Connect with us

HUKRIM

Cabuli 6 Anak, Kepsek Asal Pati Diamankan Ditreskrimum Polda Jatim

Avatar

Published

on

Tersangka kasus pencabulan yang diperlihatkan Direskrimum Polda Jatim kepada rekan-rekan wartawan saat acara Konferensi Pers.

Surabaya, Lingkaran.net- Akibat melakukan pencabulan kepada 6 Anak Siswa, Kepala sekolah (Kepsek) SMP Lab School Unesa Surabaya diamankan Polda Jatim. Melalui Unit 1 Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan disertai pencabulan terhadap anak dibawah umur, Jumat (05/07/2019).

Menurut Keterangan Kasubdit IV, AKBP Fisto Ari Permana mengatakan, Adapun TKP di SMP Lab School Unesa Surabaya tepatnya di kelas dan musholla sekolah. “Sebanyak 6 anak jadi korban pencabulan dan rata-rata korban berumur 15th. Tersangka adalah Kepala sekolah SMP Lab School yakni AS (40) asal pati warga desa Trosobo kecamatan taman sidoarjo,” Bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kronologis terungkapnya kasus berawal dari pertemuan pelapor mengadakan pertemuan dengan para walimurid membahas nilai pelajaran yang menurun, kemudian salah satu walimurid mengatakan bahwa anaknya telah dicabuli oleh tersangka AS. Dan pada tanggal 08 April 2019 para walimurid sepakat melaporkan kejadian tersebut ke SPKT polda jatim.

Adapun modus operandi tersangka dalam melancarkan aksinya yakni memukul punggung korban dengan pipa paralon pada saat sedang wudhu dan berzikir yang kemudian memeras kemaluan korban.

“Kepada tersangka akan dijerat dengan pasal 80 dan atau pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” Tandas AKBP Fisto Ari Permana Kasubdit IV Ditreskrimum didampingi oleh Kanit I Renakta Kompol Sintamau kepada rekan-rekan media.

Ditambahkan oleh pemerhati sekolah bahwa pemerintah harus membuat regulasi yang lebih ketat kepada seluruh perangkat yang berada dilingkungan sekolah termasuk tukang kebon. Ditambahkan bahwa kasus sekarang ini merupakan kasus yang terjadi di tahun 2019 cukup banyak korban. Sedang pada tahun 2018 korban hanya 3 atau 4 korban dalam lingkungan sekolah. (Fir)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com