Connect with us

PERISTIWA DAERAH

Jaga kondusifitas Jatim dan Surabaya, Tidak Ada Dualisme Kepengurusan di Tubuh LMP Randy LL : Hasil MTDP di Balikpapan Terpilihlah Ketum Kita Bang Arsyad Cannu., Kepimpinan Bang Adek Erfil Manurung Masa Bhaktinya Sudah Habis.

Avatar

Published

on

Ketua dan Pengurus LMP Mada Jatim .

Surabaya, Lingkaran.net– Legalitas dari Ormas LMP baru-baru ini dipertanyakan dan terkait Statement dari Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Jawa Timur, Sugeng Hariadi, S.E., dengan Ketua Umum Ade Manurung mendapatkan respon dari Ketua Markas Daerah (Mada) Provinsi Jawa Timur R Randy L dengan Ketua Umum Arsyad Cannu angkat bicara yang terpilih dari Hasil Musyawarah Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) LMP yang digelar November Tahun 2019 yang lalu di Balikpapan, Kalimantan.

Randy LL Selaku Ketua Mada Jatim mengatakan, Tidak ada dualisme kepengurusan di tubuh LMP, mereka jalan, kita juga jalan. “Kepengurusan sesuai AHU sudah berakhir pada Tahun 2019. Dan di Menkumham AHU LMP diblokir,” ungkap Randy yang didampingi sekretaris Mada LMP Jawa Timur, H.Moch. Mujibburochman, Bendahara Mada Jawa Timur, Ir Hudiyanto T, Wasekda I Carlo D Noor, Wasekda II WH. Doni, Wasekda III Moch Irfan, T.,  Wakil Bendahara Hani, Koordinator Polhukam Mijoto, S.H., Kabiro Polhukam Sri Sudarti, S.H., M.Hum., dan LBH LMP Jatim Kukuh P, S.H., serta  Dandensus Satna Khanti Krisnusada, Selasa (11/8/2020).

Dikatakannya, Sebenarnya Sugeng Hariadi alias Sulaiman alias Leman adalah teman dan sahabat saya. Makanya kita ambil santai saja. Ini bermula masa habis dan pembekuan Ketum Adek Manurung.

“Dewan Pendiri melaksanakan Musyawarah Tinggi Dewan Pendiri (MTDP), sesuai AD/ART dan akte. Bahwasanya pembekuan, pelantikan Ketua Umum (Ketum) dilakukan Dewan Pendiri. Makanya dilakukan MTDP (Musyawarah Tinggi Dewan Pendiri) di Balikpapan tahun lalu, dan kebetulan saya ikut,” Beber Randy saat berada di Kantor Mada LMP Jawa Timur di Jalan Arief Rachman Hakim no. 51, Ruko Klampis 21 blok H-10, Surabaya.

Dijelaskannya, Dari hasil itu terpilihlah Ketum kita Bang Arsyad Cannu. Dan bang Adek Erfil Manurung masa bhaktinya sudah habis. Dan AHU Menkumham yang mereka sebutkan sudah terblokir, menurut hemat saya, kalau sudah terblokir berarti sudah tidak berlaku, kalau berlaku nggak mungkin akan diblokir,”Jelasnya.

Randy juga berpesan kepada teman-teman LMP terutama di bawah untuk berkarya, “Jangan ada gesekan, nggak usah berpolemik dan mengeluarkan statement kita benar mereka tidak, yakin dan berkarya saja,” ungkap Randy seraya menjelaskan kepada wartawan.     

Randy juga menambahkan kegiatan yang diadakan LMP di hotel Tunjungan yang sempat diprotes oleh Sugeng Hariadi dengan mengirimkan Surat ke Polda Jatim supaya kegiatan itu dihentikan.

“Kegiatan itu adalah kegiatan Sarasehan bukan Halal BI Halal. Dimasa pandemi, ekonomi berhenti, makanya kita gerakan perekonomian rakyat, terutama anggota kita. Buat anggota sejahtera itu tujuan kita adakan Darasehan. Dan kegiatan itu dihadiri sekitar 75 orang,” tambahnya.

“Saya sangat berterimakasih kepada pihak Kepolisian yang netral, sempat kita komunikasi ke polisi, dan kita tunjukan data-data yang ada. Jadi polisi berpesan Jaga kondusifitas Jawa Timur (Jatim) khususnya Surabaya, Jaga Surabaya, jangan ada gesekan,” Tutur Randy.

Randy juga mengakui bahwa sebagai ketua Mada Jatim merasa malu, karena permasalahan Intern publik bisa tahu. “Jadi sebenarnya kita tinggal tunggu saja, AHU mana yang diterima Menkumham. Dan untuk sekarang biarlah kita berjalan, mereka juga berjalan, nggak perlu gesekan, sampai menunggu AHU pihak mana yang diterima,” ungkapnya.

Terkait statement dari Sugeng Hariadi bahwa Randy kepengurusannya dibekukan pada saat menjadi Ketua LMP kota Surabaya, Randy menjawab bahwa sampai sekarang tidak ada surat diterima olehnya, “Bahkan sampai saat ini di Kesbangpol Surabaya nama saya masih ada, tidak ada surat pembekuan yang dikirim ke saya,” jelasnya.

Randy juga berharap, jaga kondusifitas kota Surabaya, “Sebenarnya tidak ada masalah, sekali lagi nunggu AHU yang diterima. Mari kita Jaga Surabaya, karena Surabaya kota kita bersama dan kita tinggal di sini, jangan buat ribet lah, kasihan rekan-rekan, kita malu hati,” tutur Randy.

Terkait seumpama AHU dari Pihak Adek Manurung yang diterima Menkumham, Randy dengan tegas mengatakan, “Saya yang pertama mengucapkan Selamat. Dan jika AHU kita diterima, mereka seharusnya menerima lapang dada.” 

Kemudian dalam keterangannya Sekretaris Mada Jatim Abah Mujib mengatakan, Sebenarnya kita berpegang di AD/ART Lembaga. Dan sekarang kita lihat yang Provokatif siapa dan produktif siapa.

Ir Hudiyanto Selaku Bendahara Mada LMP Jawa Timur juga ikut angkat bicara terkait tindakan Sugeng Hariadi yang telah mengirim surat ke Polda terkait kegiatan di Hotel Tunjungan.

“Sugeng adalah teman saya sudah lama, saya sangat sayangkan tindakannya, semestinya ayo kita berkumpul dan bicara baik tanpa harus ribut. Kita kembali lah ke AD/ART organisasi. Sudah jelas semuanya,”Pungkasnya diakhir pembicaraan. (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com