Korlantas Polri Kunjungi Satlantas Polrestabes Surabaya

Surabaya, Lingkaran.net- Tim Korlantas Polri kunjungi Satlantas Polrestabes Surabaya, hal itu dalam rangka Penilaian dan Peninjauan kinerja Polantas di bidang Pelayanan Lalulintas.

Dalam keterangannya Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra SIK, M.Si mengatakan, bahwa kunjungan Tim Korlantas Polri tersebut dalam rangka penilaian serta peninjauan Road Safety Partnership Action (RSPA) di Polrestabes Surabaya.

“Kunjungan tersebut adalah kemitraan antara beberapa Stake holder didalam mewujudkan keamanan dan ketertiban keselamatan lalu lintas. Disitu bukan hanya polisi, jadi ada unsur pemeritahan, yaitu dari Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum, untuk mewujudkan kebersamaan dan edukasinya mencakup semua yang intinya kemitraan,” Ungkapnya, Rabu (25/11/2020).

Dikatakannya, Road Safety Partnership Action (RSPA) itu adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan bersama secara kemitraan untuk mewujudkan partnership kerja Lantas. “Jadi itu yang dinilai tim dari Korlantas Polri untuk Satlantas Polrestabes Surabaya ini dengan mitra kerjanya terkait bidang lalu lintas seperti apa,” Bebernya.

Menurutnya, pihaknya saat ini sudah sangat bagus, ada Comment Center dimana semua stake holder ada disitu, contoh jika ada kejadian laka lantas, langsung yang di Siola dari Dinas kirim ambulan, dan Polisi juga turunkan anggota ke TKP. Selain itu jika ada kejadian pohon tumbang semua tim ikut bergerak jadi sudah terintegrasi. Itu yang kita tanggungjawabkan di Surabaya, jadi coment center itu lengkap semua sampai mengontrol pompa juga ada disitu, Dinas PMK ada, dari Lantas juga ada,”ucapnya.

Ditambahkannya, terus yang ke dua kita tonjolkan adalah Surabaya Intelijen Trafik Sistem (SITS) yang bisa memonitoring semua jalan lalu lintasnya.

“Semisal, contoh dari ruas jalan ini kepadatannya sangat panjang kita bisa atur lampu hijaunya lebih diperlama dan di ruas lain lebih sedikit waktunya,” Katanya.

AKBP Teddy juga menambahkan, bahwa di Surabaya tingkat kemacetan rata-rata semua sama dan hanya tergantung pada jam jamnya, seperti pada pagi hari ketika masyarakat akan berangkat beraktifitas dalam arti berangkat kerja dan kemudian sore hari pada saat pulang kerja. Selain itu pada saat weekend, malam sabtu dan malam minggu, masyarakat mau jalan-jalan ke mall dan sebagainya, karena pertumbuhan kendaraan itu lebih besar.

Menurutnya, masalah kemacetan itu tidak bisa terhindari namanya kota besar pasti salah satu permasalahan adalah kemacetan. “Buat saya paling tidak itu kehadiran anggota dilapangan harus ada untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” Pungkas Teddy, perwira dengan dua melati di Pundaknya. (Fir)