Connect with us

HUKRIM

Iming – Imingi Imbalan Uang dan Ngopi Gratis, MNM Lakukan Aksi Bejatnya

Avatar

Published

on

Kabidhumas Polda beserta Direskrimum Polda Jatim didampingi Kak Seto saat memperlihatkan tersangka pencabulan dalam Konferensi Pers.

Surabaya, Lingkaran.net- Kali ini Bertempat di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol. R. Pitra Andrias Ratulangie didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera melakukan Konferensi Pers terkait Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual Anak dibawah Umur, Jum’at (29/11/2019).

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Bahwa Unit III /Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengamankan Tersangka berinisial MNM (50) alamat Ds. Boyolangu Kec. Boyolangu Kabupaten Tulungagung, yang mana telah melakukan perbuatan asusila terhadap 6 anak dibawah Umur. “Mereka adalah IW, MWN, FYS, RNA, CL, RD,” Jelasnya.

Lebih lanjut Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R. Pitra Andrias Ratulangie didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dan Seto Mulyadi (Kak Seto) yang hadir saat Konferensi Pers menjelaskan, Bahwasanya sekitar Tahun 2008 pelaku ini sudah memiliki kebiasaan suka dan hasrat kepada anak-anak dibawah umur.

“Tersangka MNM sebagai pemilik warung kopi, hal itu dimanfaatkan tersangka untuk membujuk korban dengan memberi minum kopi gratis dan memberikan imbalan uang saat melancarkan aksi bejatnya melakukan tindakan sodomi. Dengan dalih pelaku meminta nomor telepon Whatsaap korban dan mengajak para korban tersebut ngopi gratis kembali, setelah ngopi tersangka menyuruh korban untuk masuk kedalam kamar mandi bahkan korban di iming-imingi imbalan sejumlah uang dan selanjutnya korban diajak kerumah pelaku untuk melakukan kegiatan asusila,” Bebernya.

Lebih lanjut Pitra mengatakan, Pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan cara meraba-raba dan mengulum alat kelamin hingga keluar air mani, bahkan ada korban yang disodomi oleh pelaku.

“Atas kejadian tersebut, selanjutnya korban RNA bersama Unit Perlindungan Anak Kabupaten Tulungangung, lalu melaporkan tersangka ke SPKT Polda Jatim. Pelaku akhirnya dapat diamankan oleh anggota Unit IIl/Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim pada kamis ( 21 Nopember 2019 ) Sekitar Pukul 13.00 WIB oleh anggota Unit III Asusila pada saat sedang menjaga toko elektronik di Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung,” Tambahnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 Jo UU RI No 23 tahun 2003 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com