Connect with us

NASIONAL

Kapolres Gresik Hadiri Pengambilan Nomor Paslon Bupati dan Wabup Gresik 2020

Avatar

Published

on

Gresik, Lingkaran.net- Bertempat di Ballroom Hotel Horison Jalan Kalimantan GKB Gresik Jawa Timur rapat pleno terbuka Pengundian nomor urut Pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik tahun 2020 di masa pandemi Covid-19 digelar, Kamis (24/9/2020).

Hadir dalam kegiatan rapat paleno tersebut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH., SIK., MM dan Dandim 0817 Gresik LETKOL (Inf) Taufik Ismail bersama Ketua KPU, Ketua Bawaslu untuk pengundian nomer urut Paslon Cabup dan Cawabup.

Sebelum acara dimulai, Paslon serta seluruhnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa dipimpin oleh Imam Khanafi (Kemenag Gresik).

Kegiatan Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut tersebut Sesuai ketentuan PKPU Nomo 5 tahun 2020 tentang tahapan, jadwal dan program Pilkada serentak tahun 2020.

Dalam hal ini, KPU Kabupaten Gresik telah menetapkan bakal Pasangan calon (Paslon) H. Fandi Akhmad Yani, SE – Dra. Hj. Aminatun Habibah. M.Pd (NIAT) menjadi Pasangan calon dan menetapkan bakal pasangan calon Drs. H. Moh. Qosim., ST., M.Si – dr. H. Asluchul Alif M.Kes (QA) menjadi Pasangan Calon.

Dengan pelaksanaan pemutaran Roulet. Paslon “NIAT” mendapatkan nomor 10 berserta Paslon “QA” mendapatkan nomor 6. Dari hasil pemutaran roulet tersebut Paslon NIAT memilih pengundian nomor urut terlebih dahulu.

Hal-hasil dari pengundian Nomor urut sebagai berikut pasangan Paslon “QA” nomor urut 1 dan dari Paslon “NIAT” mendapatkan nomor urut 2.

Pembacaan surat keputusan KPU Kab. Gresik nomor : 281/ HK.03.1-kpt/ 3525/ KPU-kab/ IX/ 2020 tanggal 24 September 2020 tentang Penetapan nomor urut pasangan calon dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik tahun 2020 dalam masa pandemi. lanjut, penandatanganan pakta intregitas protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Bahwa pelaksanaan kegiatan Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut tersebut tehnis pelaksanaannya PKPU no. 13 tahun 2020 tentang perubahan PKPU No. 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati, dan/ atau walikota dan wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

Dalam kegiatan Rapat Pleno terbuka pengundian nomor urut tersebut dihadiri oleh 2 Paslon, 2 Tim pemenangan, 2 komisioner Bawaslu Kab. Gresik dan 5 Komisioner KPU Kab. Gresik.

Perlu diketahui, Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan Rapat pleno terbuka Pengundian nomor urut tersebut dimungkinkan terdapat pihak yang berupaya melakukan sabotase pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik tahun 2020 dalam masa Pandemi.

Dalam keterangannya Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, Adanya penggiringan opini dengan cara menyebarkan berita hoax dimedia sosial pasca pelaksanaan pengundian nomor urut tersebut tersebut. Penyebaran kluster baru diwilayah Kabupaten Gresik dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik tahun 2020 dalam masa pandemi Covid-19.

“Kita optimalkan unit Satuan Intelkam Polsek jajaran untuk melaksanakan penggalangan terhadap jajaran tim pemenangan masing-masing Paslon ditingkat kecamatan. Sie Humas melaksanakan cyber patroli yang bertujuan untuk mencari berita hoax yang disebarkan melalui Media sosial (Medsos),” Pungkas Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,Kamis (24/9/2020). (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com