Connect with us

HUKRIM

Kasus Dugaan Pengancaman Oleh “L”, Oknum Resmob Polres Jombang Makin Melebar

Adi Prayitno

Published

on

Mutik (tengah) bersama L (sebelah kanan), saat masih terikat dalam kerjasama
Banyuwangi, lingkaran.net-Kasus dugaan pengancaman yang menimpa Mutik, warga Jombang makin melebar.
Seperti yang telah di beritakan oleh salah satu media online di jombang beberapa hari lalu, bahwa seorang oknum anggota resmob inisial L mengaku pada wartawan bahwa dirinya telah jadi korban penipuan oleh Mutik, warga Dusun Ploso rejo rt 001 rw 001 Desa Brudu Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Pada hal oknum resmob tersebut menurut penuturan Sri astutik beberapa waktu lalu bahwa L saat ini telah diadukan melalui somasi yang telah di kirimkan Sri astutik ke Polres Jombang dalam kasus dugaan pengancaman yang di lakukan oleh L pada Mutik.
Sementara itu di konfirmasi lebih lanjut pada Jum’at (20/12/2019) di kediamanya di Muncar Banyuwangi sepulang dari Jombang, Sri Astutik selaku pendamping dalam kasus ini mengatakan “Semua yang di sampaikan L itu tidak benar, sebenarnya ini bukan kasus penggelapan penipuan, tapi awalnya ini adalah kerjasama antara mereka. Kalau di bilang penipuan di mananya? sebagai bentuk kerjasama memang L ini sudah menyerahkan sejumlah uang pada Mutik, dan semua berjalan lancar, dan L sudah menerima apa yang di inginkanya. Namun ketika terjadi kendala, L juga sudah mengambil secara paksa (eksekusi) barang barang milik Mutik yang kalau di total nilainya sudah lebih dari uang milik L yang masuk ke klien kami. Bahkan pada saat melakukan eksekusi tersebut L sempat mengancam dengan kalimat kalimat ancaman yang kurang pantas pada klien kami, dan itu kami punya rekamanya. Selain itu L juga pernah memakai nama klien kami (Mutik) untuk melakukan eksekusi satu unit mobil Grand livina milik saudari Fitri, padahal dalam hal ini klien kami tidak pernah menyuruh bahkan tidak tahu menahu” papar Sri astutik.
Dengan beredarnya berita yang telah menyudutkan klienya, Sri astutik menghendaki klarifikasi oleh L tentang beredarnya berita tersebut “Saya berharap ada penjelasan terkait pemberitaan yang telah di muat di dalah satu media online di Jombang, yang mana saya merasa pemberitaan tersebut menyudutkan klien kami, dan sangat merugikan klien kami. Sebenarnya saya sangat berharap masalah ini cepat menemukan titik temu, tidak melebar kemana mana. Tapi melihat situasi yang seperti ini ketika masalah yang utama saja belum selesai malah muncul masalah baru dengan adanya pemberitaan yang saya rasa tidak benar, ini kan menambah panjang permasalahan” pungkas Sri astutik. (LN Bwi)
Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com