Connect with us

Kriminal

Melawan Saat Ditangkap, Satu Dari Tiga Tersangka Bandar Sabu di Tembak Mati Kepolisian Polrestabes Medan

Avatar

Published

on

Medan, Lingkaran.net- Anggota Kepolisian Satnarkoba Polrestabes Medan menembak mati seorang bandar sabu-sabu berinisial S (41) karena melawan saat hendak ditangkap. Petugas terancam dan hendak dilukai pelaku dengan senjata api rakitan, sehingga tindakan tegas dan terukur dilakukan oleh petugas dengan cara menembak tersangka berinisial S tersebut.

Dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko S.H., S.I.K., M.Si., yang didampingi oleh Kasat Narkoba AKBP Rony Nicolas Sidabutar beserta Waka Sat Narkoba Kompol Dolly Nainggolan saat memimpin Konferensi Pers di Halaman Apel Polrestabes Medan, Jumat (25/9), Bahwa Penangkapan tersangka S bermula dari pengembangan dua tersangka A (46) dan IH (50) yang keduanya warga Binjai Selatan, Minggu (20/9), yang diringkus dulu di kawasan Jalan Bhayangkara, Kel. Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

“Dari tertangkapnya kedua tersangka ini anggota kami mendapatkan barang bukti (BB) sabu-sabu seberat 7 Kg dari tangan tersangka,” Ungkap Kombes Pol Riko Sunarko S.H., S.I.K., M.Si., Kapolrestabes Medan kepada awak media saat memimpin Konferensi Pers.

Selanjutnya, Rabu (23/9), sekitar pukul 23.00 WIB, personel Satnarkoba merapat di Jalan Glugur Rimbun, Kel. Sei Mencirim dengan berbekal keterangan dari kedua tersangka inisial A dan IH yang berhasil tertangkap duluan.

“Saat hendak dilakukan penangkapan, tersangka S melakukan perlawanan terhadap petugas dengan menggunakan senjata api, sehingga akan mengancam jiwa petugas yang mau menangkapnya, dan petugas melakukan tindakan tegas dan terukur, terarah ke tersangka S, yang menyebabkan tersangka S meninggal dunia saat perjalanan akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,”Beber Perwira dengan pangkat tiga melati di pundaknya.

Ditambahkannya, Perwira dari Kota Pahlawan Surabaya ini mengatakan, Hasil dari interogasi terhadap tersangka lainnya, sabu-sabu itu didapatkan dari seorang bandar berinisial N yang sekarang berada di Malaysia serta masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrestabes Medan.

“Para tersangka bandar sabu tersebut membeli sabu-sabu per kilo gramnya seharga Rp 300 juta dan dijual kembali dengan Harga Rp 350 Juta. Hasil penjualan Per Kilogram sabu tersangka mendapatkan keuntungan sekitar Rp 50 juta. Kami akan terus lakukan penyelidikan terhadap jaringan bandar sabu-sabu,” Pungkas Kombes Pol Riko Sunarko S.H., S.I.K., M.Si., Kapolrestabes Medan. (Fir)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com