Connect with us

NTT

DIDUGA MAN 1 MANGGARAI -NTT BERMASALAH,PMM KEMBALI TURUN KE JALAN

Putra Flores

Published

on

Pergerakan mahasiswa manggarai (PMM) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan plataran madrasah aliyah negeri 1 manggarai ( man 1 manggarai) Terkait dengan indikasi pungutan liar.

Labuan Bajo, Lingkaran.Net-Pergerakan mahasiswa manggarai (PMM) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan plataran madrasah aliyah negeri 1 manggarai ( man 1 manggarai) Terkait dengan indikasi pungutan liar, Kamis (5/9/2020),Lalu.

Aksi unjuk rasa ini di lakukan karena tidak adanya solusi yang di hasilkan dari pertemuan tanggal 25 agustus antara pihak man 1 manggarai dan pihak pmm.

Dodi selaku jendral lapangan. Dalam orasinya Mengataka kalau aksi yang di lakukan adalah sebagai bentuk Mosi ketidak percayaan terhadap kepala man 1 manggarai yang tidak memenuhi permintaan pada tanggal 25 agustus untuk mengadakan rapat terbuka bersama komite, walimurid dan pmm

“Kami suda menunjukan etikat baik kami terhadap man 1 manggarai dengan memenuhi panggilan untuk beraudiensi terkait indikasi pungli. Dan kami meminta rapat terbuka jika ini beraudiensi terkait ini. Namun sampai hari ini belum di adakan rapat terbukanya. Tutur dodi

Dodi juga menambahkan kalau indikasi pungli yang di tujukan oleh pmm terhadap man 1 manggarai akan bertanggung jawab penuh dan akan di proses ke meja hukum.

“Kami secara kelembagaan akan melakukan langka kongkrit terkait kasus ini. Bagaimana tidak kebijakan yang mengharuskan calon siswa baru membayar uang sebesar Rp. 825. 500 itu tidak melalui rapat komite dan wali murid. Sehingga terkesan keputusan ini di ambil secara sepihak dan jelas telah menyalahi aturan yang ada. Maka kuat dugaan kami pengalokasian dana itu tidak jelas nanti nya.”

” bukan itu saja, kami juga mendapatkan kalau setiap siswa Man 1 manggarai wajib membayar iuran pramuka dan osis dengan jumlah Rp. 60.000/semester. Na ini yang menjadi temuan baru dan memperkuat indikasi pungli kami. Masa siswa harus membayar lagi iuran exscool siswa. Sedangan itu suda jelas dalam pedoman pengelolaan dana bos mengatur untuk mengakomodir exscool siswa suda terdapat dalam dana bos.”

Dodi juga mengakatan kalau dalam tubuh man 1 manggarai itu banyak kerancuhan sistem yang tidak mengacu pada aturan. Sehingga yang menjadi korba adalah siswa, calon siswa dan orang tua murid man 1 manggarai.

“Dalam kurun waktu dekat kami akan lakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kementrian agama, badan pemeriksa keuangan dan akan di lanjutkan pengaduan pada pihak aparat hukum polres manggarai untuk mengusut kasus dugaan pungutan lian serta pengelolaan anggaran yang berada di tubuh man 1 manggarai.” tutup dodi (BM)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com