Connect with us
[metaslider id="4417"]

HUKUM

Kapolsek Sawahan Pimpin Pengamanan UNRAS waduk Sepat di PN Arjuno Surabaya

lingkaran.net

Published

on

Surabaya,lingkaran.net – Polsek Sawahan melakukan pengamanan aksi unjuk rasa dari kelompok  “Laskar Pembela Bumi”(LPB)  yang melakukan gugatan pra peradilan terhadap polda jatim terkait perkara pemalsuan sertifikat tanah yang telah dilaporkan kelompok tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) jalan Arjuna Surabaya, senin (26/03/2018).

Untuk pengamanan aksi oleh warga waduk sepat tersebut langsung di pimpin oleh Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi Sulistyono, S.Sos dengan melibatkan 45 personil gabungan dalam pelaksanaan pengamanan tersebut.Sidang dengan agenda Putusan yang dipimpin oleh Hakim tersebut telah dilaksanakan selama 1 (satu) pekan yang lalu, dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dari pihak pemohon maupun termohon maka majelis hakim berkesimpulan bahwa gugatan.

Sementara itu permohon ditolak sehingga yang dilakukan oleh Polda Jatim tetap sah mengingat tidak adanya unsur pidana pada kasus pemalsuan sertifikat yang dilaporkan warga waduk sepat ke Polda Jatim.”Dalam pelaksanaannya Kapolsek Sawahan menyampaikan kepada para peserta unjuk rasa agar tertib dalam menyampaikan orasinyan pendapatnya dan marilah kita serahkan keputusannya kepada Hakim Pengadilan Negeri surabaya,” Kata Kompol Dwi.

Sidang pra peradilan tersebut selesai pukul 10.30 Wib, korlap pengunjuk rasa memberikan pengumuman kepada peserta unjuk rasa bahwa gugatan pra peradilan yang mereka ajukan telah ditolak oleh majelis hakim.Selanjutnya para peserta  aksi sekitar 50 orang berangsur angsur meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya dengan tertib,” Terangnya..

( Sabairi )

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

HUKUM

Tiga Pilar Genteng Adakan Deklarasi Anti Miras di Wilayah Hukumnya

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Rapat Koordinasi dan deklarasi tiga pilar Genteng bersama tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh daerah di Mapolsek Genteng, Surabaya. (Foto Istimewa)

Surabaya, lingkaran.net – Bertempat di Lobby Polsek Genteng, Jalan Ambengan nomor 39, Surabaya acara kegiatan rapat koordinasi dan deklarasi anti minuman keras (miras) tiga pilar Kamtibmas wilayah Genteng digelar, Rabu (25/4/2018) pukul 19.30 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

Bahwa Kegiatan Rapat Koordinasi dan Deklarasi Anti Miras 3 Pilar Kamtibmas Bersama Tokoh agama (Toga), Tokoh masyarakat (Tomas) serta Tokoh daerah (Toda) masyarakat Genteng yang dihadiri oleh sekitar 40 orang undangan dengan Tema “Bersama Kita Wujudkan Surabaya Yang Aman”.

Sebagai Pembicara dalam Kegiatan Rapat Koordinasi dan Deklarasi Anti Miras 3 Pilar Kamtibmas tersebut, Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan,
Danramil Genteng, Mayor Inf Albertinus Mariano serta Camat Genteng Mahmud Sariadji.

Dalam sambutannya, Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan, SH memberikan imbauan terkait bahaya minuman beralkohol, khususnya minuman oplosan yang sudah menimbulkan korban meninggal dunia. Kami butuh bantuan dari warga masyarakat terkait hal tersebut, sehingga kami mengundang bapak ibu sekalian untuk bersama-sama bekerja mengurangi korban dalam misi menolong manusia.

Lebih lanjut, Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan memberikan paparan terkait Minuman Beralkohol (Mihol) diantaranya yaitu, fenomena mengkonsumsi miras yang dicampur, bahwa akhir-akhir ini menimbulkan korban meninggal dunia dibeberapa wilayah Surabaya.

“Alkohol adalah minuman perubah suasana hati, terdapat zat etanol yang terkandung di dalam minuman dan dapat mempengaruhi aktivitas otak dan sistem saraf.
Minuman Oplosan adalah.
Minuman campuran yang terdiri dari ethanol atau methanol serta alkohol industri maupun obat herbal seperti obat kuat atau suplemen kesehatan,” pungkasnya.

Jenis minuman oplosan terdapat 2 (dua) yaitu yang dicampur dengan etanol dan metanol.
Kebanyakan motif pelaku kejahatan juga terpengaruh adanya miras oplosan dengan beberapa alasan.

“Mari kita bekerja bersama dalam memberantas miras oplosan untuk mencegah jatuhnya korban selanjutnya,” ajak Kapolsek Genteng, Kompol Arie, SH.

Saya akan memberikan terobosan hukum terkait permasalahan ini meski terlihat agak beda, yang penting demi keselamatan bersama.
Jika ada warga yang memiliki informasi mohon kerjasamanya untuk melaporkan kepada kami. Warga hanya tinggal melapor dan yang melakukan penindakan adalah 3 Pilar.

Sambutan dari Danramil Genteng Mayor Inf Albertinus Mariano yang menjelaskan beberapa hal yaitu, sudah banyak dampak negatif dari minuman beralkohol bagi diri kita dan keluarga.
Jika warga sekalian mengetahui adanya kelompok yang melakukan pesta minum-minuman keras mohon segera dilaporkan. Jangan takut untuk melaporkan kepada 3 Pilar. “Peran dan informasi dari warga Kecamatan Genteng sangat dibutuhkan, namun peran orang tua dan agama juga sangat diperlukan,” Kata Danramil Genteng.

Kemudian acara dilanjutkan Sambutan dari Camat Genteng, Mahmud Sariadji yang menjelaskan beberapa hal diantaranya, Kita juga sudah melakukan tindakan kepada gerombolan yang melakukan pesta minuman keras dengan tujuan tidak melakukannya kembali.

Pam Swakarsa agar digalakkan kembali karena untuk mengetahui tamu yang tidak dikenal yang menginap selama 1×24 jam. ‎Sekaligus kita sampaikan pesan dari Walikota Surabaya agar melaksanakan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) sebelum memasuki musim kemarau. Warga dapat menelpon ke 112 jika ada permasalahan yang menonjol.

Penandatanganan Deklarasi Anti Miras oleh perwakilan Kelurahan di Kecamatan Genteng.

Kegiatan Rapat Koordinasi dan Deklarasi Anti Miras 3 Pilar Kamtibmas Bersama (Toga, Tomas, Toda,red) masyarakat Genteng telah selesai dilaksanakan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (Sabairi/fir)

Share this
Continue Reading

HUKUM

MUI Beserta Ansor Siap Bantu Polri Berantas Narkoba

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Ketua MUI dan perwakilan ansor di Mapolresta Sidoarjo. (Foto : Humas Polresta Sidoarjo)

Sidoarjo, lingkaran.net- Genderang menumpas peredaran narkotika dan minuman beralkohol ilegal ditabuh Polresta Sidoarjo.Gerakan Pengurus Ansor Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi langkah Polresta Sidoarjo serta Polsek jajarannya yang telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, mengucapkan apresiasinya kepada Jajaran Polresta Sidoarjo yang telah berhasil mengungkap dan memberantas kasus barang haram tersebut, Rabu (25/4/2018).

“Kami pihak GP Ansor dan Banser Sidoarjo siap mendukung pemberantasan narkoba yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Kami selalu siap bermitra dengan pihak kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba, miras dan yang lainnya,” tandasnya.

Selain memberikan apresiasi, dalam acara Pers rellease hasil ungkap kasus Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 di halaman Mapolresta Sidoarjo. Rizza juga menambahkan jika wilayah Kabupaten Sidoarjo cukup besar peredaran narkobanya, hal itu dikatakan Rizza dikarenakan Sidoarjo mempunyai Bandara Juanda Internasional dan Terminal Bungurasih, inilah yang sangat perlu diwaspadai terkait peredaran miras maupun narkoba.

“Mari masyarakat Sidoarjo untuk selalu peka serta peduli terhadap saudara kita masyarakat Sidoarjo yakni dengan cara memberikan informasi adanya peredaran narkoba di wilayahnya,memberantas peredaran miras dan narkoba,” harapnya.

Selain dukungan dari GP Ansor Sidoarjo, di waktu dan tempat yang sama Tokoh Ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Sidoarjo KH. Wakhid Harun juga menyampaikan hal yang sama. KH. Wakhid Harun berharap dengan tertangkapnya para pelaku pengedar dan para penjual miras serta narkoba tersebut membawa efek jera terhadap para pelaku berikutnya. Disarankan juga kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait pengaruh barang haram ini.

“Dan yang paling penting adalah Narkoba dan Miras adalah musuh besar kita bersama dan menjadi sumber malapetaka permasalahan yang ada di masyarakat sidoarjo khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.Mudah mudahan kedepannya semakin minim dan pada saatnya Sidoarjo steril dari obat-obatan terlarang dan Miras,” Tutup KH. Wakhid Harun, yang menjabat Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Sidoarjo. (Anam/fir)

Share this
Continue Reading

HUKUM

Produsen Arak Dikecam Keras Kapolres Tuban

lingkaran .net

Published

on

AKBP Nanang Haryono S.H.,S.I.K.,MSi beserta jajaran saat grebek rumah pembuat miras

Tuban, lingkaran.net – Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai tempat penimbunan dan jual beli minuman keras tradisional jenis arak di Lingkungan Widengan Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.

Beberapa petugas dari Polres Tuban berhasil mengamankan 64 drum berisi baceman total 13.000 liter dan 550 liter arak siap edar. Dugaan gudang yang dijadikan pabrik pembuatan arak itu telah lama beroperasi. Dalam penggrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan seorang tersangka SBS (31). Suci Bagus Setyono (31), warga Dusun Widengan, Desa Gedongombo, Semanding, tak berkutik saat petugas kepolisian Polres Tuban menggrebek kediamannya, Senin (23/4/2018), sekitar pukul 10.00 WIB.

Di rumah yang berada di tepi jalan raya, Bagus memproduksi minuman keras jenis arak di sebuah ruangan khusus. Kepada Surya, Bagus mengatakan jika baru memproduksi miras sekitar empat bulan.
“Baru empat bulan saya produksi, belum pernah digrebek,” jelas Bagus sambil diproses petugas.
Pengungkapan tersebut berawal dari aduan masyarakat sekitar sering mencium bau tak sedap. Mendapat laporan tersebut, Kapolres memerintahkan anggota Sat Reskrim Polres Tuban melakukan penyelidikan terhadap Informasi tersebut.

“Untuk arak baceman sebanyak 13 ribu liter.”
“Sedangkan arak siap edar sebanyak 550 liter,” kata AKBP NANANG HARYONO S.H.,S.I.K.,MSi
“Kami telah tetapkan pelaku sebagai tersangka,” tegasnya.(Red)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!