Connect with us
[metaslider id="4417"]

KRIMINAL

Oknum Anggota Polisi Rampas Motor Pelajar MTSN Malang

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Pelaku Berhasil diamankan petugas di lokasi kejadian.

Korban pelajar MTSN di Malang yang diambil motornya oleh oknum polisi.

Baca Juga Menarik :   Kapolsek Sawahan Pimpin Pengamanan dan Pengaturan Lalin Jalur Pulang Suporter Bonek

Malang, lingkaran.net – Diduga seorang anggota polisi Aipda Arif Widodo (45) warga Krian Sidoarjo, diamankan di Mako Polres Malang, karena dihajar massa, Senin (9/4/2018) pukul 06.30 WIB.

Oknum polisi, Ipda Arif Widodo mengaku pernah bertugas di Dit Tahti Polda Jatim dan masih aktif di Polresta Sidoarjo ini telah melakukan perampasan terhadap satu unit kendaraan sepeda motor dengan Nopol N 2947 IO, yang sedang dikendarai Belva Canda Gatari (16) pelajar MTsN Kepanjen, Desa Kanigoro Pagelaran Kepanjen Malang.

Menurut rilis kepolisian, kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku Aipda Arif bertemu dengan seseorang yang bernama Rudi warga Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Desa Ngadilangkung Malang. Keduanya sepakat melakukan penghadangan di jalan raya Sukoharjo dekat MTsN Kepanjen. Kedua pelaku menemui korban seorang siswa yang sedang mengendarai sepeda motor.

Pelaku Arif yang berpakaian dinas polisi ini mengajak korban Belva Canda Gatari ke Kantor polisi.
Namun karena korban curiga dengan kedua pelaku, ditengah perjalanan di jalan Adi Santoso Kelurahan Ardimulyo, Kecamatan Kepanjen, korban Belva berteriak meminta tolong kepada warga. Selanjutnya Pelaku Aipda Arif Widodo ditangkap warga, serta dihakimi. Sedangkan pelaku Rudi berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah.

Mengetahui ada pelaku perampasan dan pelaku dihakimi warga, anggota Polres Malang berusaha menghentikannya. Pelaku Aipda Arif Widodo kemudian diamankan di Mako Polres Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku Rudi yang telah melarikan diri. Diduga pelaku Rudi juga menggunakan seragam polisi berpangkat Brigadir saat melakukan aksinya. (Ri/man)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

JAWA TIMUR

Sungguh apes nasib Tersangka MU tertangkap polsek burneh

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Tersangka inisial MU serta barang bukti

Surabaya, lingkaran.net –  Sabtu,  21/4/2018 salah satu warga menangkap pencurian besi, telah melakukan penangkapan seorang yang diduga melakukan Tindak pidana Pencurian dengan pemberatan.

Inisial MU (46) tersangka asal warga Dusun Jipen Desa bejeman, Kecamatan Trageh,Kabupaten Bangkalan.

Kejadian pukul 01:30 Wib, pelaku pencuri kanal besi  WF jenis kanal H milik H.M.Gaffar selaku korban. awalnya  pelaku melakukan pencurian di depan bengkel mobil jalan.raya  keteng,kelurahan tunjung,kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan.

Saksi mata Farris (32) melihat kejadian pencurian, melaporkan ke pemilik besi H.M.Gaffar. Tayyib (46) saat membeli nasi goreng yang tidak jauh dari tempat kejadian, melihat mengangkut besi WF jenis kanal H kedalam kendaraan pick up, Tayyib dan  Faris berusaha mengejar kendaraan pick up. Tayyib bertanya kepada pengemudi kendaraan perihal besi yang diangkut dalam bak kendaraan tersebut dan pengemudi menjawab  besi yang diangkutnya  beli dari Mistar.

H.M.Gaffar  langsung mengecek besi miliknya dan tidak ada di tempat, lalu pemilik Melaporkan kepihak polsek Burneh Bangkalan.

AKP.Bidarudin.SH.kasubbag Humas Polres Bangkalan. Menerangkan” Dari hasil penangkapan tersangka, polsek Burneg Bangkalan berhasil mengamankan  Barang bukti, diamankan Kepolisian 1 (satu) unit Mobil mits pick up warna hitam Nopol M 8120 HB beserta STNK nya.1 potong besi WF jenis kanal H dengan panjang kurang lebih 3 meter,”terangnya

Saat ini pencurian diatur dalam 4 pasal KUHP. Yaitu pasal 362 tentang pencurian biasa, pasal 363 tentang pasal pencurian dengan pemberatan, pasal 364 tentang pencurian ringan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Selama ini yang menjadi perdebatan antara pencurian ringan dengan pencurian biasa. Apakah mencuri buah kakao, sandal jepit bekas dan sebagainya yang harganya Rp 2.500 masuk ke dalam pencurian biasa dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun atau masuk pencurian ringan yang ancaman maksimalnya 3 bulan penjara.(HDn)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Unit Reskrim Polsek Sukolilo menangkap orang sedang membawa senjata tajam

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Tersangka MS serta Barang bukti

Surabaya, lingkaran.net –  Jumat, 20/4/2018 pukul 11.30 Wib, di jalan. raya Ds. Morkepek baratnya jembatan layang, Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan, unit Reskrim Polsek Sukolilo.

Melakukan penangkapan Inisial MS yang telah kedapatan membawa senjata tajam tanpa dilengkapi surat ijin yang syah, Sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 (1) UU Drt thn 1951.

Mendapat Informasi dari masyarakat bahwa MS berjalan dari Ds. Labang kearah jalan tol akses suramadu dengan membawa senjata tajam.

Unit Reskrim dan Kanit Sabhara mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) MS , meresahkan warga sekitar sering ngamuk dengan membawa sajam dan diduga stres setelah sampai di TKP, sudah ada anggota Polri dan Aiptu Agus anggota. Polres Tanjung perak surabaya yang ikut membantu mengamankan tersangka dan barang bukti berupa clurit jenis takabuan, sken.

Barang bukti  dibawa ke Polsek Sukolilo guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. MS membawa senjata tajam dari Desa Labang menuju ke jalan tol akses suramadu dengan cara clurit diselipkan dibawah ketiak sebelah kiri sedangkan sken diselipkan dipinggang depan sebelah kiri dan pada saat diamankan posisi senjata tajam clurit sedang dipegang dengan tangan kanan sedangkan sken masih tetap diselipkan dipinggang sebelah kiri.

Terjadinya TKP Jalan. raya Ds. Morkepek baratnya Jembatan layang depan bekas kantor dinas PU, Kecamatan. Labang Kabupataen Bangkalan.

Saksi HENDRA R,(37) dan YUSUF SUTIKNO,(38). Untuk barang bukti yang di amankam yaitu 1 (satu) bilah clurit jenis takabuan 1 (satu) bilah sken,” terangnga.(HDN)

Share this
Continue Reading

KRIMINAL

Apes, Asyik Nyabu Warga Sidoarjo di Ringkus Satnarkoba Polres Bangkalan

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Tersangka beserta barang buktinya berhasil diamankan Satnarkoba Polres Bangkalan.

Surabaya, lingkaran.net – Asyik nyabu di sebuah bilik di Dusun Jakan, Desa Parseh Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Rudy Kurniawan (46), terpaksa diringkus jajaran Satnarkoba Polres Bangkalan,Jumat (13/4/2018) pukul 05.30 WIB.

Warga Tawangsari Permai, Kelurahan Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo itu kedapatan membeli sabu seharga Rp 150 ribu dari Saman. Selanjutnya RK lalu mengkonsumsi sabu tersebut di sebuah bilik rumah Saman di Dusun Jakan, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

Dari keterangan yang didapat, bahwa pada saat ditangkap dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah pipet kaca yang didalamnya terdapat sisa sabu-sabu dengan berat kotor 3,08 gram, 1 buah kantong plastik klip kecil kosong, 1 buah bong atau alat hisap, 1 buah kompor sabu dan 1 buah korek gas.

Kemudian terhadap tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 Tentang Narkotika karena terbukti melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika golongan I jenis sabu,” tutup Kasatnarkoba Polres Bangkalan, AKP Puguh Suatmojo. (Dewa/man)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!