Connect with us

SOSIAL

Digerakkan Masa Warga Bulak Kerja Bakti Masal Guna Perbaikan Tanah Makam

Published

on

Gotong royong warga Bulak bersihkan makan Bulak

Surabaya, lingkaran.net – Menjelang Bulan suci Romadhon Warga Kelurahan Bulak Kecamatan Bulak bersatu gotong royong berbondong-bondong mengikuti kerja bakti di area makam Bulak, saat dikonfirmasi media cetak dan online lingkaran.net, H.M khusnul Amin Lurah Bulak mengaku sering mendapatkan keluhan dari masyarakat bahwa saat ini lahan makam di Bulak sangat sedikit perlu perluasan dan perbaikan sehingga, kata Lurah Bulak, “saat ada orang yang meninggal, keluarganya pasti akan kerepotan mencari lahan pemakaman.”

Pengecatan pagar tembok makam Bulak oleh warga Bulak

Ini seharusnya sudah menjadi perhatian khusus di wilayah warga Bulak, jangan sampai nanti ke depannya lahan makam penuh dan habis, kan kasihan warga Bulak, “ucap Lurah Bulak”

Harmadi S selaku ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMK) Kelurahan Bulak, kondisi ini diperparah dengan lubang dan adanya genangan-genangan air disertai sampah yang tidak lazim untuk pemakaman, mesin alat berat seperti mesin bego dan dum truk serta juga 3 alat pemotong rumput sudah dipersiapkan Dinas PU dan PEMATUSAN, warga Bulak beserta RW maupun RT sangat antusias ikut berpartisipasi guna menciptakan Makam yang Asri. Harapannya, apa yang kami sampaikan ini mendapat respon positif bisa sebagai percontohan oleh warga di Surabaya lainnya.” ucap Harmadi” selaku ketua LPMK Bulak.

Makam ini nantinya bisa digunakan bagi warga Bulak yang tinggal di kawasan ini, terutama bagi warga-warga kelurahan Bulak yang tidak memiliki makam. dengan kerja bakti ini berharap nuansa suram sudah tidak ada lagi, ungkap warga.

Warga, RW dan RT serta Lurah Bulak foto bersama seusai kerja bakti bersihkan makam Bulak

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya Chalid Bukhari mengakui, kondisi darurat lahan makam di surabaya sangat kurang.

Ia mengakui bahwa di Surabaya kondisinya memang banyak overload, contoh tempat pemakaman umum (TPU) Ngagel , TPU Babat Jerawat, dan TPU Mbah Ratu.

Ini memang sedang menjadi prioritas juga DKP kedepannya, selain focus di taman, kebersihan, PJU, dan sebagainya, katanya saat dihubungi reporter Lingkaran.net.

Penulis Yahya

Editor Doni

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori