Connect with us

PENDIDIKAN

Kenalin Anak Berbakat Sejak Usia Dini

Published

on

lingkaran.net Masing-masing anak mempunyai bakat dan kemampuan yang berbeda sehingga orangtua perlu mencermati dan mengembangkannya.

Semenjak bangun tidur hingga menjelang tidur Sasa tak berhenti bertanya. Ia tak akan berhenti bertanya sebelum mendapat jawaban yang memuaskan, sampai-sampai, Inaya ibunya, kelelahan menanggapi pertanyaan dari putri kecilnya. Hal yang sama juga dialami guru Sasa, menurutnya Sasa adalah contoh anak berbakat.

Bilamana anak dikatakan berbakat
Istilah anak berbakat (gifted children) pertama kali digunakan pada tahun 1869 oleh Francis Galton. Ia merujuk pada seseorang dengan banyak kemampuan di berbagai bidang yang tidak dimiliki orang lain. Kemudian Lewis Terman memperluas pendapat Galton dengan mensyaratkan IQ yang tinggi.

Beberapa Tokoh Gifted Diantaranya;

  1. Bacharuddin Jusuf Habibie. Presiden Republik Indonesia Ketiga yang pernah menjabat sebagai Menristek. Habibie disebutkan memiliki nilai IQ 200
  2. Seorang penyair, dramawan, novelis, ilmuwan, negarawan, kritikus dan seniman, Johann Wolfgang von Goethe yang memiliki nilai IQ 210
  3. Pelukis, arsitek dan insinyur yang berasal dari Italia, Leonardo Da Vinci yang memiliki nilai skor 205, dan lain-lain.

 Karakter anak berbakat umumnya

  • Gemar mengamati 
    Memperhatikan hal-hal detil yang oleh anak seusianya mungkin tidak terpikirkan. Termasuk isyarat non-verbal.
  • Serba ingin tahu 
    Selalu ingin tahu tentang apa saja; benda, situasi, atau kegiatan.
  • Menyerap informasi dengan cepat 
    Seperti busa yang menyerap informasi sebanyak mungkin dengan mudah dan cepat.
  • Mempunyai ingatan bagus
    Meski menyerap informasi dalam jumlah banyak dan mudah mengingat bila ditanyakan.
  • Lebih cepat belajar membaca dan berhitung.Melalui kemampuan pengenalan, pertanyaan yang diajukannya, daya ingat yang sangatbaik, anak-anak berbakat aan lebih cepat belajar membaca dan berhitung. Dengan begitu ia akan belajar huruf-huruf melalui permainan.
  • Mampu memfokuskan perhatian
    Dibanding anak seusianya, anak berbakat mampu fokus dalam jangka waktu lebih lama.
  • Memiliki kemampuan memecahkan masalah 
    Mampu memahami konsep yang abstrak dengan kemampuan berpikir lebih.
  • Pola bertanya: “Bagaimana kalau…” 
    Menunjukkan kemampuan untuk menciptakan teori.
  • Memiliki imajinasi luas
    Mampu berimajinasi dan menyusun cerita yang bagus namun terkadang mencemaskan.
  • Tertarik isu sosial
    Misalnya fenomena alam, kerusakan alam.

Itulah berapa tanda-tanda yang muncul dan dimiliki oleh anak yang berbakat, ketika kita sudah mengetahui anak kita berbakat maka dengan mudah kita untuk membimbingnya dan mengarahkanya berikan stimulasi-stimulasi yang cocok untuknya. Dan tentunya  jangan mudah menyerah untuk membimbingnya. Dan berikanlah pendidikan formal yang pas untuknya.

 

 

 

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: [email protected]

: 0821 3963 6484

RUANG IKLAN

Arsip

Kategori

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com