Connect with us

JAWA TIMUR

Biaya Kelulusan di Keluhkan Walimurid, Komite Siap Kembalikan Dana Yang Tak Terpakai

Adi Prayitno

Published

on

Banyuwangi, lingkaran.net-Pungutan biaya kelulusan SMPN 1 Siliragung di keluhkan beberapa wali murid, hal tersebut di picu adanya perubahan besaran biaya kelulusan yang mencakup dana Peran Serta Masyarakat (PSM), Bimbingan Belajar (Bimbel), serta acara wisuda yang awalnya disepakati oleh pihak sekolah, komite, serta wali murid dan telah tertuang dalam surat pernyataan bermaterai sebesar total 1 juta rupiah, kini ternyata menjadi 1,8 juta rupiah.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh salahsatu wali murid SMPN 1 Siliragung berinisial R, beliau mengaku kecewa dengan perubahan tersebut.

R menyatakan bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini, ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana namun dana tetap diminta untuk membayar penuh, hal inilah yang di keluhkan wali murid. Yang lebih memprihatinkan adalah perubahan nominal dari 1 juta rupiah melonjak fantastis menjadi 1,8 juta rupiah.

“Se ingat saya awalnya sudah disepakati jika sumbangan PSM, Bimbel dan Wisuda total berjumlah 1 juta rupiah mas, tapi tidak tahu dengan alasan apa tiba-tiba naik menjadi 1,8 juta, padahal saat wabah Corona ini ada beberapa kegiatan yang batal dilaksanakan”,jelas R.

Sugiyanto selaku ketua komite SMPN 1 Siliragung saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku masih belum bisa memberikan penjelasan karena terkendala situasi Pandemi Covid-19.

Sugiyanto dalam statmentnya memastikan bahwa bila ada dana yang tidak digunakan di pastikan dana itu akan di kembalikan melalui mekanisme yang akan dibicarakan dengan pihak sekolah terlebih dahulu.

Melalui pesan WA Sugiyanto mengatakan “Maaf, saya belum bisa menjelaskan,tentunya dengan adanya masalah proses pendidikan yang terganggu oleh kasus Covid 19 harus ada evaluasi tentang sumbangan tersebut,karena situasi yang belum memungkinkan sampai saat ini memang belum kami lakukan dengan pihak sekolah,
kita tinggal tunggu waktu yg tepat untuk evaluasi dan kami juga tidak ingin merugikan wali murid”, papar Sugiyanto kepada wartawan saat di konfirmasi pada hari Sabtu (23/5/2020).

“Pada saatnya insyaallah komite dan sekolah pasti duduk bersama untuk membicarakan hal ini, namun saat ini situasinya masih harus sosial Distancing, semoga habis lebaran kami bisa membuat laporan pertanggungjawaban, dan kegiatan yang tidak dilaksanakan dana tentunya juga masih utuh, cuma mekanisme pengembaliannya ini yang harus kita bicarakan dengan pihak sekolah tentunya”, pungkas Sugiyanto.

Kepala sekolah SMPN 1 Siliragung Munawaroh saat di konfirmasi melalui pesan diponselnya hingga saat berita ini ditayangkan belum dibalas.(Tim)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com