Connect with us

Mitra TNI-Polri

Dalam Sepekan, Polresta Sidoarjo Ungkap 38 Kasus dan Sita Narkotika Jenis Baru

Avatar

Published

on

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho didampingi humas dan Satnarkoba saat memperlihatkan tersangka dan hasil tangkapannya dalam sepekan saat Konferensi Pers.

Sidoarjo, Lingkaran.net- Polresta Sidoarjo dalam kurun satu bulan Jajaran Satresnarkobanya berhasil mengungkap 38 kasus peredaran Narkoba di wilayah hukumnya dan meringkus 40 tersangka, terdiri dari 37 pria,2 wanita dan 1 seoran Banci alias Waria.

Dalam keterangannya Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho didampingi Kasatnarkoba AKP Indra dan Humas Polresta Sidoarjo saat Konferensi Pers mengatakan, Sidoarjo adalah wilayah yang strategis bagi bandar Narkotika mengedarkan barang haram tersebut, mereka dengan berbagai cara memasok barang haram tersebut melalui Terminal, Bandara Internasional, Pelabuhan dan beberapa transporter antar pulau karena banyak cara dan mudah.

“Dari tangan pelaku yang kita tangkap, kami berhasil dapatkan sabu-sabu jenis baru, bentuknya semacam pil Extacy tapi sudah dihaluskan. Untuk pemakaianya tidak memakai bong melainkan dicampur dengan air,”Ungkap Zain, Kamis (30/1/2020).

Lebih lanjut orang nomor satu di Polresta Sidoarjo memaparkan, Barang tersebut yang kita sita adalah Narkotika jenis baru,dan pertama kali masuk di wilayah Sidoarjo, Proses selanjutnya kita akan kembangkan spesifikasi Narkoba baru tersebut.

“Dalam sepekan ini, Anggota kami jajaran Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap jaringan peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Sidoarjo, rata-rata semua tersangka adalah sebagai pengedar,”Urainya.

Kapolresta menambahkan, iya memang betul, Kabupaten Sidoarjo ini adalah wilayah yang mudah untuk mengedarkan Narkotika di Jawa Timur,dari jaringan nasional hingga jaringan internasional, maka dari itu kita selalu adakan patroli wilayah dan memperketat penjagaan wilayah.

“Pihak kami juga mengamankan sejumlah barang bukti 3 pistol revolver,sabu-sabu seberat 323,41 gram, Pil ekstasi sebanyak 1321 butir, uang tunai sebesar 1 Juta rupiah serta sebuah bong alat hisap. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 111,112,114 Undang-Undang Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 196, Pasal 197 UU nomer 36 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” Pungkas Kombes Pol Zain. (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com