sabhara Polsek Sawahan dilakukan tindakan Tipiring kepada pemilik penjual miras menyita 12 botol miras untuk di amankan di Polsek Sawahan.

“Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko menyatakan, razia ini dilakukan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. “Kami ingin masyarakat aman dari peredaran miras oplosan yang banyak merenggut nyawa.” kata Kompol Dwi.

Secara keseluruhan rangkaian kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan razia ke lokasi tempat tersebut berjalan dalam keadaan aman lancar tertib terkendali dan kondusif,” terangnya.

( Sabairi )

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!