Connect with us
[metaslider id="4417"]

KRIMINAL

Propam Polrestabes Surabaya Periksa Oknum Anggota Polri Yang Diduga Melakukan Pemerasan

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Kasubaghumas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya saat Press Release di Mapolrestabes Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net – Orang nomer satu di kepolisian Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, SH, SIK, MH yang memiliki komitmen akan menindak tegas dan tanpa kompromi terhadap anggota yang melanggar hukum nampaknya tidak hanya sekedar omongan belaka. Hal ini dibuktikan saat Propam Polrestabes Surabaya yang berhasil menahan dan memeriksa empat oknum Polisi. Mereka diamankan setelah dilaporkan masyarakat dengan dugaan pemerasan kepada orang yang diduga terkena masalah penyalahgunaan Narkoba.

Menurut Kapolrestabes Surabaya lewat Kasubbag Humasnya yang baru, AKP Cinthya Dewi Ariesta, menceritakan, bahwa setelah ada laporan dari masyarakat yang diterima Propam Polrestabes Surabaya, yakni oknum polisi diduga meminta uang dari orang yang tersangkut narkoba.

Dari Ke empat oknum polisi yang diamankan Propam Polrestabes Surabaya antara lain : Bripka S, Aiptu A, Aipda M, Brigadir T, mereka bertugas di Polsek Pakal dan Rungkut Surabaya.

“Untuk sementara, status empat anggota polisi ini sedang diperiksa karena diduga melakukan pelanggaran disiplin,” sebut Cinthya di Maporestabes Surabaya, Kamis (12/4/2018).

Menurut Alumnus Akpol 2006, bahwa Sie Propam mendapat laporan dari masyarakat terkait empat oknum polisi itu meminta uang Rp 20 juta. Uang sebesar itu diminta terkait tentang orang yang dituduh tersangkut narkoba.
Laporan tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti Propam Polrestabes Surabaya dengan mengamankan ke empat oknum polisi tersebut.

“Dalam kasus ini,pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Katanya baru satu kali ini melakukan (dugaan pemerasan),” jelas Alumnus Akpol 2006 ini.
Kendati diamankan dan dilakukan pembinaan di Polrestabes, dari empat oknum polisi itu tidak ditemukan barang bukti uang yang diminta.

“Kami tidak menemukan barang buktinya, tapi tetap kami proses. Karena ini merupakan pelanggaran disiplin,” ujar wanita cantik kelahiran Bekasi ini.

Pihak Polrestabes Surabaya mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya, lewat AKP Cinthya berpesan agar tidak takut dan segan untuk melaporkan kepada petugas dalam hal ini Sie Propam Polrestabes Surabaya selaku Penegak Disiplin Anggota Polri apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Anggota Polri.

“Kami mohon peran serta masyarakat untuk melaporkan kepada Humas maupun Propam Polrestabes Surabaya apabila menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri di lapangan,” pungkas AKP Cinthya yang baru saja menggantikan Lilly Djafar. (Sabairi/man)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

KRIMINAL

KAPOLDA JATIM, Musnahkan Miras Hasil Tumpas Narkoba 2018 Selama 12 Hari

lingkaran.net

Published

on

insert : KAPOLDA Jatim  Irjend Pol Drs. Machfud Arifin,SH

 

Surabaya, lingkaran.net – Dengan dipimpin langsung Oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH, serta disaksikan oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kejaksaan Tinggi dan juga awak media, Polda Jatim memusnahkan minuman keras (miras) dengan berbagai merk dan jenis yang merupakan hasil dari Operasi Tumpas Narkoba 2018 selama 12 hari.

Adapun barang bukti miras yang dimusnahkan pada hari Rabu, tanggal 25 April 2018 yakni, sejumlah 50.070 botol.

Kapolda Jatim Jenderal dengan 2 bintang dipundaknya tersebut mengatakan, dirinya merasa sangat miris, akibat dari peredaran miras tersebut dapat membuat nyawa orang melayang sia sia.

“Sementara dari hasil uji, miras tersebut yang mengandung alkohol 95%. Disulut api langsung terbakar, apalagi masuk tubuh,” Terang Sang Jenderal.

Kapolda Jatim menegaskan, telah menabuh genderang perang guna memberantas peredaran miras yang telah meresahkan seluruh kalangan masyarakat di jawa timur.

“Untuk seluruh jajaran Polda Jatim, baik tingkat Polres, Polresta, Polrestabes hingga Polsek harus tegas dan tanggap atas peredaran miras tersebut,” Ujarnya.

“Sedangkan bagi Kapolsek yang wilayahnya kecolongan, atau bahkan terdapat korban dari peredaran miras, maka, siap siap untuk saya copot dari jabatannya,” Tegas pemimpin polisi di Jawa Timur tersebut. ( Bairi )

Share this
Continue Reading

KRIMINAL

Wooww…Inilah Hasil Operasi 12 Hari, Kapolresta Sidoarjo Panen Kasus Narkoba dan Miras

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji saat Press Rellease tersangka bandar Narkoba dan Miras di Mapolresta Sidoarjo. (Foto Istimewa )

Sidoarjo, lingkaran.net- Genderang perang Polresta Sidoarjo dan jajarannya terhadap narkoba dan miras selama 12 hari di wilayah Sidoarjo telah dibuktikan dengan berhasilnya mengamankan sebanyak 90 orang yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras (miras). Barang bukti yang berhasil diamankan berupa ribuan botol miras dan puluhan ribu ganja, belasan ribu butir narkoba jenis pil yang terungkap di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dari hasil operasi mulai 13 sampai dengan 24 April 2018, selama 12 hari tersebut jajaran Polresta Sidoarjo berhasil menyita barang bukti sebanyak 20,365 kilo gram Ganja, 90,449 gram Sabu-sabu, 17.152 butir Pil LL, 65 butir Pil XTC dari 80 kasus.

Insert : Tersangka bandar Narkoba dan Miras beserta barang buktinya di Mapolresta Sidoarjo.


Dalam pengungkapan tersebut dua jaringan berhasil diungkap, yakni jaringan Gedangan dan Jaringan antar kota Medan – Sidoarjo. Dari 90 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut, seluruhnya merupakan pengedar, terdiri dari 88 laki-laki dan 2 orang Perempuan.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji kepada rekan media mengatakan, bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil dari operasi kewilayahan Tumpas Narkoba Semeru 2018, Rabu (25/4/2018).

Operasi digelar dalam rangka penanggulangan peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Dari operasi didapat miras sekitar 3.198 botol yang kita lakukan penyitaan dalam hasil kegiatan razia selama dua pekan,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Lebih lanjut Kapolresta Sidoarjo menjelaskan, bahwa di wilayah hukumnya masih belum ditemukan pabrik tempat pengolahan miras, sehingga memungkinkan pendistribusian miras-miras yang ada di sidoarjo berasal dari luar Sidoarjo. Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemberantasan serta pengawasan terhadap jalur-jalur yang menjadi transportasi pengiriman akan dilakukan penyekatan dan pemantauan secara khusus. (Ikhsan/fir)

Share this
Continue Reading

KRIMINAL

Belum Jera Pengapnya Rutan Medaeng, Narapidana Edarkan Sabu

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Foto : Terdakwa saat sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net- Pria satu ini ternyata masih belum jera dan kapok pengapnya Rutan Medaeng. Masih berstatus narapidana dan mendekam di lembaga pemasyarakatan di Medaeng, warga Probolinggo berbuat ulah lagi.

Hari Selasa (24/04/2018) persidangan dengan terdakwa, Budiman bin Marsidi (21), asal Probolinggo yang tinggal di Jalan Simo Gunung Barat III/8 Surabaya, ini berlangsung di Ruangan Kartika Pengadilan
Negeri (PN) Kota Surabaya.

Persidangan yang dipimpin majelis Hakim Harijanto yakni dengan agenda bacaan tuntutan dari Jaksa Samsu.

Persidangan kali ini merupakan agenda bacaan tuntutan dari Jaksa Samsu. Terdakwa dinyatakan terjerat kasus Narkotika jenis Sabu-sabu ini selama 13 tahun penjara dan denda 1 miliar serta subsider 6 bulan kurungan.

“Perbuatan terdakwa, terbukti telah melanggar hukum sebaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Jaksa Samsu saat bacakan tuntutan dihadapan Ketua Majelis Hakim Harijanto.

Dalam perkara ini, Polisi menangkap terdakwa Aditya Dani Lesmana dan Tamara Rosadi di Jalan Simo Gunung Kramat Timur XVII/17b Surabaya, Rabu (18/10/2017) lalu, sekitar pukul 10.30 WIB. (Fir)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!