Connect with us

PERISTIWA DAERAH

Ini Kata Cak Sam, Terkait Meninggalnya Spesies Burung yang Dilindungi

Avatar

Published

on

Cak Sam, Bacawali Kota Surabaya 2020-2025 lewat jalur Independen angkat bicara soal meninggalnya Spesies Burung yang dilindungi mati dengan cukup mengenaskan.

Surabaya, Lingkaran.net– Terkait adanya Beberapa spesies burung dilindungi yang dikabarkan ditemukan dalam kondisi mati tergantung di salah satu pohon di hutan Mangrove Wonorejo di kawasan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) membuat Bacawali Kota Surabaya Samuel Teguh Santoso dari Jalur Independen angkat bicara.

Samuel yang biasa dipanggil Cak “Sam” mengatakan, Mendengar dan mendapatkan kabar adanya spesies burung yang di lindungi mati ditembak dan tergantung di Pohon rasanya sedih sekali.

“Warga Surabaya harusnya paham bahwa spesies yang dilindungi apapun bentuknya wajib dilindungi sampai kapanpun. Sebab saat ini kehidupan hewan-hewan yang di lindungi semakin menurun dan hampir punah, maka kami sarankan seluruh warga Surabaya wajib melindungi satwa-satwa yang dilindungi,” Ungkap Cak Sam Warga Kebraon Surabaya, Senin (7/10/2019).

Lebih lanjut Bacawali Kota Surabaya 2020-2025 lewat jalur Independen ini menambahkan, Bahwa Kepedulian menyangkut tumbuh kembang satwa di Kawasan Mangrove ini menjadi tugas bagi kita semua. DiKarenakan satwa liar yang ada juga memiliki peran terhadap ekosistem mangrove.

“Wisata Mangrove disamping kaya dengan keragaman flora dan faunanya ternyata juga sebagai tempat transit rutin burung yang migrasi dari Australia ke Siberia.

Spesies Burung yang dilindungi mati dalam keadaan tergantung di Kawasan Hutan Mangrove Surabaya. Foto : Agus Azhari.

“Diketahui dua spesies, yaitu Raja Udang Biru (empat ekor) yang merupakan spesies penetap dan Cekakak Suci (satu ekor) yang merupakan burung migran asal Australia. Perlu diketahui, aktivis Wildlife Photography Surabaya, Agus Azhari saat mau melakukan Pemotretan menemukan burung-burung tersebut mati dalam keadaan tergantung di Pohon dan semua kakinya terikat,” Tandasnya.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, spesies Raja Udang Biru atau small blue kingfisher (SBKF) merupakan salah satu spesies yang dilindungi, dan masuk The IUCN Red List of Thereatened Species.

Cak Sam yang juga menyukai Satwa Spesies burung pun sangat sedih dan mengutuk perbuatan apa yang telah dilakukan pembunuh burung yang dilindungi tersebut.

“Semoga pelaku pembunuh Spesies burung tersebut dapat segera ditemukan oleh pihak berwajib,” Pungkasnya. (Fir)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com