Connect with us

HUKRIM

Saksi Utama ” Wartawan Wedus,… KAPOLSEK ,Kompol SUROSO diduga Rekayasa Sembunyikan Yudi.

Published

on

 

Surabaya, lingkaran.net – Paska Aksi Solidaritas wartawan berjumlah kurang lebih 50 wartawan dari berbagai media dan berbagai organisasi pers, yang melakukan konfirmasi dan klarifikasi secara serempak dan serentak di Mapolsek Sukomanunggal (25/1), terkait kirim pesan Whatshapp (WA) dari Kanitreskrim Sukomanunggal Misdianto ke wartawan salah satu media online bernama Ade.

Perlu diketahui kronologi kejadiannya, pada saat Ade mengirimkan berita tentang judi di wilayah hukum Polsek Sukomanunggal di nomer WA Misdianto, tidak disangka dijawab “Wartawan Wedus”. Dengan peristiwa itu terbentuklah solidaritas profesi wartawan untuk mengklarifikasi tentang hal itu ke Misdianto.

Dalam konfirmasi dan klarifikasi tersebut, Misdianto menjelaskan kalau pesan “Wartawan Wedus” tersebut salah kirim, sebenarnya pesan itu ditujukan kepada saudaranya yang juga wartawan bernama Yudi, yang pada saat itu minta sumbangan kambing untuk acara aqiqah, dan bersamaan dengan pesan Yudi, Ade juga kirim pesan sehingga tidak sengaja balasan Misdianto terkirim ke Ade, sehingga terjadi kesalapahaman, dikesempatan itu Misdianto minta maaf ke Ade dan para wartawan.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso juga meminta maaf atas insiden salah kirim pesan yang dilakukan Kanitreskrimnya, permintaan maaf dari Misdianto diterima baik oleh Ade, bahkan Ade berkata tidak akan meneruskan permasalahan tersebut ke jalur hukum.

Ditilik dari pertemuan sebelum aksi solidaritas konfirmasi di Polsek Sukomanunggal, di area Taman Hiburan Rakyat (THR) pada hari Rabu(24/1), ada pertemuan beberapa puluh wartawan dan dihadiri oleh Ade dan Zam Zami selaku pimrednya, dikesempatan itu Zamzami berujar, secara redaksi memaafkan, dan tidak meneruskan masalah tersebut di jalur hukum. Di kesempatan yang sama, saat Ade ditanya tentang masalah tersebut, Ade mengatakan, kalau Misdianto meminta maaf langsung kepada dirinya, akan dimaafkan, tetapi jalur pelaporan hukum tetap akan Diteruskan.

Dari perkataan Ade, yang akan tetap terus untuk pelaporan, terlihat makin banyak wartawan yang bergabung dalam aksi solidaritas tersebut, dan akan ikut kepolsek Sukomanunggal untuk konfirmasi dan  mengawal permasalahan itu sesuai ucapan Ade, tetapi sangat disayangkan para wartawan, apa yang dibilang Ade di THR berbeda dengan pada saat konfirmasi dan klarifikasi ke Polsek Sukomanunggal, Ade menerima maaf dari Misdianto dan tidak meneruskan pelaporan terhadap masalah itu.

Sebagian Wartawan sebenarnya akan memaafkan perbuatan Misdianto yang diduga melecehkan profesi wartawan dan diduga mengumbar kebencian sehingga diduga melanggar UU ITE, tetapi dengan catatan, Misdianto harus membuktikan kalau kejadian itu benar salah kirim, dengan dapat menghadirkan Yudi serta dapat memperlihatkan pesan WA antara Misdianto ke Ade dan Misdianto ke Yudi, sehingga bisa dibandingkan waktu pengiriman keduanya. Akan tetapi sangat disayangkan pada saat itu Misdianto tidak dapat memperlihatkan pesan tersebut karena telah di hapus dan tidak bisa juga menghadirkan Yudi.

 

Insert. Tampak yudi pakai topi

Dari penelusuran, ditemukan sosok yang diduga Yudi, dari sumber dilapangan, disebutkan kalau Yudi hadir pada saat Kapolsek Kompol Suroso beserta Kanitreskrim Misdianto didampingi humas Polrestabes Kompol Lily Djafar bertandang di kantor PWI Surabaya

Untuk menjernihkan permasalahan salah kirim, diharapkan supaya Kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso harus tegas menyingkapi permasalahan ini.

Seperti perkataan Kapolsek Kompol Suroso dihadapan para wartawan, memerintahkan Misdianto untuk menghadirkan Yudi, tetapi sampai berita ini dimuat, tidak ada tindakan dari Kanitreskrim Sukomanunggal ini menghadirkan Yudi, sehingga diduga Misdianto tidak menghiraukan perintah Kapolsek, yang secara hirarki aturan adalah atasannya.

Sampai saat ini saksi utama,Yudi belum bisa membuktikan terkait tulisan Aiptu Misdianto” WARTAWAN WEDUS ” , diduga di sembunyikan oleh Kapolsek Kompol, Suroso.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada kejelasan terkait pelecehan Profesi Wartawan,  maka dalam waktu dekat Solideritas Wartawan beserta lembaga Ormas akan kembali melakukan aksi dan akan mendatangi Polda Jatim….( 4gus22)

 

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: [email protected]

: 0821 3963 6484

RUANG IKLAN

Arsip

Kategori

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com