Connect with us
[metaslider id="4417"]

SOSIAL

Wabup Situbondo Ikuti Panen Padi Perdana Sistem Organik

Biro Situbondo

Published

on

SITUBONDO, Lingkaran.Net- Wakil Bupati (Wabub) Situbondo Ir. H. Yoyok Mulyadi, M.Si melaksanakan panen perdana padi organik di sawah miliknya di Dusun Paser, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Senin, (16/04/2018)

Selain disaksikan KH. Zaki Abdulah pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam (PPMH) Panji Kidul, panen padi organik tersebut juga diikuti Camat Mangaran, Kadis Pertanian, kelompok tani, Polsek Mangaran, Danramil Mangaran serta berbagai tamu undangan lainnya.

Kepada jurnalis Lingkaran.net, Wabup Situbondo menerangkan, tujuan utama dari penanaman padi organik tersebut adalah untuk mengembalikan kesuburan tanah yang terdampak bahan kimiawi. Sehingga dengan pola penanaman secara organik dapat memaksimal hasil panen.

“Penanaman padi secara organik ini bisa menjadi alternatif para petani untuk meningkatkan tingkat kesuburan tanah tanpa campuran bahan kimia. Selain itu, juga bisa menjadi solusi petani dalam meningkatkan kualitas hasil panen. Misalnya, dalam 1 hektar jika mengunakan sistem organik bisa mencapai hasil 4 ton hingga 4,5 ton. Namun, jika menerapkan pola konvensional dapat menghasilkan panen sekitar 7 ton. Tetapi secara harga, nilai harga beras organik lebih tinggi daripada beras biasa,” jelas Yoyok Mulyadi

Sementara itu, KH. Zaki Abdullah pengasuh PPMH menuturkan, pihaknya sangat mendukung perbaikan kerusakan lahan pertanian dengan cara menggunakan sistem organik yang telah dicontohkan Wabub Situbondo.

“Saya berharap produksifitas sistem organik bisa tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat petani lainnya, serta bertambah luas lahan organik di Kabupaten Situbondo,” pungkas KH. Zaki Abdullah yang juga menjabat Ketua Ro’is Suriah PCNU Situbondo.

Uday

Share this
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

SOSIAL

Teguhkan Kebersamaan, Pendamping PKH Situbondo Gelar Anjangsana di WBS

Biro Situbondo

Published

on

SITUBONDO, Lingkaran.Net- Sebagai usaha membangun soliditas serta solidaritas antar sesama Pekerja Sosial di wilayah Kementrian Sosial, (Kemensos) RI, Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH), Supervisor, Administrasi Pangkalan Data (APD)/Operator dan Kordinator Kabupaten (KORKAB) Menggelar kegiatan Anjangsana di WaterBoom Situbondo, Rabu, (25/04/18)

Salahsatu pendamping PKH Kapongan “Sulhaedi” Mengatakan Bahwa, Anjangsana ini telah menjadi kesepakatan bersama untuk dilaksanakan dengan tujuan sebagai upaya mempererat silaturrahmi dan membangun kekompakan serta kebersamaan, oleh sebab itu seluruh pekerja sosial PKH dilingkungan Kabupaten Situbondo diwajibkan hadir dan berpartisipasi,

“Kegiatan semacam ini penting diselenggarakan karena selain dapat membangun kedekatan emosional juga bisa share informasi tugas dan tanggungjawab seputar PKH, bahkan dilain sisi merupakan bagian media merefresh pikiran setelah beberapa bulan dihadapkan dengan tugas-tugas dampingan” jelasnya

Turut hadir dalam Anjangsana kali ini Ir. M. Zainul Arifin, MP Selaku Kordinator Wilayah Jawa Timur II, dalam sebagian sambutannya beliau menyampaikan bahwa SDM PKH merupakan bagian dari pemerintah dalam hal ini KEMENSOS RI yang semestinya memiliki semangat nasionalisme serta mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan sebaik-baiknya, disamping itu pada tahun ini yang merupakan momentum pemilu bagi SDM PKH jangan sampai terlibat terhadap politik praktis sebab tahun ini merupakan tahun politik,

“Saya berharap tetap menjaga kekompakan dan membangun solidaritas meski ada perbedaan pilihan namun yang terpenting tetap fokus terhadap penyelesaian tugas dan tanggungjawabnya dengan baik sebagai Pekerja Sosial PKH” pungkasnya

Lebih dari itu Fakhry Akmal Aly Yasfin selaku supervisor PKH menjelaskan kegiatan anjangsana seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin karena dapat meneguhkan silaturrahmi dan menguatkan kekompakan antar sesama pekerja sosial baik pendamping, Apd, supervisor dan Korkab

“Melalui anjangsana begini benar-benar terjalin kekompakan sehingga apabila ada tugas dan kegiatan yang berhubungan dengan PKH dapat terselesaikan dengan baik dan sesuai harapan,” harapnya

Ar Rozy

Share this
Continue Reading

SOSIAL

Pendamping PKH Kabupaten Situbondo Semarakkan Kegiatan Anjangsana

Biro Situbondo

Published

on

SITUBONDO, Lingkaran.Net- Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melaksanakan anjangsana di wisata water boom situbondo (WBS) desa kotakan kecamatan penarukan kabupaten situbondo. Rabu, (25/04/2018).

Kholilah kardiana pendamping PKH Kecamatan Panji sebagai bagian Panitia pelaksana mengatakan bahwa, anjangsana ini merupakan suatu kesepakatan para pendamping karna harapan para pendamping tidak hanya kerja-kerja terus akan tetapi juga perlu direfres dengan mengagendakan anjangsana ditempat yang representatif.

“Anjangsana ini dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB dengan berbagai kemasan acara termasuk diawali dengan hiburan misalnya nyanyi bareng, permainan kekompakan dengan keterwakilan pendamping tiap kecamatan, perlombaan antar pendamping PKH, pemberian apresiasi atau hadiah, diskusi atau share informasi seputar PKH, dan selanjutnya diakhiri dengan mandi dikolam bersama,” ungkapnya.

Selain itu Ninda Hasminurhayati sebagai kordinator Kabupaten (KORKAB) PKH wilayah timur memberikan apresiasi atas terselenggaranya agenda anjangsana ini, sebab kegiatan ini merupakan ajang untuk mempererat tali silaturrahim dan tali kekeluargaan sesama pekerja sosial, apalagi para pendamping PKH bermacam-macam karakter dan terdiri dari berbagai desa di wilayah kabupaten situbondo oleh sebab itu harus ditingkatkan dan dikuatkan kebersamaannya,

“Sehingga apabila kekompakan dan rasa kekeluargaan tumbuh dari semua para pendamping saya kira apa yang akan menjadi tugas bersama selaku pendamping pkh akan terlaksana dengan baik” pungkasnya

Selanjutnya Ibu Korkab Ninda sapaan akrabnya menambahkan, para pendamping PKH kabupaten situbondo dibagi menjadi 2 wilayah, Pertama “Wilayah Barat (Wilbar)” Kedua “Wilayah Timur (Wiltim)” dan kebetulan anjangsana kali ini adalah tugas pelaksananya para pendamping wiltim yang terbagi menjadi 9 kecamatan antara lain Kecamatan Banyuputih, Asembagus, Jangkar, Arjasa, Mangaran, Kapongan, Panji, Situbondo dan Panarukan dan untuk kegiatan anjangsana berikutnya akan diprakarsai oleh pendamping Wilayah Barat,

Disamping hal diatas saya sangat bersukur pelaksanaan anjangsan ini dihadiri oleh kordinator wilayah (KORWIL) Jawa timur II bapak Moh. Zainul Arifin karna kehadiran beliau dari jauh-jauh hanya semata ingin mengetahui kebersamaan dan kekompakan para pendamping maupun pekerja sosial di kabupaten Situbondo.

“saya sampaikan ribuan terimakasih kepada seluruh panitia khususnya terhadap panitia inti delegasi pendamping pkh kecamatan panji, situbondo dan panarukan sebab mereka telah menunjukkan soliditasnya untuk mensukseskan acara anjangsana, dan terkahir saya berharap anjangsana ini akan dijadikan contoh anjangsana kedepannya dan dapat menjadi lebih baik,” tuturnya

Heriyan

Share this
Continue Reading

SOSIAL

Kuatkan Pemahaman Fiqih, KUA Jatibanteng Gelar Pengajian Fathul Qorib

Biro Situbondo

Published

on

SITUBONDO, Lingkaran.Net- Dalam rangka menambah ilmu pengetahuan Keislaman serta untuk mengasah kemampuan dalam bidang “Fiqh”, para pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jati banteng baik dari staf sampai dengan Penyuluh Agama Non PNS memiliki inisiatif bersama untuk melaksanakan sebuah kajian kitab kuning seputar Fiqh yang dikemas dengan arisan sebulan sekali di KUA Kecamatan Jati Banteng, 19/04

H. Buhadi sebagai Kepala KUA Jati Banteng menyampaikan bahwa latar belakang adanya pengajian ini berangkat dari sebuah kesadaran bersama serta motivasi pegawai serta penyuluh agama Non PNS agar selalu semangat belajar dan mendalami ilmu agama yang notabenenya merupakan tugas dan tanggung jawab di bidang ilmu agama terutama soal Fiqh, Sehingga melalui kegiatan mengaji kitab kuning ini dapat dijadikan sebuah dasar dan pemahaman dalam mengambil sebuah keputusan.

“Oleh sebab itu Kajian kitab kuning dapat mengantarkan penyuluh agama Islam Non PNS khususnya KUA Jatibanteng yang di wakili oleh ust. Ali Shodiq Aza menjadi juara 1 dalam lomba baca kitab kuning tingkat Fathul mu’in antar KUA se kecamatan yg ada di kabupaten situbondo dalam rangka HAB Kemenag yg ke 72”

Lebih lanjut H. Buhadi menjelaskan terkait kegiatan pengajian kitab kuning ini akan diusahakan berjalan Istiqomah, Sehingga dapat dijadikan barometer oleh petugas KUA dan penyuluh Agama mahir di bidang keagamaan serta maksimal melayani masyarakat, misalnya ketika ada masyarakat yang konsultasi masalah keagamaan sudah tidak kesulitan lagi dalam mencari rujukan sebagai refrensi.

“Disamping itu kegiatan semacam ini akan terus dilakukan untuk memberi motivasi agar semua terus belajar dan belajar dalam mendalami ilmu keagamaan terutama dalam hal Fiqh, selanjutnya kami berharap kepada semua pegawai KUA dan semua penyuluh agama Islam Non PNS, agar saling mendukung dan menjaga solidaritas serta soliditas demi terwujudnya cita-cita bersama yakni kemajuan KUA Jatibanteng. Pungkasnya

Mul_Msm

Share this
Continue Reading

PENGADUAN ONLINE

RUANG IKLAN ANDA

Arsip

Kategori

Trending

error: Content is protected !!