Connect with us

NASIONAL

(KPK) Akan Mengkaji Permohonan Justice Collaborator

Published

on

Jakarta, lingkaran.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto. Pasalnya, majelis hakim menilai Novanto belum memenuhi syarat justice collaborator karena setengah hati memberikan keterangan di persidangan kasus e-KTP.

 

“Syarat JC itu sesuai aturan MA (Mahkamah Agung) sangat jelas. Biar nanti kita kaji apa memenuhi syarat-syarat yang dibuat oleh MA,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saar dikonfirmasi, Jumat (23.02.18).

Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 tahun 2011, JC (Justice Collaborator) akan dikabulkan jika bukan pelaku utama, mengakui perbuatannya, dan mengungkap keterlibatan pihak lain.

Sebelumnya, Majelis hakim sidang e-KTP menilai, Setnov tidak seluruhnya membuka kronologi kasus tersebut dengan berbagai keterangan, seperti lupa atau tidak tahu. Padahal, dalam kasus ini, mantan Ketua DPR itu mengajukan permohonan sebagai justice collaborator.

“Keterangan Anda masih setengah hati. Seharusnya ikhlas, tapi keterangan Anda aliran dan Andi tidak benar sangat bertentangan dengan ini,” ujar Ketua Majelis Hakim Yanto sambil mengangkat surat permohonan JC Setnov di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis 22 Maret 2018.

Hakim Yanto meminta agar Setnov ikhlas dan terbuka mengakui keterlibatannya dalam kasus yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu. Pengakuan Setnov tersebut, menjadi salah satu pertimbangan hakim mengabulkan permohonan JC.

Hakim Yanto berpendapat keterangan mantan Ketua DPR yang mengatakan tidak mengetahui alasan Andi kerap kali membahas proyek e-KTP tidak mencerminkan kriteria penerimaan JC.

Sementara itu, Novanto masih bersikukuh tidak menerima hasil korupsi proyek yang merugikan negara Rp 2,9 triliun tersebut. Dia juga mengklaim tak tahu menahu soal jatah 5 persen untuk DPR terkait proyek e-KTP.

“Saya tidak (menerima) yang mulia, saya tidak tahu hanya saat diperiksa penyidik terus ditunjukan. Saya menganggap itu tanggung jawab saya, saya kembalikan,” ujarnya dalam persidangan. (edi kur)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori