Connect with us
[metaslider id="4417"]

JAWA TIMUR

Presiden RI, Ir.H. Joko Widodo Resmikan Kawasan Industri JIIPE di Kota Gresik

lingkaran.net

Published

on

Gresik, Lingkaran.net– Pertama,kawasan industri terpadu terbesar di Propinsi Jawa Timur, serta pertama kali di Indonesia yang menyuguhkan dan memadukan pelabuhan, industri, dan perumahan, yakni lengkap dengan fasilitas infrastruktur jalan tol dan kereta api akan diresmikan.

Bahwasanya diharapkan, kedepannya Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dapat mendatangkan keuntungan bagi penciptaan iklim ekonomi yang kondusif di Jatim.

Sasaran khususnya dalam bidang eksport dan import.

Nampak dalam acara, Presiden RI ,Ir.H. Joko Widodo meresmikan Industri JIIPE, Jumat (09/03/2018) sore, di kawasan industri JIIPE, Gresik,Jawa Timur.

Orang nomer satu do Indonesia, dengan didampingi Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meresmikan secara simbolik kawasan industri JIIPE tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto memaparkan, bahwa dengan berdirinya beberapa perusahaan di kawasan industri terpadu, diyakini mampu membawa perubahan angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

“Kedepannya, kawasan industri JIIPE di Gresik ini ditargetkan dapat menampung sebanyak 183 industri dari berbagai sektor yang dapat menyerap infestasi senilai kurang lebih 83,2 triliun,” harap Airlangga dalam sambutanny di acara peresmian kawasan industri JIIPE Gresik.

 

“Bahwa JIIPE merupakan bentuk model kawasan industri generasi ketiga, meliputi kawasan industri yang sudah dilengkapi fasilitas dengan infra serta suprastruktur yang handal dan terintegrasi.

Hal ini terlihat, seperti adanya pelabuhan, ramah lingkungan, serta inovatif menuju terwujudnya kota Industri baru yang ramah lingkungan,” sambungnya.

Provinsi Jawa Timur merupakan, salah satu provinsi berbasis manufaktur. Karena mampu berkontribusi terhadap perekonomian daerah sebesar 40 persen.

JIIPE merupakan salah satu kawasan industri, tergolong dalam proyek strategis nasional yang diatur sesuai Peraturan Presiden Nomor 58 tahun 2017.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT. AKR Corporindo TBK, Haryanto Adikoesoemo, didampingi oleh Direktur Teknik Teknologi Informasi dan Komunikasi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Husein Latief memaparkan, bahwa pembangunan JIIPE merupakan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak PT. Pelindo III dan PT. AKR Corporindo Tbk yang memiliki luas tanah hingga 2.933 hektar (Ha).

Baca Juga Menarik :   Akhirnya, Bupati Resmikan Kades PAW Desa Seletreng.

Dengan total investasi mencapai 50 triliun.

“Dengan terintegrasinya teritorial pelabuhan laut dalam kawasan ini akan memiliki akses langsung untuk pasar domestik dan international yang mana kita harapkan dapat menunjang perekonomian Indonesia,” terang Haryanto.

Selain itu, kawasan residensial dengan fasilitas pendidikan dan hiburan diharapkan mampu memberikan kualitas kehidupan yang baik bagi masyarakat yang bekerja di kawasan ini.

Sehingga dapat menjadi kota industri mandiri.

Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo yang turut hadir mendampingi Presiden RI dalam peresmian JIIPE menambahkan, bahwa JIIPE terintegrasi dari seluruh keperluan yang dibutuhkan pengguna jasa, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi biaya logistik.

“Dengan adanya kawasan industri JIIPE, diharapkan dapat menekan ongkos produksi, termasuk distribusi barang, serta JIIPE berfungsi sebagai kawasan industri dan pelabuhan yang ideal di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini.

Dengan nilai lebih itu, perusahaan yang bergabung dalam JIIPE menjadi lebih kompetitif dan lebih berkembang dibandingkan tempat lainnya,” tutupnya. (Sa/Man)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

JAWA TIMUR

Masyarakat Tidak Mampu Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis Dari PERADI

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Foto : Pelaksaanaan Raker 1 DPC PERADI di Hotel Elmi, Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net – Rapat Kerja (Raker) I DPC Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Surabaya memprioritaskan pelayanan hukum pada masyarakat tidak mampu ataupun kurang mampu yang mencari keadilan hukum.Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI siap membantu mereka yang kurang mampu tanpa dipungut biaya apapun. Acara PERADI Kali ini diadakan di Hotel Elmi Surabaya, Sabtu (21/4/2018) Sore.

Menurut Hariyanto SH MH , bahwa PBH PERADI siap melayani masyarakat kurang mampu yang mengalami masalah keadilan hukum, tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Lebih lanjut Hariyanto, bahwa PBH sudah dibentuk di Surabaya dan telah tersebar di 74 DPC PERADI di Indonesia. Anggota PERADI Surabaya mencapai sekitar 1.800 yang aktif dan mereka diverifikasi setiap tiga tahun.

Pencari keadilan yang membutuhkan advokat , silahkan menghubungi kami.Insyaa Allah tanpa dikenakan biaya (gratis,red),” katanya.

Raker PERADI juga membahas tentang perlindungan terhadap anggota yang terkena masalah hukum. Pembelaan profesi advokat sudah dilaksanakan melalui DPC PERADI Surabaya dan tidak dipungut biaya.

Bagi anggota yang melanggar kode etik tidak akan segan- segan disanksi. PERADI mempunyai tujuan yakni mencetak advokat tangguh dan profesional. Para lulusan advokat dari PERADI akan menjadi advokat tangguh dan mumpuni.

Atas dasar itulah, PERADI menyelenggarakan pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) dengan bekerjasama dengan UNAIR setahun sekali. Pada 24 April akan dilakukan pembukaan PKPA di UNAIR,sedangkan tanggal 4 Mei bekerjasama dengan UBHARA, pihak UNTAG sudah berjalan dan besok terakhir. Kerjasama dengan UWK sudah berakhir.

Pada dasarnya, advokat tidak bisa dituntut secara hukum untuk membela klien di pengadilan dan di luar pengadilan. “Akan diteliti segala bentuk pelanggaran etik atau pidana. Jikalau menyangkut etik akan diadili di dewan kehormatan dan baru ada sanksi. Kami ketat, agar tidak merugikan masyarakat yang membayar atau tidak,” tandasnya.

Baca Juga Menarik :   Hanyut di Sungai, Bocah Singosari Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Ditambahkan Hariyanto, untuk program kerja DPC PERADI Surabaya ada sinergi antara bidang satu dan lainnya agar tiapkali ada kegiatan akan melibatkan anggota.

“Perlu adanya sinkronisasi antar bidang. Harapan saya tidak ada lagi bidang rekan-rekan bidang menyatakan tidak dilibatkan. Kecuali hal-hal strategis dan insidentil,” bebernya.

Ke depannya, kata Hariyanto, dibutuhkan kerja produktif dan keterlibatan aktif para pengurus PERADI Surabaya.

Sementara itu,terpisah Abah Riyad mengatakan, dengan adanya raker ini diharapkan akan mampu meningkatkan harkat , martabat, dan kehormatan PERADI Surabaya di masa yang akan datang.

“PERADI akan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi nantinya,” kata Abah Riyad disela-sela dalam pembacaan doa yang dipanjatkan saat penutupan Raker PERADI Surabaya. (Firman)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Disperta Probolinggo Menyuguhkan Program Produk Unggulan Dalam Kegiatan SPKP Probolinggo

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

foto : kanan dari dua Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si Walikota Probolinggo

Probolinggo,lingkaran.net – Pemeritah kota  Probolinggo kembali menggelar (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo, acara event ini yang selalu menyedot animo ratusan ribu warga, baik dari dalam maupun dari luar kota Probolinggo. Kegiatan ini merupakan agenda pemerintah kota probolinggo yang selalu rutin diselenggarakan, (SPKP) Semarak Pagi Kota Probolinggo. Kali ini digelar di sepanjang jalan Sunan Ampel hari Minggu (22/04/18).

Acara SPKP ini dibuka langsung oleh walikota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, SH, M.si, beliau di dampingi beberapa pejabat yang ada dijajaran pemerintah kota Probolinggo. Pada stand Dinas Pertanian menyajikan berbagai macam produk unggulan dari kelompok tani dan UKM (Usaha Kecil menengah) bawah binaan Disperta ( Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan) Kota Probolinggo sendiri. Mulai dari tanaman organik maupun olahan makanan yang terbuat dari bahan hasil pertanian itu sendiri, dan yang paling diminati oleh warga Probolinggo adalah tanaman Aquaponik atau sering disebut juga dengan sebutan Hidroponik. Dalam kesempatan event berkelanjutan. Pemerintah Kota Probolinggo melalui  Dinas Pertanian menyuguhkan beberapa potensi unggulan di bidang industri pertanian.

Wali Kota Probolinggo Hj. Rukmini Buchori, S.H, M.Si saat berkunjung di stand Dinas Pertanian beliu berinteraksi secara langsung dengan salah satu pengunjung dan beliau juga menerangkan.’’ SPKP ( Semarak Pagi Kota Probolinggo)  merupakan kegiatan unggulan Pemerintah Kota Probolinggo. SPKP merupakan salah satu kesempatan dan jembatan bagi masyarakat Kota Probolinggo untuk memasarkan hasil produknya. Mungkin ada masyarakat kita yang punya produk baru di sinilah kesempatan untuk mengenalkan lebih luas produk masyarakat itu.’’ ujarnya.

Kegiatan SPKP (Semarak Pagi Kota Probolinggo) ini merupakan salah satu sebagai bukti kefokusan pemerintah kota Probolinggo dalam pelayanan terhadap warga kota Probolinggo khususnya, seluruh SKPD yang ada dibawah kepemerintahan kota Probolinggo juga menyuguhkan beberapa program pelayanan terhadap untuk kepuasan masyarakat kota Probolinggo, sehingga terwujud kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan SPKP ini. Harapan seluruh elemen masyarakat Probolinggo kegiatan seperti ini harus tetap diadakan sehingga masyarakat tahu tentang kebijakan dan program pelayanan terhadap kepuasan warganya.

Baca Juga Menarik :   Kurang Tanggapnya PEMKAB Gresik, Tiga Aliansi Lakukan Demo

Salah satu pengunjung  hadir dalam kegiatan SPKP. Nurul mengatakan.’’ bahwa dengan di adakannya kegiatan SPKP ini sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang banyak, juga masyarakat Probolinggo kususnya di bidang pertanian.’’ Terangnya. (Tim)

Share this
Continue Reading

JAWA TIMUR

Sungguh apes nasib Tersangka MU tertangkap polsek burneh

Jurnalis lingkaran.net

Published

on

Tersangka inisial MU serta barang bukti

Surabaya, lingkaran.net –  Sabtu,  21/4/2018 salah satu warga menangkap pencurian besi, telah melakukan penangkapan seorang yang diduga melakukan Tindak pidana Pencurian dengan pemberatan.

Inisial MU (46) tersangka asal warga Dusun Jipen Desa bejeman, Kecamatan Trageh,Kabupaten Bangkalan.

Kejadian pukul 01:30 Wib, pelaku pencuri kanal besi  WF jenis kanal H milik H.M.Gaffar selaku korban. awalnya  pelaku melakukan pencurian di depan bengkel mobil jalan.raya  keteng,kelurahan tunjung,kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan.

Saksi mata Farris (32) melihat kejadian pencurian, melaporkan ke pemilik besi H.M.Gaffar. Tayyib (46) saat membeli nasi goreng yang tidak jauh dari tempat kejadian, melihat mengangkut besi WF jenis kanal H kedalam kendaraan pick up, Tayyib dan  Faris berusaha mengejar kendaraan pick up. Tayyib bertanya kepada pengemudi kendaraan perihal besi yang diangkut dalam bak kendaraan tersebut dan pengemudi menjawab  besi yang diangkutnya  beli dari Mistar.

H.M.Gaffar  langsung mengecek besi miliknya dan tidak ada di tempat, lalu pemilik Melaporkan kepihak polsek Burneh Bangkalan.

AKP.Bidarudin.SH.kasubbag Humas Polres Bangkalan. Menerangkan” Dari hasil penangkapan tersangka, polsek Burneg Bangkalan berhasil mengamankan  Barang bukti, diamankan Kepolisian 1 (satu) unit Mobil mits pick up warna hitam Nopol M 8120 HB beserta STNK nya.1 potong besi WF jenis kanal H dengan panjang kurang lebih 3 meter,”terangnya

Saat ini pencurian diatur dalam 4 pasal KUHP. Yaitu pasal 362 tentang pencurian biasa, pasal 363 tentang pasal pencurian dengan pemberatan, pasal 364 tentang pencurian ringan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Selama ini yang menjadi perdebatan antara pencurian ringan dengan pencurian biasa. Apakah mencuri buah kakao, sandal jepit bekas dan sebagainya yang harganya Rp 2.500 masuk ke dalam pencurian biasa dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun atau masuk pencurian ringan yang ancaman maksimalnya 3 bulan penjara.(HDn)

Share this
Baca Juga Menarik :   Kasubag Bin Ops Polres Sampang Gelar Rakor Terkait Penetapan DPT Pilgub dan Pilbup
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!