Connect with us

Mitra TNI-Polri

Kanit Lantas Sawahan Melaksanakan pos awal kewaspadaan serta body sistem

Published

on

Surabaya, lingkaran.net – Kepadatan arus lalu lintas pada pagi di wilayah hukum Polsek Sawahan membuat Kanit Lantas AKP Didik Sulistyo SH, bekerja keras mengurai kemacetan demi kelancaran arus lalu lintas Selasa, (15/5/2018).

Nampak Kanit Lantas Polsek Sawahan AKP Didik Sulistyo SH, beserta anggotanya Shabara dan Intel segera mengadakan kegiatan pelayanan pos awal pada hari ini di Jalan Pasar Kembang untuk mengedepankan kewaspadaan serta body sistim di wilayah hukum Polsek Sawahan.

Karena pos awal merupakan pelayanan kepada masyarakat pemakai jalan supaya berangkat beraktifitas lancar tidak ada hambatan. Masyarakat sangat membutuhkam pelayanan polisi di pagi atau pos awal,” kata mantan Danki Brimob ini.

Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan kriminalitas dan kemacetan kepada anggota yang pos Awal pagi berpakaian dinas, Kanit lantas Sawahan memerintakan kepada anggotanya unit patroli 902 yang sedang melaksanakan pos awal.

Kata Kanit lantas Sawahan mengatakan. Mengatakan kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan oleh setiap Anggota kami, yang dilaksanakan setiap pagi dan sore hari, dengan maksud dan tujuan agar masyarakat pemakai jalan benar – benar dapat menikmati kelancaran kenyamanan dalam perjalanan sewaktu pulang maupun berangkat melakukan aktifitasnya.

“Semua tugas yang kami lakukan ini kami jadikan sarana ladang Ibada, guna mengharap Ridho Allah SWT,” Ucap Perwira Balok tiga dipundaknya ( Sabairi )

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Mitra TNI-Polri

Safari Jum’at Bulan Ramadhan Silaturahmi dan Dekati Toga dan Toma Jelang Pilkada

Published

on

Safari Jumat Kapolsek Palang AKP Simun bersama sama dengan Anggota Polsek Palang

Tuban, lingkaran.net – Safari Jumat Kapolsek Palang AKP Simun bersama sama dengan Anggota Polsek Palang melaksanakan Safari Jumat di Masjid Al Azhar Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Melaksanakan sholat Jumat dan bersilahturohmi dengan para tokoh agama dan ulama Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban.

Pada hari Jumat ( 25/5/2018) di masjid Al Azhar di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban , dalam kegiatan tersebut Kapolsek Palang AKP SIMUN Bersama sama dengan anggota Polsek Palang melaksanakan sholat Jumat berjamaah ,dan beliau langsung bertatap muka dan berkumpul dengan para tokoh agama Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban setelah melaksanakan sholat Jumat berjamaah, dan pada kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan pesan pesan Kamtibmas kepada seluruh Tokoh agama yang ada di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban,

Dan selain itu beliau juga menyampaikan bahwa dalam tahun 2018 Jawa timur akan punya gawe yaitu Pemilu Kada ,pemilihan umum Gubenur dan wakil gubernur Jawa timur ,untuk itu Kapolsek Palang mengajak seluruh elemen masyarakat terutama para tokoh agama dan ulama agar tidak mudah di frofokasi dengan politik yang menggunakan golongan , suku, agama ,dan Ras , dan kapolsek Palang bapak AKP SIMUN juga mengajak bersama sama menjaga keamanan dan kesuksesan Pemilukada di Jawa timur pada khususnya dan diseluruh Indonesia pada umumnya.(Doni)

Share this
Continue Reading

Mitra TNI-Polri

Jurus Jitu Dialogis Bersama Warga Ciptakan Pilkada Damai

Published

on

Warga terkena sistem hunting razia pelanggaran lalu lintas pengguna sepeda motor

Tuban, lingkaran.net – Jangan kabur saat ada razia, atau nekat melanggar lalu lintas. Sebab, Sat Lantas Polres Tuban menerapkan razia kendaraan bermontor dengan sistem hunting.
Kanit Patroli Sat Lantas Polres Tuban, Ipda Asik, SH mengatakan, “sistem hanting ini adalah upaya kami untuk menindak pelanggaran, karena pelanggaran kasat mata ini juga berpotensi mengakibatkan kecelakaan”

Hari ini,Sabtu 26 Mei 2018, Sat Lantas Polre tuban mengadakan razia dengan sistem hunting di sepanjang jalan Dr wahidin dan Jl.Teuku Umar , yg dipimpin oleh kanit Patroli Sat Lantas Polres Tuban, dalam patroli tersebut anggota mendapati sebanyak 10 pelanggar, diantaranya pelanggaran tanpa helm dan melanggar marka jalan.

Sistem hunting sendiri berbeda dengan sistem stasioner atau penindakan di tempat. Sistem hunting ini bersifat insidentil. Petugas tidak terus-menerus berada di tempat tersebut, namun sembari patroli, kapan pun ada pelanggaran, petugas akan langsung menindak.(Doni)

Share this
Continue Reading

Mitra TNI-Polri

Masyarakat Mengaku Senang Dengan Program TMMD Milik TNI

Published

on

Kantor Kepala Desa Wedusan

Probolinggo, lingkaran.net – Dengan adanya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018, banyak masyarakat yang mengaku senang dan merasa terbantu dengan program milik TNI tersebut. Namun tentunya ada saja kendala serta beda pendapat dalam program ini, apalagi yang terakhir dengan adanya pemberitaan disalahsatu media online. Dalam pemberitaannya, banyak menimbulkan tanda tanya serta reaksi keras dari Warga dan Tokoh Masyarakat Desa Wedusan Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

Proses pembangunan akses jalan masuk kecamatan Tiris

Istri Kepala Desa, Tri Nami saat dikonfirmasi Lacakonline.com
Salahsatu Tokoh Masyarakat, Abdul Azis 46 tahun warga Desa Wedusan RT 15 RW 04 ini merasa geram membaca salahsatu media online yang dalam pemberitaan adanya dugaan Korupsi, pasalnya setelah dikonfirmasi, istri kepala desa yang dijadikan narasumber tak memberikan statemen seperti yang diberitakan dalam media itu,” ini kan terkesan mengada-ngada sehingga membuat resah masyarakat, apalagi membawa bawa nama Ibu Kepala Desa Kami, padahal Ibu Kepala Desa ini sudah menjawab tidak tahu banyak tentang Pelaksanaan Proyek TMMD tersebut, sehingga isi berita itu sangatlah jauh dari kondisi yang sebenarnya,” ucapnya.

TNI dalam program TMMD bekerja sama dengan masyarakat sekitar bangun jalan masuk Kecamatan Tiris

Lebih lanjut, Abdul Azis menambahkan jika program ini sangatlah besar manfaatnya dan benar-benar terasa dampaknya kepada masyarakat,” TMMD ini sangatlah besar manfaatnya dan semua masyarakat Desa Wedusan siap untuk ikut serta, karena program ini tujuannya jelas membangun desa dan harus tetap berlanjut,” ujarnya.

Akses jalan masuk sementara ditutup guna pembangunan jalan memalui program TMMD

Sementara itu, istri Kepala Desa Wedusa, Tri Nami 45 tahun saat dikonfirmasi oleh Lacakonline.com membenarkan jika dirinya sebelumnya didatangi oleh wartawan yang tujuannya hendak konfirmasi dengan pak kades, tapi pak kades saat itu kebetulan sedang keluar,” waktu itu saya juga gak tahu kalau saya akan dijadikan narasumber, Saya ini tidak pernah mengatakan seperti apa yang ditulis oleh media online tersebut,” katanya.

Lanjut, Tri Nami menambahkan jika pemberitaan yang menyebutkan komentarnya mewakili masyarakat dirasa kurang tepat, “ dalam pemberitaan itu saya disebut mewakili masyarakat, padahal isinya sangatlah menyudutkan saya pribadi, kenapa perkataan saya jutru diplintir seperti itu, saya berharap oknum wartawan itu lebih professional lagi dalam memberitakan dan harus sesuai kaidah jurnalistik,” ungkapnya.

TNI dan masyarakat bekerja sama membangun jalan akses masuk Kecamatan Tiris melalui program TMMD

Terkait dengan berita yang ramai dibicarakan warga, Perwira Pengendali TMMD Kabupaten Probolinggo 102, Mayor Arh Ciptadi, mengaku kaget dengan adanya berita miring tentang TMMD yang ditulis oleh salahsatu media online tersebut,” Kami baru tahu adanya pemberitaan itu dan data yang ditulis dalam pemberitaan itu juga kurang tepat. Progam ini masih Pra TMMD, jadi pekerjaan ini masih baru dimulai kok sudah dikatakan ada indikasi dugaan korupsi, “ katanya.

Mayor Arh Ciptadi saat dikonfirmasi
Lanjut, Mayor Arh Ciptadi menambahkan untuk mensukseskan program ini perlu peran serta semua pihak,” agar sukses perlu peran serta semua pihak, kami juga akan tetap melakukan koreksi dan akan meminta klarifikasi terkait isi pemberitaan tersebut yang mengatakan bahwa warga Wedusan keluhkan Program TMMD, untuk itu warga yang mana katanya, semuanya harus jelas. Dalam Program TMMD , kami TNI dalam bekeraja sangat ikhlas tujuannya satu kami hanya ingin mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, dalam program TMMD ini diperkirakan sebanyak 150 personil TNI pada tanggal 10 Juli 2018 personil akan dikerahkan ke lokasi TMMD yakni di Desa Wedusan. 100 Personil itu terdiri dari unsur TNI dan separuhnyah dari unsur pendukung,” jadi kalau saat ini masih Pra TMMD nantinya baru akan dilaksanakan pada tanggal 10 juli 2018 dan akan dikerahkan pasukan TNI turun ke lokasi,” imbuhnya.(red/rizyal/sony)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!