Connect with us

PERISTIWA DAERAH

Di Duga Lakukan Pungli, Oknum Perangkat Desa Sumput Gresik di Laporkan Ke Kejaksaan

Avatar

Published

on

Gresik,Lingkaran.net – Diduga melakukan Pungutan liar (Pungli), pada warganya terkait pengurusan akte kelahiran dan pembuatan E – KTP kepada sejumlah warga setempat,oknum perangkat Desa Sumput Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Jawa Timur di laporkan ke Kejaksaan Negeri Gresik, Rabu (20/05/2020).

Warga yang terusik ketenanganya di dampingi kuasa hukumnya,lantaran berita yang beredar melalui media online terkait oknum perangkat desanya,datang ke Kejaksaan untuk lapor perlakuan perangkat desa yang tak lazim tersebut.

Menurut pengakuan 4 orang warga setempat, oknum perangkat Desa tersebut di duga telah melakukan pungutan liar (pungli) dengan data sebagai berikut, Bahwa untuk pengurusan E – KTP,akta dan Kartu Keluarga pada Ibu Khuzaimatul ummami,ia dikenakan biaya dengan jumlah 1,4 juta,yang kedua Suono,pihaknya mengurus Kartu Keluarga dikenakan tarif 500 ribu rupiah,yang ketiga Gufron,pihaknya meminta tolong untuk cabut berkas/bendel dan membayar sejumlah 300 ribu rupiah, dan yang ke empat Sulami, pihaknya mengurus E – KTP dan membayar 150 ribu rupiah.

Semua data tersebut sudah terlampir dalam berkas laporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri Gresik sebagai acuan pengembangan penyelidikan dan penyidikan pada instansi terkait,bila oknum tersebut memang terbukti bersalah warga meminta di proses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.Karena perlakuan tersebut di nilai tidak pantas d i lakukan oleh seorang publik figur.

“Kita merasa terdholimi mas,atas perlakuan oknum perangkat desa kami,dan biaya tersebut memang benar adanya,”ujar salah satu perwakilan ke empat orang yang ikut hadir di kejaksaan.

Sementara Kuasa hukum warga,Soegeng Hari Kartono SH dan rekan kepada puluhan insan pers yang hadir saat mendampingi warga di Kejari Gresik,pihaknya mengatakan, kebetulan kita dan kawan – kawan yang di tunjuk warga untuk mendampingi,dan pada hari ini Rabu (20/5) warga telah memberikan mandat pada kami untuk mengawal kasusnya,surat kuasa dari warga sudah kita tanda tangani.

“Laporan pengaduan dari warga sudah kita masukan di Kejari dan sudah di terima oleh sekretariat,Kasi Pidsus sudah kita hubungi,pihaknya menyampaikan akan mempelajari berkas yang kita ajukan,dan segara akan menindak lanjuti kasus ini,”pungkas Sugeng.(Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com