Connect with us

Mitra TNI-Polri

Kombes Pol Budi Indra Dermawan : Hasil Ops Patuh Semeru 2019 Pelanggaran Lalu Lintas di Jalan Tol Turun dari 45 Kasus menjadi 43 Kasus

Avatar

Published

on

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan saat Konferensi Pers terkait Ops Patuh Semeru 2019 di Gedung Ditlantas Polda Jatim, Kamis (12/9/2019).

Surabaya, lingkaran.net – Gelar Operasi Patuh Semeru 2019 yang dilakukan Ditlantas Polda Jatim telah berakhir pada tanggal 11 September 2019. Bertempat di Gedung Ditlantas Polda Jatim lantai 2 pun melakukan analis dan evaluasi, Kamis (12/9/2019).

Dalam Paparannya saat Konferensi Pers Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan, Bahwa hasil dari pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur saat Operasi Patuh Semeru 2019 mengalami kenaikan 16,50 persen dan Untuk kasus kecelakaan di Jalan Tol mengalami penurunan dari 45 Kasus menjadi 43 Kasus.

Berdasar data yang ada, selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 jajaran Ditlantas Polda Jatim telah menindak 200.732 pelanggaran. Dibanding tahun 2018 jumlah itu naik 172.305 pelanggaran.

Gedung Ditlantas Polda Jatim.

Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan, bahwa dari ratusan ribu pelanggaran lalu lintas yang ditindak tersebut, ada tiga bentuk pelanggaran terbanyak. Diantaranya melawan arus, tak menggunakan helm SNI serta mengemudi dengan kecepatan tinggi.

“Semuanya, dari delapan prioritas. Tiga yakni pelanggaran melawan arus, tidak menggunakan helm serta berkecepatan tinggi,” Ungkap Kombes Pol Budi di gedung Ditlantas Polda Jatim.

Pihaknya merinci, ada 33.573 pelanggaran akibat tak mengenakan helm SNI pada tahun 2019 ini. “Data tersebut naik 5 persen dibanding tahun lalu. Kemudian bentuk pelanggaran melawan arus anggotanya telah menindak sebanyak 27.522 kasus. Jumlah tersebut naik drastis, 72 persen dari tahun 2018, yang hanya 15.986 kasus,” Jelasnya.

Hal yang memprihatinkan ada bentuk pelanggaran mengemudi melebihi batas kecepatan. Pihaknya menyebut, ada 1.057 kasus yang ditangani selama 14 hari operasi. Angka itu, naik 614 persen dari tahun 2018 yang hanya 211 kasus.

Sedangkan jika evaluasi didasarkan pada jenis kendaraan, pengendara motor atau R2 paling mendominasi melakukan pelanggaran. “Untuk jenis kendaraan R2 tetap mendominasi melakukan pelanggaran, ” Tambahnya.

“Operasi bidang perlalulintasan secara terpusat dilakukan serempak oleh Polri terhitung mulai Tanggal 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019. Untuk Polda Jatim menggunakan sandi Patuh Semeru 2019,” Tandasnya.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan menambahkan Untuk kasus jalan tol mengalami penurunan dari 45 kasus menjadi 43 kasus dalam Ops Patuh Semeru 2019 ini. (Fir)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com