Connect with us

HUKRIM

Dalam Waktu Satu Jam Polsek Sukolilo Tangkap Pelaku Pembunuh Pengroyokan di Wilayah Semampir Kanitreskrim Polsek Sukolilo : Dua dari dugaan lima tersangka pembunuhan berhasil kita tangkap.

Avatar

Published

on

Kanitreskrim Polsek Sukolilo Surabaya Iptu Zainul Abidin, SH.

Surabaya, Lingkaran.net- Peristiwa naas menimpa Arisky Tri Yulianto (26) warga Semampir Tengah. Pemuda ini meregang nyawa akibat dikeroyok oleh lima orang di daerah Medokan Semampir Surabaya Pada Hari Sabtu Tanggal 1 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari hasil sementara penyelidikan polisi, kejadian itu dipicu perselisihan setelah adanya Pesta Minuman keras (Miras) di Wilayah Medokan Semampir Warkop D Surabaya.

Dalam keterangannya Kapolsek Sukolilo AKP Subiantana melalui Kanitreskrimnya Iptu Zainul Abidin mengatakan pengeroyokan itu terjadi di Blok A Medokan Semampir pada Sabtu dinihari. Ada tiga korban yang dikeroyok, Dua diantaranya berhasil kabur dan melarikan diri.

“Kedua belah pihak sama-sama dalam keadaan mabuk lalu terjadi cekcok dan salah paham akibat habis pesta Miras jenis Arak Cukrik,” Ungkap Iptu Zainul Abidin, Selasa(4/8/2020) sore.

Ditambahkannya, Dari lima orang pelaku yang teridentifikasi, polisi telah mengamankan dua orang yakni inisial MI (16) dan IR (17) warga Medokan Semampir sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah adanya laporan dari teman korban, Pukul 02.30 WIB Tim anggota reskrim Polsek Sukolilo segera menuju TKP dan pukul 03.30 WIB Alhamdulillah tersangka bisa kami tangkap di rumahnya masih dalam keadaan mabuk dalam pengaruh Miras
Korban Arisky tewas setelah dikeroyok pelaku.

“Dalam waktu sekitar satu jam kita bisa tangkap tersangka, Tiga tersangka kami tetapkan DPO. Dua Pelaku yang kita tangkap merupakan residivis kasus kepemilikan Senjata tajam (Sajam) Tahun 2018 Polsek Sukolilo,” Beber Abidin panggilan akrab Kanitreskrim Polsek Sukolilo.

Ucapan Berbela Sungkawa dari keluarga korban.

Abidin menjelaskan, Pelaku menusuk menggunakan Sajam jenis pisau lipat di daerah pusarnya. Sekali tusuk korban meninggal seketika.

“Pisau dibeli pelaku lewat Online seharga Rp. 50.000,-. Sehabis menusuk korbannya, Pelaku membuang pisau lipatnya di sungai dekat lokasi kejadian,” Jelasnya.

Pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan guna penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Termasuk memburu terduga pelaku lainnya. “Proses hukumnya akan ditegakkan sesuai hukum yang ada. Kami amankan dari tangan pelaku di lokasi TKP berupa barang bukti pisau lipat, sandal pelaku, kunci motor dan pakaian korban. Doakan semua pelaku yang DPO agar cepat kita tangkap,” Pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Tegalsari saat di Wawancarai. (Fir)


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com