Connect with us

SOSIAL

Kecamatan Tambaksari Adakan” MUSREMBANG” di aula PDAM.

Published

on

Surabaya, lingkaran.net – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Surabaya 2017 didominasi usulan tingkat RW dan komunitas. Usulan pembangunan tahun ini berorientasi lingkungan untuk mendukung potensi di Surabaya.

Untuk memudahkan usulan pembangunan, Kota Surabaya menerapkan usulan berbasis elektronik (e-Musrenbang). Pertama, masyarakat bisa menyampaikan usulan pembangunan secara langsung sejak dari tingkat RW. Selain usulan melalui RW, warga juga bisa menyampaikan usulan melalui komunitas. Dengan begitu, warga tidak perlu lagi bingung untuk menyampaikan usulan pembangunan.

“Mekanisme harus melalui Musrenbang. Sebab, pernah ada yang menyampaikan usulan langsung ke saya, itu tidak bisa karena tidak sesuai mekanisme. Harus sesuai mekanisme sehingga bila ada pemeriksaan BPK, tidak ada masalah. Apalagi, proses perencanaan kita sudah jadi percontohan di tingkat nasional,” ujar camat tambak sari ridwan mubarun,ketika pak camat tambak sari membuka acara Musrenbang sekecamatan tambak sari tahun 2017 di aula, ruang tirta graha gedung PDAM lantai 5 jl.mayjen prof. Dr.Moestopo Surabaya,jumat ( 9/2/18 )

Usulan tersebut terbagi dalam usulan fisik dan non fisik. Untuk usulan fisik, kontruksi jalan paving permukiman. Ada juga usulan pembuatan taman . Termasuk juga usulan pembangunan sarana olahraga. Sementara untuk usulan non fisik diantaranya alat peraga edukatif, pelatihan, pembentukan taman bacaan masyarakat dan paket bibit perikanan.

“Kami mendahulukan usulan terkait aksesibilitas untuk infrastruktur, lalu ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Sebab, di ranah itulah, ketangguhan kita untuk menghadapi persaingan global ujar dia.  (Red)

 

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

SOSIAL

Kepedulian SDN Medokan Semampir 1 Berbagi Takjil Bagi-bagi takjil Siswa SDN Medokan Semampir 1

Published

on

Surabaya, Lingkaran.net – Dalam suasana bulan penuh ampunan bulan penuh berkah,bulan suci ramadhan SDN Medokan Semampir 1 peduli akan umat muslim yang menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan berbagi takjil.dalam acara pembagian takjil,SDN Medokan Semampir 1 turut serta dalam acara bagi-bagi takjil yang mana acara tersebut selama bulan ramadhan ini setiap seminggu sekali rutin dilaksanakan,sepanjang jln.Merr arah Rungkut Masyarakat sangat Antusias khususnya para pengendara menunggu takjil yang akan di bagikan.

Menurut keterangan dari Bpk.Ibnu Hamdan Spdi Selaku guru agama SDN Medokan Semampir 1,” Bagi-bagi takjil ini bertujuan untuk melatih rasa kepedulian terhadap sesama dan melatih anak didik agar lebih peka terhadap kegiatan-kegiatan sosial serta mempertebal keimanan,ketaqwaan dalam menjalankan ibadah,khususnya ibadah puasa bulan ramadhan”

Selain acara pembagian takjil di bulan ramadhan ini juga di isi dengan kegiatan kerohanian seperti : Sholat Shubuh berjamaah,Tadarus,Sholat tarawih, Acara pembagian takjil akan di laksanakan rutin setiap setahun bertepatan datangnya bulan ramadhan. ( 26/05/2018 ) (sat/hd).

Share this
Continue Reading

PERISTIWA DAERAH

Alumni SMP Panglima Sudirman 89 Berbagi Takjil Kepedulian Komunitas Alumni SMP Panglima Sudirman Angkatan 89 Berbagi Takjil

Published

on

Pembagian takjil pada pengendara motor oleh Alumni SMP Panglima Sudirman 89

Surabaya, lingkaran.net – Bulan ramadhan bulan yang penuh berkah, Dimana kita semua umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa ramadhan sebulan penuh.

Alumni SMP Panglima Sudirman Angkatan 1989 foto bersama

Seluruh umat muslim terpanggil ke Iman nya dengan rasa penuh ke Taqwaan menjalankan ibadah, Sabtu (26/05/2018). Alumni SMP Panglima Sudirman angkatan 1989 mengadakan acara bagi-bagi takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan Meer Kedung Baru. Pembagian takjil di sambut antusias para pemakai Jalan.

Dari awalnya Alumni SMP Panglima Sudirman Angkatan 89 sudah jauh-jauh hari sebelumnya merencanakan dan mengadakan pertemuan untuk melaksanakan acara pembagian takjil. Ketua Alumni menjelaskan.” Acara bagi-bagi takjil akan rutin dilaksanakan setiap seminggu sekali, selain sebagai bentuk kepedulian terhadap para kaum muslimin yang sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan, juga untuk mempererat tali silahturahim sesama anggota, harapan saya, nantinya teman-teman alumni SMP Panglima Sudirman 89 bisa mengenang waktu kita kumpul sama-sama semasa sekolah dulu.” Jelas Sueb (Had/Sat).

Share this
Continue Reading

SOSIAL

Tak Tersentuh Perhatian Pemerintah Warga Desa Yosowilangun Lor Hidup Dalam Keprihatinan

Published

on

Lumajang, lingkaran.net – Hidup dalam kondisi memprihatinkan, itulah yang dialami keluarga Minto, Warga RT 06/RW 02 Desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang yang hingga saat ini harus menanggung beban hidup yang sangat berat. Pasalnya keluarga yang tercatat sebagai keluarga pra sejahtera ini harus bekerja keras mengurus salah satu anaknya yang bernama Arifatul Ika Lestari yang menderita gangguan pembicaraan dan kelumpuhan selama 12 tahun berjalan. Ironisnya penderitaan keluarga ini sampai sekarang belum tersentuh perhatian pemerintah.

Hasil investigasi Berita TKP terhadap keluarga yang tergolong miskin ini menunjukkan masih kurangnya perhatian pemerintah utamanya pemerintah dimana keluarga ini berdomisili. Seperti diketahui, Minto yang hanya bekerja sebagai tenaga serabutan dan sang istri Khusnul Khotimah fokus mengurus rumah tangga ini mempunyai 4 orang anak dan Arifatul Ika Lestari merupakan anak ke 4 dari pasangan tersebut.

“Kami kurang mampu dan selama ini berupaya mencari jalan akan kesembuhan Sinta (sapaan Arifatul Ika Lestari), Namun keterbatasan yang kami alami, sehingga kami tidak sepenuhnya bisa memperhatikan dia. Beruntung saja kami hanya mampu makan setiap harinya.”Ujar Minto saat ditemui dirumahnya.

Terkait tempat tinggal yang saat ini didiami oleh keluarga tersebut, menurut penuturan Minto, tanahnya milik salah satu warga yang iba melihat kondisinya, sehingga keluarga ini diberi ijin untuk menempati sebidang tanah guna didirikan rumah. “Tanah dari rumah ini masih numpang milik warga.”ungkap Minto datar.
Mirisnya hingga saat ini, pihak Pemerintah baik dari Desa, Kecamatan sampai Pemkab Lumajang melalui Dinas Sosial (Dinsos) belum pernah secara khusus mendatangi keluarga tersebut guna memberi perhatian berupa bantuan. “selama ini belum pernah didatangi pemerintah.”Ujar Minto dengan lugunya.

Menurut sumber yang digali dari warga sekitar kediamana keluarga miskin ini, sebenarnya telah banyak pihak yang menyanggupi akan membantu mengurus keperluan keluarga ini yang arahnya akan mendapatkan bantuan dari pihak terkait. “Sudah sering mas, keluarga ini diberi harapan akan diberi bantuan, mulai dari RT, RW hingga perangkat desa dan oknum dari lembaga swadaya masyarakat, namun semua hanya omong saja tanpa ada realisasinya.

Untuk itu dengan tulisan ini, kami berharap pihak pemerintah kabupaten akan respon terhadap penderitaan warga ini dan memberi bantuan yang dibutuhkan.”Ujar salah satu tetangga yang minta namanya tidak dipublikasikan.
Potret keluarga Minto ini merupakan satu dari sekian ketidak mampuan pemerinath mendata grafik kemiskinan, utamanya pihak Pemerintah Desa. “Kenyataan masih adanya keluarga miskin yang minim perhatian dari pihak terkait menyangkut kesejahteraanya, ini merupakan pekerjaan rumah dari pemerintah Daerah untuk segera memperhatikan secara serius.”Ujar sosok pemerhati kinerja Pemerintahan di Kabupaten Lumajang saat ditemui wartawan media ini. (Sf/Rul)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!