Connect with us
[metaslider id="4417"]

HUKUM

” OMBUDSMAN RI”, Perwakilan Jawa Timur, Membuka Posko Pengaduan Korban Travel Umrah & Haji Surabaya.

lingkaran.net

Published

on

Posko tersebut berada di Jalan Ngagel Timur Surabaya, tepatnya di Kantor Ombudsman Jawa Timur, Jumat (9/2/2018).

“Mengikuti perkembangan akhir-akhir ini, ramai sekali di media terdapat 12.000 lebih korban tertipu oleh travel haji dan umrah ini,” kata PLH Kepala Perwakilan Ombudsman Jatim, Muflihul Hadi, Jumat, (9/2/2018).

Sudah ratusan ribu korban calon jamaah umroh (konsumen) yang tidak diberangkatkan oleh pihak travel. Kasus First Travel adalah pemantik terbukanya fenomena Gunung Es perihal banyaknya Travel Umroh yang telah melakukan “penipuan” dan penyimpangan terhadap Calon Jama’ah Umroh. Fenomena itu terus terjadi sampai pada awal Tahun 2018, hingga sekarang, dengan beberapa kasus nasional yang telah dihimpun oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur.

Kejadian penipuan itu tidak terhenti begitu saja, meski pemilik First Travel telah mendapat dampak hukum atas tindakan yang dilakukannya. Salah satu media nasional memberitakan bahwa Abu Tour Travel belum bisa memastikan sejumlah 27.000 jama’ah umroh untuk berangkat, PT. Solusi Bakar Lumampah (SBL) juga belum bisa memberangkatkan 12.645 calon jama’ah dari total 30.237 Orang dan 117 Orang jama’ah plus yang telah mendaftarkan diri via PT. SBL tersebut, beIakangan juga tersiar kabar PT. Biro Perjalanan Msata Al-Utsmaniyah atau yang popular nama Hannien Tour juga belum bisa memberangkatkan 1.800 calon jama’ah umroh, jumlah itu masih bisa bertambah lantaran masih banyak calon jama’ah umroh yang terdaftar di hannien Tour enggan melapor.

Fakta-fakta tersebut dikarenakan antara lain; Pertama, Kemudahan perijinan travel umroh tanpa ada regulasi yang ketat, sehingga keberadaan travel ini makin menjamur, selain karena juga bisnis ini cukup menguntungkan. Kedua, fakta bahwa Kementrian Agama sebagai regulator  berhenti hanya sebatas sebagai penyusun regulasi, tanpa dibarengi dengan komitmen dan penguatan secara kelembagaan untuk melakukan pengawasan, dan juga, penindakan. Dua Analisa itu disebabkan pada beberapa hal yang lain, Pertama, kemudahan perijinan ini membuat Kemenag tidak bisa melakukan pendataan jumlah travel secara pasti, karena belum sinkron data mereka dengan DPMPTSP. Kedua, Kemenag belum memiliki jumlah secara valid dan faktual berkaitan dengan Jumlah calon jama’ah Umroh di masing-masing travel tersebut. Ketiga, kernenag kerap mengedepankan negosiasi antara perusahaan travel dengan Jemaah, dan tidak memiliki ketegasan penindakan ketika masalah mulai muncul, dan Kemenag tidak memberikan sanksi apapun.

Baca Juga Menarik :   Kurang Tanggapnya PEMKAB Gresik, Tiga Aliansi Lakukan Demo

Kondisi yang begitu banyak telah memakan korban, tentu penting untuk segera ditindak lanjuti. Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur telah berkomunikasi dengan Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) untuk membentuk posko pengaduan korban travel umroh ini dalam rangka merespon kondisi tersebut. Ombudsman merasa perlu untuk menggandeng YLPK karena tidak mungkin kasus ini bisa dilakukan oleh Ombudsman sendiri, karena memang kasus Travel Umroh ini juga menyangkut agen swasta .

Format kerjasama ini memposisikan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Trmur merespon pengaduan dengan melakukan klarifikasi kepada Kemenag perihal perijinan Travel Umroh, dan berujung pada pemberian Rekomendasi untuk mencabut ijin travel tersebut, apabila ditemukan proses yang tidak benar. Namun, apabila travel tersebut tidak berijin, maka pelapor diarahkan untuk melaporkan ke kepolisian, yang pelaporan tersebut akan diawasi oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur.

Hadi menuturkan, launching posko pengaduan ini berawal dari korban yang bingung ingin melapor kemana dan malu untuk melapor.

Ombudsman tidak berdiri sendiri, pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Layanan Perlindungan Konsumen (YLPK), yang diketuai oleh M Said Sutomo.

“Karena Ombudsman tidak bisa menangani hal terkait dengan perusahaan swasta, maka kami bekerja sama dengan YLPK yang bisa menangani hal tersebut,” tambahnya saat jumpa pers.

Posko pengaduan korban travel umrah dan haji tersebut rencananya buka sampai 28 februari 2018,namun masih bisa mengadu meski posko tutup.

Sedangkan jam bukanya adalah mulai pukul 08.00-16.00 WIB. ( gus22)

 

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

HUKUM

Kapolsek Simokerto Adakan Kegiatan Operasi Cipkon, Hasil Tilang Sebanyak 45 Pelanggar

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Kapolsek Simokerto sedang memeriksa pengendara motor dalam Operasi Cipkon. (Foto Istimewa)

Surabaya, lingkaran.net – Polsek Simokerto mengadakan kegiatan Cipta kondisi (Cipkon) di Jalan Sidodadi, Simokerto, Surabaya, Rabu (18/4/2018) Pukul 10.10 sampai dengan 11.10 WIB.

Operasi Cipta kondisi (Cipkon) mandiri di pimpin Pawas , AKP Masno didampingi langsung Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih S.H, M.H dan Kanit Intelkam, Kanit Lantas, dan Provost. Operasi digelar dengan kekuatan anggota sebanyak 15 personil.

Insert : Polsek Simokerto mengadakan Operasi Cipkon.


Sasaran operasi cipta kondisi antara lain seperti curas, curat, dan curanmor (3C) dan senjata tajam, senpi, handak, miras, Narkoba, dan lain-lainnya.

Adapun kegiatan cipkon tersebut meliputi pemeriksaan dan menggeledah terhadap roda dua maupun roda empat berupa surat-surat pengendara, barang dan kendaraan bermotor. Antara lain roda 2 sebanyak 197 unit dan roda 4 sebanyak 13 unit kendaraan.

Dari operasi Cipkon didapat hasil tilang sebanyak 45 lembar dan barang bukti yang di sita STNK sebanyak 36 dan SIM 8 lembar serta satu unit kendaraan roda 2 yang berhasil diamankan anggota kepolisian.

“Dalam pelaksanaan kegiatan operasi cipta kondisi berjalan aman, lancar, dan terkendali,” terang Perwira melati satu dipundaknya.

Penulis : Sabairi
Editor : Firman

Share this
Baca Juga Menarik :   Mengaku Sebagai WARTAWAN, Pria Pengganguran Mencuri di Kampus UNAIR.
Continue Reading

HUKUM

Belum Temukan Titik Terang, Sidang Ke-15 Pejuang Alun-Alun Gresik Ditunda Lagi

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Suasana Sidang Ke-15 pejuang alun-alun Kabupaten Gresik di Pengadilan Negeri.

Gresik, lingkaran.net- Semua berhak mendapat perlakuan hukum yang adil. Jika tidak bersalah, seharusnya dia dikeluarkan segera mungkin.

Polemik nasib ketiga aktivis pejuang Alun-alun belum menemukan titik terang, Rabu (18/04/2018) pagi agenda kali ini merupakan sidang kelima belas bagi ketiga aktivis pejuang Alun-Alun Gresik.

Sekitar pukul 10.30 WIB sidang kelima belas tersebut dilaksanakan. Sekitar 150 pengunjung telah memadati Pengadilan Negeri Gresik, Jalan Permata Nomer 6 Perum Griya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, mengikuti alur persidangan tersebut. Pengunjung tersebut terdiri dari PMII, KASBI, PPAG, Tim Advokat Gresik Peduli Demokrasi, dan Forum Masyarakat Gresik Peduli Cagar Budaya.

Agenda sidang hari ini adalah pembacaan duplik oleh penasihat hukum ketiga aktivis pejuang Alun-Alun, Abdul Wahab, Imam Fajar Rosyidi, dan Rizky Iswanto.

Penasehat hukum ketiga terdakwa mengungkapkan bahwa para terdakwa tidak melakukan kesalahan yang dilakukan secara disengaja terhadap pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Para terdakwa pun tidak ada niat untuk merobohkan pagar kantor Pemkab Gresik secara sengaja yang melakukan unjuk rasa (05/09/2017,red).

“Untuk sementara, kami majelis hakim akan bermusyawarah dulu. Maka sidang duplik untuk Abdul Wahid, Imam Fajar Rosyidi, dan Rizky Iswanto kami tunda hingga hari Rabu (2/05/2018) mendatang,” ujar ketua hakim. (Aisyah/man)

Share this
Baca Juga Menarik :   Ketua Komisariat PMII STAINH Ajak Masyarakat Tolak UU MD3
Continue Reading

HUKUM

Kapolsek Sawahan Pimpin Gelar Operasi Cipkon Gabungan Rayon 2

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Kapolsek Sawahan sedang memimpin operasi Cipkon gabungan rayon 2 di wilayah hukumnya.

Surabaya, lingkaran.net – Demi menjaga keamanan dan menciptakan rasa tentram di masyarakat serta membatasi ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah Polsek Sawahan Surabaya, Jum’at (13/4/2018) malam, sekitar pukul 12.00 sampai dengan 01.00 WIB.

Polsek Sawahan sebagai tuan rumah mengadakan operasi Cipta kondisi (Cipkon) gabungan rayon II yang dipimpin oleh Kapolsek sawahan, Kompol Dwi Eko Budi Sulistyono, S. Sos dan juga selaku Pawas di sebelah kiri fly over, Jalan Pasar Kembang, Surabaya.

Operasi Cipkon gabungan rayon 2 di Jalan Fly Over Pasar Kembang.


Kegiatan operasi Rayon ll ini diikuti oleh 25 Personil yang terdiri dari, anggota polsek masing-masing Polsek Sawahan, Polsek Tegalsari, Polsek Genteng serta Polsek Wonokromo.

Dalam kesempatan operasi Cipkon tersebut, anggota mengedepankan pemeriksaan terhadap pengendara yang mencurigakan termasuk mobil yang menggunakan plat nomor tidak sesuai ketentuan yang dilaksanakan oleh anggota yang ber Uniform tertutup.

Sedangkan anggota yang Uniform terbuka menghentikan pengendara yang mencurigakan dan anggota tertutup melakukan penggeledahan badan serta kendaraan untuk menemukan barang-barang yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan diantaranya Kunci T, senjata tajam, senjata api dan narkoba.

Dalam kegiatan razia tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap roda dua sebanyak 187 dan roda empat sebanyak 27 Unit kendaraan. Dalam operasi tersebut berhasil menindak pelanggaran sebanyak 30 tilang pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan dan Barang bukti kendaraan bermotor (Ranmor ) 2 unit kendaraan roda dua.

Kegiatan Operasi Cipkon tersebut akan tetap dilaksanakan baik siang dan malam dengan lokasi yang berpindah sesuai lokasi kerawanan.

“Kegiatan dilaksanakan sesuai arahan Kapolsek Sawahan, Kompol Dwi Eko Budi Sulistyono, S.Sos, untuk menciptakan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta membatasi ruang gerak pelaku kejahatan, dengan harapan agar dapat memberikan rasa aman, nyaman serta kondusif ditengah-tengah masyarakat,” pungkas Pewira melati satu dipundaknya. ( Sabairi/man )

Baca Juga Menarik :   KORBAN SULAM ALIS " RAINBROW " Mulai Bermunculan, DINAS KESEHATAN, harus beri sanksi," TEGAS".

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!