Connect with us

PERISTIWA DAERAH

Propam Polrestabes Surabaya Periksa Oknum Anggota Polri Yang Diduga Melakukan Pemerasan

Published

on

Kasubaghumas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya saat Press Release di Mapolrestabes Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net – Orang nomer satu di kepolisian Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, SH, SIK, MH yang memiliki komitmen akan menindak tegas dan tanpa kompromi terhadap anggota yang melanggar hukum nampaknya tidak hanya sekedar omongan belaka. Hal ini dibuktikan saat Propam Polrestabes Surabaya yang berhasil menahan dan memeriksa empat oknum Polisi. Mereka diamankan setelah dilaporkan masyarakat dengan dugaan pemerasan kepada orang yang diduga terkena masalah penyalahgunaan Narkoba.

Menurut Kapolrestabes Surabaya lewat Kasubbag Humasnya yang baru, AKP Cinthya Dewi Ariesta, menceritakan, bahwa setelah ada laporan dari masyarakat yang diterima Propam Polrestabes Surabaya, yakni oknum polisi diduga meminta uang dari orang yang tersangkut narkoba.

Dari Ke empat oknum polisi yang diamankan Propam Polrestabes Surabaya antara lain : Bripka S, Aiptu A, Aipda M, Brigadir T, mereka bertugas di Polsek Pakal dan Rungkut Surabaya.

“Untuk sementara, status empat anggota polisi ini sedang diperiksa karena diduga melakukan pelanggaran disiplin,” sebut Cinthya di Maporestabes Surabaya, Kamis (12/4/2018).

Menurut Alumnus Akpol 2006, bahwa Sie Propam mendapat laporan dari masyarakat terkait empat oknum polisi itu meminta uang Rp 20 juta. Uang sebesar itu diminta terkait tentang orang yang dituduh tersangkut narkoba.
Laporan tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti Propam Polrestabes Surabaya dengan mengamankan ke empat oknum polisi tersebut.

“Dalam kasus ini,pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Katanya baru satu kali ini melakukan (dugaan pemerasan),” jelas Alumnus Akpol 2006 ini.
Kendati diamankan dan dilakukan pembinaan di Polrestabes, dari empat oknum polisi itu tidak ditemukan barang bukti uang yang diminta.

“Kami tidak menemukan barang buktinya, tapi tetap kami proses. Karena ini merupakan pelanggaran disiplin,” ujar wanita cantik kelahiran Bekasi ini.

Pihak Polrestabes Surabaya mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya, lewat AKP Cinthya berpesan agar tidak takut dan segan untuk melaporkan kepada petugas dalam hal ini Sie Propam Polrestabes Surabaya selaku Penegak Disiplin Anggota Polri apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Anggota Polri.

“Kami mohon peran serta masyarakat untuk melaporkan kepada Humas maupun Propam Polrestabes Surabaya apabila menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota Polri di lapangan,” pungkas AKP Cinthya yang baru saja menggantikan Lilly Djafar. (Sabairi/man)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori