Connect with us
[metaslider id="4417"]

KRIMINAL

Tersangka Penembakan Mobil Dinas Cipta Karya ” Ery Cahyadi ” Terungkap Dari CCTV Dengan Sepuluh Kali Tembakan.

lingkaran.net

Published

on

SURABAYA,lingkaran.net – Tersangka penembakan mobil milik Pejabat Kepala Dinas perumahan rakyat, DCKTR (Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya )”Ery Cahyadi “Akhirya terungkap lewat rekaman CCTV di rumah korban.

Pelaku berinisiaal RM, diringkus oleh anggotanya tanpa perlawanan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, membenarkan dan mengatakan, jajarannya telah mengamankan seseorang berinisial RM yang diduga merupakan salah satu pelaku penembakan.

Pelaku Sudah diamankan, kemungkinan masih ada pelaku lain danasih dalam pengembangan ” ucap.  Kombes Pol Rudi Setiawan, Rabu 14 Maret 2018.

Mobil Inova yang berada di garasi rumah pribadinya  ditembaki sekitar sepuluh kali tembakan.

Dalam keterangan terpisah dirumah Pribadinya dikawasan kecamatan jambangan surabaya beliau mengatakan,belum tau motif pelaku menembaki mobilnya dan biarkan pihak kepolisian yang mengusutnya mas, ungkapnya kepada awak media lingkaran.net.

Sementara itu untuk mengembangkan pristiwa tersebut polisi mempelajari rekaman CCTV yang berada dirumah korban dan juga akan meminta keterangan dari beberapa saksi di tempat .

(Gus 22)

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

KRIMINAL

KAPOLDA JATIM, Musnahkan Miras Hasil Tumpas Narkoba 2018 Selama 12 Hari

lingkaran.net

Published

on

insert : KAPOLDA Jatim  Irjend Pol Drs. Machfud Arifin,SH

 

Surabaya, lingkaran.net – Dengan dipimpin langsung Oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH, serta disaksikan oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kejaksaan Tinggi dan juga awak media, Polda Jatim memusnahkan minuman keras (miras) dengan berbagai merk dan jenis yang merupakan hasil dari Operasi Tumpas Narkoba 2018 selama 12 hari.

Adapun barang bukti miras yang dimusnahkan pada hari Rabu, tanggal 25 April 2018 yakni, sejumlah 50.070 botol.

Kapolda Jatim Jenderal dengan 2 bintang dipundaknya tersebut mengatakan, dirinya merasa sangat miris, akibat dari peredaran miras tersebut dapat membuat nyawa orang melayang sia sia.

“Sementara dari hasil uji, miras tersebut yang mengandung alkohol 95%. Disulut api langsung terbakar, apalagi masuk tubuh,” Terang Sang Jenderal.

Kapolda Jatim menegaskan, telah menabuh genderang perang guna memberantas peredaran miras yang telah meresahkan seluruh kalangan masyarakat di jawa timur.

“Untuk seluruh jajaran Polda Jatim, baik tingkat Polres, Polresta, Polrestabes hingga Polsek harus tegas dan tanggap atas peredaran miras tersebut,” Ujarnya.

“Sedangkan bagi Kapolsek yang wilayahnya kecolongan, atau bahkan terdapat korban dari peredaran miras, maka, siap siap untuk saya copot dari jabatannya,” Tegas pemimpin polisi di Jawa Timur tersebut. ( Bairi )

Share this
Continue Reading

KRIMINAL

Wooww…Inilah Hasil Operasi 12 Hari, Kapolresta Sidoarjo Panen Kasus Narkoba dan Miras

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji saat Press Rellease tersangka bandar Narkoba dan Miras di Mapolresta Sidoarjo. (Foto Istimewa )

Sidoarjo, lingkaran.net- Genderang perang Polresta Sidoarjo dan jajarannya terhadap narkoba dan miras selama 12 hari di wilayah Sidoarjo telah dibuktikan dengan berhasilnya mengamankan sebanyak 90 orang yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras (miras). Barang bukti yang berhasil diamankan berupa ribuan botol miras dan puluhan ribu ganja, belasan ribu butir narkoba jenis pil yang terungkap di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dari hasil operasi mulai 13 sampai dengan 24 April 2018, selama 12 hari tersebut jajaran Polresta Sidoarjo berhasil menyita barang bukti sebanyak 20,365 kilo gram Ganja, 90,449 gram Sabu-sabu, 17.152 butir Pil LL, 65 butir Pil XTC dari 80 kasus.

Insert : Tersangka bandar Narkoba dan Miras beserta barang buktinya di Mapolresta Sidoarjo.


Dalam pengungkapan tersebut dua jaringan berhasil diungkap, yakni jaringan Gedangan dan Jaringan antar kota Medan – Sidoarjo. Dari 90 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut, seluruhnya merupakan pengedar, terdiri dari 88 laki-laki dan 2 orang Perempuan.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji kepada rekan media mengatakan, bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil dari operasi kewilayahan Tumpas Narkoba Semeru 2018, Rabu (25/4/2018).

Operasi digelar dalam rangka penanggulangan peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Dari operasi didapat miras sekitar 3.198 botol yang kita lakukan penyitaan dalam hasil kegiatan razia selama dua pekan,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Lebih lanjut Kapolresta Sidoarjo menjelaskan, bahwa di wilayah hukumnya masih belum ditemukan pabrik tempat pengolahan miras, sehingga memungkinkan pendistribusian miras-miras yang ada di sidoarjo berasal dari luar Sidoarjo. Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemberantasan serta pengawasan terhadap jalur-jalur yang menjadi transportasi pengiriman akan dilakukan penyekatan dan pemantauan secara khusus. (Ikhsan/fir)

Share this
Continue Reading

KRIMINAL

Belum Jera Pengapnya Rutan Medaeng, Narapidana Edarkan Sabu

KORLIP lingkaran.net

Published

on

Foto : Terdakwa saat sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Surabaya, lingkaran.net- Pria satu ini ternyata masih belum jera dan kapok pengapnya Rutan Medaeng. Masih berstatus narapidana dan mendekam di lembaga pemasyarakatan di Medaeng, warga Probolinggo berbuat ulah lagi.

Hari Selasa (24/04/2018) persidangan dengan terdakwa, Budiman bin Marsidi (21), asal Probolinggo yang tinggal di Jalan Simo Gunung Barat III/8 Surabaya, ini berlangsung di Ruangan Kartika Pengadilan
Negeri (PN) Kota Surabaya.

Persidangan yang dipimpin majelis Hakim Harijanto yakni dengan agenda bacaan tuntutan dari Jaksa Samsu.

Persidangan kali ini merupakan agenda bacaan tuntutan dari Jaksa Samsu. Terdakwa dinyatakan terjerat kasus Narkotika jenis Sabu-sabu ini selama 13 tahun penjara dan denda 1 miliar serta subsider 6 bulan kurungan.

“Perbuatan terdakwa, terbukti telah melanggar hukum sebaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Jaksa Samsu saat bacakan tuntutan dihadapan Ketua Majelis Hakim Harijanto.

Dalam perkara ini, Polisi menangkap terdakwa Aditya Dani Lesmana dan Tamara Rosadi di Jalan Simo Gunung Kramat Timur XVII/17b Surabaya, Rabu (18/10/2017) lalu, sekitar pukul 10.30 WIB. (Fir)

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!