Connect with us

OPINI

Akankah Persebaya Konsisten di Liga 1 Tahun 2020 ??? Banyak pemain hengkang dan berpotensi menjadi Tim Musafir

Munawar

Published

on

Stadion Gelora Bung Tomo yang menjadi Home Base Persebaya dan akan direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U 20.

Surabaya, Lingkaran.net – Kompetisi liga 1 tahun 2020 hanya kurang 2 bulan lagi. Banyak tim-tim peserta yang sudah melakukan perombakan dan pembenahan untuk mengarungi liga yang sebentar lagi bergulir, Tidak terkecuali dengan Persebaya Surabaya.

Tim berjuluk Bajol Ijo yang menjadi kebanggaan Arek-arek Suroboyo ini juga tidak tinggal diam. Kehilangan beberapa pemain seperti Mizwar Syahputra, Diogo Campos, Octavio Dutra, Ruben Sanadi dan beberapa punggawa lainnya yang bersinar pada musim 2019 kemarin, membuat tim Persebaya harus segera melakukan perburuan pemain untuk melengkapi pos-pos yang masih kosong.

Dalam beberapa kesempatan, Coach Aji Santoso sempat melemparkan sebuah statement bahwa Persebaya akan melakukan Mega transfer yang membuat Bonek gembira, siapa nama pemain itu juga masih menjadi rahasia pelatih dan manajemen Persebaya.

Kejutan bursa transfer yang di janjikan masih belum menemui titik terang, Persebaya malah berpotensi kehilangan Osvaldo Haay, salah seorang pemain andalan Persebaya dan juga Timnas Indonesia. Pada latihan perdana yang dilakukan Persebaya, Osvaldo belum juga terlihat ikut berlatih bersama dengan pemain lainnya. Padahal Osvaldo masih terikat kontrak dengan Persebaya hingga 31 Januari 2020 mendatang.

Kekecewaan Bonek yang merupakan para pendukung setia Persebaya atas kebijakan manajemen atas bursa transfer pemain kali ini juga terlihat dalam beberapa akun media sosial yang menjadi forum komunikasi para Bonek.

Dalam mengarungi kompetisi liga 1 tahun 2020 kali ini, Persebaya sedang dalam ujian yang sangat berat. Selain harus berkompetisi di liga 1, piala Indonesia, dan juga Piala Presiden, Persebaya yang pada musim 2019 kemarin finish di posisi kedua juga harus menghadapi tim-tim kuat Asia lainya.

Masalah yang dihadapi Persebaya bukan hanya masalah Internal yang meliputi masalah pemain, akan tetapi Persebaya juga berpotensi menjadi tim musafir karena Stadion GBT (Gelora Bung Tomo), yang menjadi Homebase Persebaya tidak bisa digunakan karena akan direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U 20.

Sebenarnya Stadion Gelora 10 Nopember Tambak Sari adalah opsi lain yang diajukan oleh manajemen Persebaya kepada Pemkot Surabaya sebagai pengelola stadion, namun opsi tersebut juga ditolak oleh Pemkot Surabaya dengan alasan yang sama, bahwa Stadion tersebut juga akan direnovasi guna difungsikan sebagai tempat berlatih tim peserta Piala Dunia apabila Surabaya ditunjuk menjadi salah satu penyelenggara.

Semoga sebelum batas akhir bursa transfer pemain ditutup, Persebaya sudah mendapatkan pemain yang dikehendaki sehingga bisa bersaing di Kompetisi domestik maupun Asia serta bisa menemukan titik terang yang menjadi Win-Win solution atas Home Base Persebaya Surabaya.

( ALAS )

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com