Connect with us

JAWA TIMUR

Lakukan Penggelapan, Mantan Karyawan PG Krebet diringkus Polisi

Published

on

Malang, lingkaran.net – Seorang mantan karyawan Pabrik Gula Krebet diduga melakukan penggelapan. Pelaku mengajak korban yang seorang anggota kepolisian untuk kerjasama bisnis gula Natura. Korban tertarik dengan tawaran pelaku setelah diiming-imingi keuntungan bisnis tersebut nantinya akan dibagi dua. Tetapi pelaku justru menghabiskan modal untuk nikah lagi dan membayar sekolah anaknya.

Satreskrim Polsek Bululawang langsung melakukan penangkapan pada pelaku yang merupakan warga Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang setelah menerima laporan dari korban (09/04). Pelaku melakukan penggelapan kepada korban dengan bisnis gula Natura selama bekerja di PG Krebet. Saat itu pelaku dipercaya sebagai pelaksana yang selalu berhubungan dengan petani tebu. Hal ini kemudian dijadikan kesempatan untuk mengajak korban berbisnis. Korban akhirnya sepakat memberikan modal usaha tersebut sebesar Rp 20 juta kepada pelaku dengan perjanjian bagi hasil setiap bulannya. Ternyata kesepakatan tersebut tidak pernah ditepati pelaku.

Setelah sebulan berlalu, korban menagih bagi hasil yang dijanjikan. Namun pelaku berkelit dan menjanjikan kembali dengan akan mengembalikan uang dalam jadwal yang disepakati.

Ternyata janji tidak pernah ditepati dan pelaku kembali mangkir sehingga korban melaporkan penggelapan tersebut di Polsek Bululawang. Pelaku akhirnya dapat diringkus oleh petugas bersama barang bukti berupa kuitansi kerjasama.

Menurut pelaku Sugeng Purwadi (51), dirinya menjanjikan tempo dua bulan untuk dapat membagikan hasil yang dijanjikan, namun uang modal dari korban trlah habis dipergunakan untuk keperluan lain, yaitu menikah lagi dan membayar uang sekolah anaknya.

Kapolsek Bululawang, Kompol Supari menjelaskan bahwa pelaku telah melakukan penggelapan atas bisnis gula Natura dengan menjanjikan keuntungan setiap bulannya. Hal ini bukan yang pertama terjadi. Pelaku juga baru keluar penjara atas kasus penggelapan dalam jabatan senilai hampir Rp 4 milyar dan dihukum 2 tahun penjara. Namun bukannya kapok, pelaku justru mengulangi kembali perbuatannya tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara.(Santi)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori