Connect with us
[metaslider id="4417"]

PENDIDIKAN

Gelar Yang Pantas Di Acungi Jempol Dengan Gelar Cumlaude Di UII Yogyakarta

lingkaran.net

Published

on

Miftachul husna bersama kedua orang tua

Yogyakarta, Lingkaran.net – Bersekolah memang wajib di lakukan oleh setiap anak agar bisa mencapai prestasi belajar yang maksimal sesuai dengan kemampuanya dan menjadi masa depan bangsa yang cerdas dan bermoral.Kewajiban itu pun dilakukan seorang perempuan berparas cantik kelahiran Kab.Pringsewu, Lampung. Miftachul Husna S.M. (Mytha) sapaan akrabnya, yang sedang bersyukur dan menjadi head line di kalangan desa tempat tinggalnya sekarang. Itu bisa terjadi di karenakan prestasinya di dunia pendidikan setelah mengenyam pendidikan selama 3 tahun 4 bulan di kota gudeg Yogyakarta dan lulus sebagai sarjana manajemen.

Mifachul Husna

Kebahagian pun tidak dapat di sembunyikan dari wajah gadis  kelahiran tahun 1996 ini, tidak hanya dia yang merasakan kebahagiaan tersebut semua keluarga, saudara dan kerabat dekatpun ikut bahagia mendengar kabar tersebut.Di kutip dari keterangan kedua orang tuanya tersebut saat ikut menyaksikan pelaksanaan wisuda ( Bpk ) H Gino Aji Wibowo dan ( ibu ) Hj Maymunah. Memang anak mbarep saya ini dalam bahasa jawa (anak pertama) dari dua bersaudara sudah kelihatan prestasinya di bidang pendidikan mulai dari SD sampai saat ini menjadi sarjana, awal dia lulus SMA dan ingin melanjutkan kuliah di Yogyakarta Dia (mytha) berkata kepada papanya kalau dia ingin kuliah di jogja. singkat mamanya menuturkan. Gelar sarjana yang di sematkan pada dirinya tersebut, tidak semata mata di dapatnya dengan mudah, harus penuh ketukunan belajar, sifat yang pantang menyerah, pengorbanan yang tiada henti, tak lupa dukungan dan doa yang dilakukan setiap detik oleh kedua orang tuanya serta dirinya sendiri.

 

Alhasil dia lulus dengan ipk 3,8 dan mendapat predikat cumlaude.Tidak cukup sampai di situ dia pun mempunyai hobi bernyayi, dalam hobinya tersebut, dia mengikuti kelompok paduan suara di kampus sampai sampai di undang untuk mengikuti kompetisi paduan suara di Thailand dan juga Sri Lanka. Dengan usaha yang keras dan berdoa kepada tuhan yang maha Esa semua hal yang kita impikan akan menjadi kenyataan dan tetap rendah hati dalam keadaan apapun tutur gadis 22 th tersebut.(Ikhsan)

Baca Juga Menarik :   Cegah Kebocoran Soal, Dispendikbud Situbondo Perketat Naskah UN Tingkat SLTP

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

PENDIDIKAN

Bimtek Dapodik Tahun 2018

lingkaran.net

Published

on

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Mengadakan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Dapodik Tahun 2018 Bertempat Di Hotel Bromo Park

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo mengadakan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Dapodik Tahun 2018 bertempat di hotel Bromo Park Kamis (19/04/18) lalu. Acara pemantapan tersebut dihadiri dari 50 peserta dari SMK dan SMA di wilayah kota/kabupaten Probolinggo.

Acara Bimtek ini dalam rangka pemuktahiran data pokok pendidikan sekolah di Jawa Timur. Maka Dinas Pendidikan provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan bimtek dengan tema “Bimtek Pemuktahiran Dapodik Sekolah Tahun 2018” Acara ini dibuka oleh Nanang Wibisono selaku KK Datadik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Nanang saat dikonfirmasi beliau menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya acara pemantapan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan kemampuan operator dalam penggunaaan aplikasi itu sendiri serta memiliki pemahaman yang sama dalam penggunaaannya.

Penggunaan aplikasi Dapodik dapat berjalan dengan baik, maka perlu disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dalam mengoperasikan aplikasi Dapodik. Dan untuk maksud itu pula kegiatan bimbingan teknis ini dilaksanakan. Bimtek ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada operator tentang mengatasi bagaimana jika menemui kendala sistem sehingga dengan ini diharapkan operator dapat memberikan informasi dan data sekolah dengan mudah tanpa menemui satu kendala apapun, imbuhnya.

Malik salah satu peserta bimtek saat diwawancarai awak media lingkaran.net, beliau mengatakan sangat senang dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan diadakannya kegiatan “Bimtek Pemuktahiran Dapodik Sekolah Tahun 2018”. Beliau juga berharap agar kegiatan seperti ini sering diadakan sehingga operator paham betul dan mengikuti perkembangan program yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. (Tim)

Share this
Baca Juga Menarik :   Jajaran Polrestabes Surabaya Kuliah S2 di Kampus UNAIR
Continue Reading

PENDIDIKAN

Tamparan Oknum Guru Beredar Viral, Berujung Di Terali Besi

lingkaran.net

Published

on

Guru yang melakukan tamparan ke siswanya
insert : Oknum Guru Tampar Siswa beredar viral di medsos
 Purwokerto,lingkaran.net –  Beredarnya video penamparan berdurasi kurang lebih 3 menit yang dilakukan oknum Guru terhadap 9 siswa kelas 11 TKJ3 SMK Kesatrian  Kelurahan Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur telah diamankan ke MALPORES Banyumas, (19/04/2018), Kamis, Pukul 14.00 wib .
Kompol Abdul Rozak, SH.bersama anggotanya turun langsung ke TKP setelah mendapatkan laporan dari beberapa ormas dan wartawan.
Menurut Keterangan Narasumber, Kepada Jurnalis lingkaran.net, Sekitar pukul 07.00, Siswa kelas 11 TKJ3 SMK Kesatrian seperti jadwal yang tertera adalah pelajaran Tekhnologi yang dipandu oleh  Guru ,Lukman Septiadi sebagai Guru mata Pelajaran “Elektonik Komputer Jaringan”, Pada pukul 08.00 wib memasuki kelas namun terdapat 9 ( sembilan ) siswa kelas 11 TKJ3 antara lain ,MH L,  HNR, AS, IJW, AD, AP, MI, VA, dan FF, tidak Berada di kelas dan sedang sarapan di kantin ditunggu sampai sekitar pukul 10.30 ke 9 ( siswa ) tersebut diatas masuk kelas disuruh duduk dan ditanya kenapa ke 9 ( sembilan ) meninggalkan kelas, oleh ke 9 ( sembilan ) siswa tersebut menjawab secara bersama sama,” sarapan di kantin sekolah pak..!”, ucapnya.
 

insert: salah satu siswa korban tamparan

Mendengar jawaban dari 9 siswa oknum guru  tersebut menghubungi wali kelas 11 TKJ3 melalui telpon selulernya dan meminta izin untuk memberi peringatan dengan menampar ke 9 siswa tersebut secara bergiliran.
Oknum Guru An. LS memanggil satu persatu ke 9 ( sembilan ) siswa tersebut untuk ditampar bergiliran. Tanpa disadari perbuatan oknun Guru tersebut terekam kamera oleh salah satu siswa dan langsung diunggah melalui Whassap (WA) ke Group.
Sekitar pukul 13.30 wib Rekaman Video sudah viral ditengah masyarakat dan diketahui oleh beberapa ormas serta wartawan.
Atas kejadian tersebut pihak SMK Kesatrian langsung menghubungi Polsek Purwokerto Timur .
Kapolsek Purwokerto Timur Kompol Abdul Rozak, SH MH bersama AKP R. Gunung Krido beserta anggota  melaksanakan pengamanan serta
evakuasi oknum guru tersebut untuk diamankan di Mapolres Banyumas mengingat SMK Kesatrian didatangi Ormas SAKTI dan beberapa wartawan.
( Red /Gus 22)

Share this
Baca Juga Menarik :   Bupati Tinjau 100 Lebih TPQ Calon Penerima Hibah Menuju Generasi Berkarakter Dan Berakhlak Mulia
Continue Reading

PENDIDIKAN

Bupati Tinjau 100 Lebih TPQ Calon Penerima Hibah Menuju Generasi Berkarakter Dan Berakhlak Mulia

lingkaran.net

Published

on

Tuban, lingkaran.net – Bupati Tuban, H. Fathul Huda melakukan peninjauan langsung pada TPQ-TPQ calon penerima hibah awal tahun 2019 hingga kepelosok desa sekaligus silahturahmi kesegenap jajaran pengurus ustad/ustadzah dan sambang desa di 20 Kecamatan  se-Kabupaten Tuban. (19/04/2018)
Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Tuban, Drs. Rohman Ubaid menyampaikan bahwa pada tahun ini dan selanjutnya Pemkab Tuban akan memfokuskan alokasi anggaran bantuan hibah tempat ibadah pada pembangunan TPQ. “Beliau Bapak Bupati berkeyakinan untuk terciptanya generasi masa depan yang berkarakter, salah satu upaya strategis adalah dengan menanamkan nilai-nilai dasar moral dan akhlak mulia pada anak-anak kita sejak usia dini. Sehingga kedepan akan terbentuk generasi yang berkarakter.

Untuk ini perlu di dorong, dimotivasi dan dibantu oleh semua pihak atas berdirinya TPQ di segenap pelosok wilayah se-Kabupaten Tuban,” ungkapnya.
Hal ini juga selaras dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter utamanya pada pasal 7 (4) bahwa Penguatan nilai-nilai karakter terhadap anak didik salah satunya dilakukan melalui kegiatan keagamaan, salah satunya adalah TPQ. Juga sebagai implementasi dari Perbup No. 5 Tahun 2018 tentang Gerakan Mengaji.
Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Eko Julianto, S.STP, MM menjelaskan bahwa hibah pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Hibah bukan dipergunakan untuk operasional lagi sebesar Rp. 5 juta, namun bantuan hibah akan diberikan minimal sebesar Rp 25 juta untuk pembangunan TPQ.

Lebih lanjut, Eko mengatakan bahwa jumlah calon TPQ penerima hibah tahun 2019 sejumlah 100 unit lebih yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Adapun TPQ penerima program  adalah TPQ yang dalam proses membangun yang memiliki Nomor Statistik Pendidikan TPQ dan memiliki siswa  minimal 50 anak, dengan harapan bahwa pembangunan akan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2019 nanti. ( Red)

Baca Juga Menarik :   Kapolsek Genteng Pimpin Upacara Di SMAN 9 & Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2018

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!