Connect with us

HUKRIM

Kolaborasi Kepolisian Polda Jatim dan Bea Cukai Gagalkan Jaringan Internasional Sabu Dari Malaysia Polres Tanjung Perak Polda Jatim Bekuk 2 Tersangka Jaringan Internasional Peredaran Sabu-Sabu.

Avatar

Published

on

Surabaya, Lingkaran.net- Keberhasilan Kepolisian Daerah (Polda) Jatim dalam menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu jaringan internasional patut mendapatkan apresiasi.

Dalam Konferensi Persnya Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo didampingi Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum beserta jajarannya mengatakan, Bahwa Polres Tanjung Perak Surabaya berkolaborasi dengan Kanwil 1 Bea Cukai Tanjung Perak berhasil membongkar dan menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu sindikat Internasional Malaysia yang mau dikirim ke Wilayah Sampang, Madura.

“Pengiriman paket sabu sebanyak 6.548 Gram yang dikemas dalam kardus susu Milo dalam kontainer dari Malaysia Pada Tanggal 18 Agustus 2020 bisa digagalkan Polres Tanjung Perak bersama Kanwil 1 Bea Cukai Jatum,” Ungkap Trunoyudo saat Konferensi Pers dihadapan rekan wartawan, Senin (31/8/2020) Pukul 14.30 WIB.

Ditambahksnnya, Setelah adanya informasi, Pihak Polres Tanjung Perak melakukan penyelidikan. Informasi tersebut yakni adanya pengiriman di rumah kosong di Daerah Dusun Mandeman, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang Madura.

“Polres Tanjung Perak melakukan pemantauan siapa yang akan mengambil kiriman sabu tersebut dan berhasil mengamankan kedua tersangka,” Bebernya.

Kedua Tersangka penyalahguna sabu jaringan internasional Malaysia.

Dikatakannya, Kedua tersangka tersebut inisial LF (19) dan HB (21) merupakan pengangguran. Kepolisian mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti sabu-sabu seberat 6.548 Kg.

“Dari Barang Bukti (BB) seberat 6.548 Kg bisa menyelamatkan 98.220 orang. Kalkulasinya 1 gram sabu bisa dikonsumsi 15 orang,” Jelasnya.

Ditambahkannya, Pihak Kepolisian Polda Jatim akan terus melakukan pengembangan penyelidikan dan penyidikan dari hasil tangkapan ini siapa saja yang terlibat akan kami basmi sampai ke akar-akarnya.

“Jawa Timur masih menjadi tujuan utama peredaran Narkoba Jaringan Internasional. Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 113 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati,” Pungkas Trunoyudo, Kabid Humas Polda Jatim. (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com