Connect with us
[metaslider id="4417"]

JAWA TIMUR

Pertemuan Kader Anggota PGRI Situbondo. H. Dadang Wigiarto Inginkan PGRI Perjuangkan Hak Para Guru

lingkaran .net

Published

on

Pertemuan Kader PGRI Kabupaten Situbondo

Situbondo, lingkaran.net – Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, SH bersama ketua umum Pengurus besar PGRI Jakarta Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd membuka kegiatan temu kader PGRI se Kabupaten Situbondo. Selasa (10/4/2018).

Temu kader yang berlangsung di Gedung PGRI tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo Dr. Fathor Rachman M.Pd, serta kader PGRI se Kabupaten Situbondo dan tamu undangan lainnya.

Antusias peserta yang membludak mengikuti pertemuan kader

Hasyim selaku ketua PGRI Kabupaten Situbondo menerangkan, kegiatan temu kader ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya yang dimaksudkan sebagai wadah koordinasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menganaliso persoalan yang terjadi di tingkat Desa dan Kecamatan, sehingga menjadi evaluasi di tingkat Kabupaten hingga Provinsi.

“Saya berharap PGRI Kabupaten Situbondo tidak hanya dikenang oleh anggota, tetapi yang paling banyak dikenang dari kaum dhuafa dan kaum fakir miskin. Itulah mengapa selama 3 tahun saya menginstruksikan pada ketua cabang untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk mereka, ” ujar Hasyi

Sementara, Dr. Unifa Rasyidi M.Pd ketua umum pengurus besar PGRI Jakarta menuturkan, dengan melihat, menyaksikan dan mendengar perjalanan PGRI Kabupaten Situbondo, maka sangat patut untuk di contoh oleh kabupaten-kabupaten lainnya.

” Kita semua mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bupati, karena kita mempunyai gedung yang mewah ini dan mempunyai wisma lantai 3. Serta ada salam dari Presiden Joko Widodo untuk para guru jangan lupa untuk selalu memberikan yang terbaik untuk Bangsa ini,” terang Ketua Umum Pengurus PGRI Jakarta

Lebih lanjut, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH, dalam sambutannya mengungkapkan rasa kebanggaannya terhadap kegigihan anggota PGRI Situbondo dalam memperjuangkan segala aspek pendidikam demi kemajuan bersama. Meskipun diterjang berbagai isu korupsi yang dilontarkan orang tak bertanggungjawab, namun PGRI tetap solid.

Baca Juga Menarik :   Mobil Honda CRV dan Honda HRV Alami Kecelakaan di Tol Sumo KM 33

“Saya berharap PGRI tetap konsisten memperjuangkan hak-hak para guru. Sampai saat ini saya melihat PGRI Situbondo telah menunjukkan sesuatu yang sangat istimewa, melalui komunikasi yang intens antar anggota, pengurus kepada pemerintah daerah maupun provinsi, sehingga terbangun gedung yan berdiri mentereng. Ini merupakan bukti sejarah yang tidak akan pernah dilupakan bahwa PGRI di masa ke pemimpinannya telah menyumbangkan sesuatu untuk generasi-generasi yang akan mendatang,” pungkas Bupati Dadang. (Uday)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

JAWA TIMUR

Masyarakat Tidak Mampu Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis Dari PERADI

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Foto : Pelaksaanaan Raker 1 DPC PERADI di Hotel Elmi, Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net – Rapat Kerja (Raker) I DPC Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Surabaya memprioritaskan pelayanan hukum pada masyarakat tidak mampu ataupun kurang mampu yang mencari keadilan hukum.Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI siap membantu mereka yang kurang mampu tanpa dipungut biaya apapun. Acara PERADI Kali ini diadakan di Hotel Elmi Surabaya, Sabtu (21/4/2018) Sore.

Menurut Hariyanto SH MH , bahwa PBH PERADI siap melayani masyarakat kurang mampu yang mengalami masalah keadilan hukum, tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Lebih lanjut Hariyanto, bahwa PBH sudah dibentuk di Surabaya dan telah tersebar di 74 DPC PERADI di Indonesia. Anggota PERADI Surabaya mencapai sekitar 1.800 yang aktif dan mereka diverifikasi setiap tiga tahun.

Pencari keadilan yang membutuhkan advokat , silahkan menghubungi kami.Insyaa Allah tanpa dikenakan biaya (gratis,red),” katanya.

Raker PERADI juga membahas tentang perlindungan terhadap anggota yang terkena masalah hukum. Pembelaan profesi advokat sudah dilaksanakan melalui DPC PERADI Surabaya dan tidak dipungut biaya.

Bagi anggota yang melanggar kode etik tidak akan segan- segan disanksi. PERADI mempunyai tujuan yakni mencetak advokat tangguh dan profesional. Para lulusan advokat dari PERADI akan menjadi advokat tangguh dan mumpuni.

Atas dasar itulah, PERADI menyelenggarakan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) dengan bekerjasama dengan UNAIR setahun sekali. Pada 24 April akan dilakukan pembukaan PKPA di UNAIR,sedangkan tanggal 4 Mei bekerjasama dengan UBHARA, pihak UNTAG sudah berjalan dan besok terakhir. Kerjasama dengan UWK sudah berakhir.

Pada dasarnya, advokat tidak bisa dituntut secara hukum untuk membela klien di pengadilan dan di luar pengadilan. “Akan diteliti segala bentuk pelanggaran etik atau pidana. Jikalau menyangkut etik akan diadili di dewan kehormatan dan baru ada sanksi. Kami ketat, agar tidak merugikan masyarakat yang membayar atau tidak,” tandasnya.

Baca Juga Menarik :   SPBU Brebek Industri Terbakar, 4 Kali Ledakan Dahsyat dari Tabung Gas Elpiji.

Ditambahkan Hariyanto, untuk program kerja DPC PERADI Surabaya ada sinergi antara bidang satu dan lainnya agar tiapkali ada kegiatan akan melibatkan anggota.

“Perlu adanya sinkronisasi antar bidang. Harapan saya tidak ada lagi bidang rekan-rekan bidang menyatakan tidak dilibatkan. Kecuali hal-hal strategis dan insidentil,” bebernya.

Ke depannya, kata Hariyanto, dibutuhkan kerja produktif dan keterlibatan aktif para pengurus PERADI Surabaya.

Sementara itu,terpisah Abah Riyad mengatakan, dengan adanya raker ini diharapkan akan mampu meningkatkan harkat , martabat, dan kehormatan PERADI Surabaya di masa yang akan datang.

“PERADI akan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi nantinya,” kata Abah Riyad disela-sela dalam pembacaan doa yang dipanjatkan saat penutupan Raker PERADI Surabaya. (Firman)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Disperta Probolinggo Menyuguhkan Program Produk Unggulan Dalam Kegiatan SPKP Probolinggo

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

foto : kanan dari dua Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si Walikota Probolinggo

Probolinggo,lingkaran.net – Pemeritah kota  Probolinggo kembali menggelar (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo, acara event ini yang selalu menyedot animo ratusan ribu warga, baik dari dalam maupun dari luar kota Probolinggo. Kegiatan ini merupakan agenda pemerintah kota probolinggo yang selalu rutin diselenggarakan, (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo. Kali ini digelar di sepanjang jalan Sunan Ampel hari Minggu (22/04/18).

Acara SPKP ini dibuka langsung oleh walikota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, SH, M.si, beliau di dampingi beberapa pejabat yang ada dijajaran pemerintah kota Probolinggo. Pada stand Dinas Pertanian menyajikan berbagai macam produk unggulan dari kelompok tani dan UKM (Usaha Kecil menengah) bawah binaan Disperta ( Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan) Kota Probolinggo sendiri. Mulai dari tanaman organik maupun olahan makanan yang terbuat dari bahan hasil pertanian itu sendiri, dan yang paling diminati oleh warga Probolinggo adalah tanaman Aquaponik atau sering disebut juga dengan sebutan Hidroponik. Dalam kesempatan event berkelanjutan. Pemerintah Kota Probolinggo melalui  Dinas Pertanian menyuguhkan beberapa potensi unggulan di bidang industri pertanian.

Wali Kota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si saat berkunjung di stand Dinas Pertanian beliu berinteraksi secara langsung dengan salah satu pengunjung dan beliau juga menerangkan.’’ SPKP ( Semarak Pagi Kota Probolinggo)  merupakan kegiatan unggulan Pemerintah Kota Probolinggo. SPKP merupakan salah satu kesempatan dan jembatan bagi masyarakat Kota Probolinggo untuk memasarkan hasil produknya. Mungkin ada masyarakat kita yang punya produk baru di sinilah kesempatan untuk mengenalkan lebih luas produk masyarakat itu.’’ ujarnya.

Kegiatan SPKP (Semarak Pagi Kota Probolinggo) ini merupakan salah satu sebagai bukti kefokusan pemerintah kota Probolinggo dalam pelayanan terhadap warga kota Probolinggo khususnya, seluruh SKPD yang ada dibawah kepemerintahan kota Probolinggo juga menyuguhkan beberapa program pelayanan terhadap untuk kepuasan masyarakat kota Probolinggo, sehingga terwujud kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan SPKP ini. Harapan seluruh elemen masyarakat Probolinggo kegiatan seperti ini harus tetap diadakan sehingga masyarakat tahu tentang kebijakan dan program pelayanan terhadap kepuasan warganya.

Baca Juga Menarik :   Pemantapan Program, Kades Baru Seletreng Adakan Musdes

Salah satu pengunjung  hadir dalam kegiatan SPKP. Nurul mengatakan.’’ bahwa dengan di adakannya kegiatan SPKP ini sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang banyak, juga masyarakat Probolinggo kususnya di bidang pertanian.’’ Terangnya. (Tim)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Sungguh apes nasib Tersangka MU tertangkap polsek burneh

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Tersangka inisial MU serta barang bukti

Surabaya, lingkaran.net –  Sabtu,  21/4/2018 salah satu warga menangkap pencurian besi, telah melakukan penangkapan seorang yang diduga melakukan Tindak pidana Pencurian dengan pemberatan.

Inisial MU (46) tersangka asal warga Dusun Jipen Desa bejeman, Kecamatan Trageh,Kabupaten Bangkalan.

Kejadian pukul 01:30 Wib, pelaku pencuri kanal besi  WF jenis kanal H milik H.M.Gaffar selaku korban. awalnya  pelaku melakukan pencurian di depan bengkel mobil jalan.raya  keteng,kelurahan tunjung,kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan.

Saksi mata Farris (32) melihat kejadian pencurian, melaporkan ke pemilik besi H.M.Gaffar. Tayyib (46) saat membeli nasi goreng yang tidak jauh dari tempat kejadian, melihat mengangkut besi WF jenis kanal H kedalam kendaraan pick up, Tayyib dan  Faris berusaha mengejar kendaraan pick up. Tayyib bertanya kepada pengemudi kendaraan perihal besi yang diangkut dalam bak kendaraan tersebut dan pengemudi menjawab  besi yang diangkutnya  beli dari Mistar.

H.M.Gaffar  langsung mengecek besi miliknya dan tidak ada di tempat, lalu pemilik Melaporkan kepihak polsek Burneh Bangkalan.

AKP.Bidarudin.SH.kasubbag Humas Polres Bangkalan. Menerangkan” Dari hasil penangkapan tersangka, polsek Burneg Bangkalan berhasil mengamankan  Barang bukti, diamankan Kepolisian 1 (satu) unit Mobil mits pick up warna hitam Nopol M 8120 HB beserta STNK nya.1 potong besi WF jenis kanal H dengan panjang kurang lebih 3 meter,”terangnya

Saat ini pencurian diatur dalam 4 pasal KUHP. Yaitu pasal 362 tentang pencurian biasa, pasal 363 tentang pasal pencurian dengan pemberatan, pasal 364 tentang pencurian ringan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Selama ini yang menjadi perdebatan antara pencurian ringan dengan pencurian biasa. Apakah mencuri buah kakao, sandal jepit bekas dan sebagainya yang harganya Rp 2.500 masuk ke dalam pencurian biasa dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun atau masuk pencurian ringan yang ancaman maksimalnya 3 bulan penjara.(HDn)

Share this
Baca Juga Menarik :   15 Mahasiswa STAINH ikuti PPL di LPBHNU Situbondo Jatim.
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!