Connect with us

SPORTS

Persiapan “Wanoro Seto” Dalam Kejurnas Wushu Piala Raja di Yogyakarta

Published

on

Surabaya, lingkaran.net-
Bertempat di Gedung taman budaya Cak Durasim, Surabaya latihan olahraga Wushu digelar, Senin (26/3/2018) malam.

Latihan kali ini tidak seperti biasanya sebagaimana dari jadwal rutin yang dilakukan. Hal ini dikarenakan, bahwa pada hari Rabu (28/3/2018) para atlet wushu akan berangkat ke Kota Yogyakarta untuk mengikuti dan bertanding dalam Kejurnas yang digelar selama 6 hari (28 Maret-3 April 2018).

Menurut Moh.Abu syaid, asisten pelatih dari Subiantono, ST memaparkan, bahwa atlet Wushu “Wanoro Seto” yang sudah dipersiapkan dan bertanding nantinya berumur sekitar 13 sampai 19 tahun.

Lebih lanjut, bahwa jumlah atlet yang akan mengikuti Kejurnas sebanyak 8 orang. Atlet wushu yang akan berangkat kejurnas Yogyakarta dalam pagelaran memperebutkan Piala Raja terdiri dari : Arifa Rizky Aulia (13) kelas 7, Yasmine Azzah Adillah (14) kelas 8, Alya Amanda Mawarni (15) kelas 10, Andini Bintang Safitri (16) kelas 11, Nur Hidayat Romadhoni (16) kelas 10 dan Yazid Danuaji Nugroho (14) kelas 7 yakni dalam kategori sanda (tarung).


Sedangkan untuk atlet Siti Aisyah Tri Yustikasari (17) kelas 11 masuk dalam kategori Taiji yang akan dilombakan.
Kemudian untuk atlet dengan nama Andika Putra Prasetya (19 ) masuk dalam kategori Taolu.

Terpisah menurut pelatih utama Wanoro Seto, Subiantono, ST menjelaskan, bahwa kategori yang dilombakan dalam Kejurnas memperebutkan Piala Raja di Kota Yogyakarta meliputi : Taolu, Sanda dan Taiji.

“Pagelaran Kejuaraan nasional (Kejurnas) Piala Raja di selenggarakan setiap 4 tahun.Yg mnjdi tuan rumah Kejurnas Wushu memperebutkan “Piala Raja dan Piala Bergilir Presiden RI adalah Kota Gudeg, Yogyakarta,” beber pelatih utama wushu tersebut di tempat latihan.

Lebih lanjut, bahwa sebelumnya Kejurnas juga digelar di Jawa Tengah, tepatnya kota lumpia, Semarang (25/9/2017) silam.

Bahwa pada waktu Kejurnas tersebut tim atlet wushu Kota Surabaya binaan Subiantono, ST berhasil memperoleh 2 medali emas, satu medali perak, serta 2 medali perunggu.

Dalam latihan malam ini, di Taman Budaya Gedung Cak Durasim, Jalan Genteng kali, Surabaya kurang lebih berjumlah 60 orang. Latihan dilakukan selama 3 jam (Pukul 19.00-22.00 WIB).

“Perguruan Wanoro Seto berdiri sejak tanggal 23 Agustus 1998 dan hingga sekarang terus mengembangkan diri lewat jalur prestasi di wushu, kungfu, boxing, muaythai serta kickboxing,” tandasnya.

Secara terpisah, menurut Ketua Umum WS Surabaya, Sylvia,SH, bahwa perguruan “Wanoro Seto” dibawa kepelatihan Subiantono, ST pernah menjadi juara umum 8 kali secara berturut-turut di Kejuaraan Wushu Piala Koni Kota Surabaya (Tahun 2010-2017).

“Sementara saat ini ada sebanyak 8 atlet wushu perguruan Wanoro Seto, yang dikarantina khusus masuk mess Puslatda Jatim sebagai bentuk persiapan untuk memperkuat tim wushu Jatim di Kejurnas wushu Piala Raja di Jogja,” tutupnya.
Dengan motto Wanoro Seto : Puji Sesanti Mulat Ing Saliro, Jayaning Budi, akan berupaya untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan prestasi atlet-atletnya.
(Firman)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori