Connect with us

HUKRIM

Banyuwangi Kembali di Gemparkan Oleh Unggahan Video Kekerasan di Dunia Pendidikan

Adi Prayitno

Published

on

Unggahan Video Kekerasan di Dunia Pendidikan di Banyuwangi
Banyuwangi, lingkaran.net – Dugaan kekerasan terhadap anak di dunia pendidikan kembali terjadi, hal ini di ketahui dari Video yang di posting oleh akun Facebook dengan nama Eva Kendedes Halilintar di group Informasi Banyuwangi yang saat ini lagi viral.
Dalam video yang berdurasi  15 detik tersebut sangat nampak jelas seorang anak yang sedang di jadikan sasaran tendangan oleh siswa lain sebelum akhirnya di tendang dari belakang oleh siswa lainya lagi sehingga anak tersebut jatuh di selokan, bahkan setelah jatuhpun masih di tendang kepalanya. Anehnya tidak ada satupun siswa lain yang coba menolong, bahkan terdengar suara ketawa dari murid murid lain.
Video yang di ugggah tersebut sontak menimbulkan gejolak dan menuai berbagai komentar panas dari netizen, dari komentar yang mempertanyakan kontrol dari pihak Sekolah, meminta pertanggung jawaban di depan hukum, dan bahkan ada yang akan membawakan golok andai yang ditendang dalam video tersebut adalah keluarganya.
Daei video yang beredar terlihat jelas bahwa pada belakang kaos siswa yang menendang dari belakang tertulis jelas SMPN 1 Songgon, dari situ netizen menyimpulkan bahwa tempat kejadian kekerasan tersebut adalah SMPN 1 Songgon. Salah satu aktivis dan pegiat media Jalu Sinaban dalam statmentnya sangat menyayangkan peristiwa di video yang sekarang lagi viral tersebut, “Video kekerasan itu sangat memalukan dunia pendidikan khususnya di Banyuwangi, secara tidak langsung pihak Sekolah tempat kejadian dalam video harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di antara anak didiknya, soalnya ini terjadi dalam lingkungan sekolah. Ini juga menunjukkan indikasi lemahnya pengawasan sekolah terhadap siswa di lingkungan sekolahnya, dan menyangkut moral siswa bisa di bilang sekolah ini gagal dalam mendidik dan membentuk moral siswa, buktinya dalam video kelihatan jelas banyak siswa di situ, tapi kenapa tidak ada satupun yang menolong saat salah satu teman mereka di hajar?di mana kepekaan hati mereka?di mana letak jiwa sosial dan moralitas mereka” papar Jalu dengan nada marah.
“Saya dan beberapa teman aktivis dan media akan berusaha secepatnya mengkonfirmasi pihak Sekolah SMPN 1 Songgon tentang kebenaran dan ke absahan video tersebut, dari situlah kami akan menentukan langkah selanjutnya untuk menyikapi peristiwa kekerasan tersebut”pungkas Jalu sinaban.(LN Bwi)
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com