Connect with us

HUKRIM

Merasa di Persulit Oleh Management KSP MULUS, Sri astutik Berencana Menempuh Jalur Hukum

Adi Prayitno

Published

on

Sri astutik (jaket doreng) ketika di temui usai dari Kantor KSP MULUS cabang Purwoharjo

Banyuwangi, lingkaran. net-Sri astutik sebagai pemegang kuasa pendamping dari Bu Anik selaku nasabah KSP MULUS merasa di permainkan.

Peristiwa bermula ketika Bu Anik mengagunkan sertifikat miliknya untuk di jadikan jaminan pinjaman di KSP MULUS. Karena koleps, bu anik belum bisa melunasi pinjamanya yang sudah jatuh tempo. Merasa kondisi badan sudah tidak mampu lagi untuk wira wiri, bu Anik memberikan kuasa pada Sri astutik untuk membantu menyelesaikan permasalahanya dengan KSP MULUS.

Berbekal kuasa tersebut Sri astutik berniat meminta foto copy sertifikat yang di agunkan di KSP MULUS, “Saat itu saya meminta pada Bu Lilik selaku manager KSP MULUS cabang Purwoharjo, namun kata beliau sudah di serahkan pada Notaris Rusli, sya langsung telpon Pak Rusli katanya iya. Waktu saya brangkat mau mengambil foto copy sertifikat itu, di jalan tiba tiba Pak Rusli telpon, beliau menyampaikan bahwa semua sudah di serahkan pada pengacara KSP MULUS yang bernama Wawan. Sempat saya tanyakan pada Bu Lilik ini Wawan pengacara yang mana?namun Bu Lilik juga enggan menjawab, ini kan namanya sama juga mempermainkan saya, pada hal niat saya baik yaitu untuk mengupayakan agar Bu Anik ini segera bisa melunasi pinjamanya” papar Sri.

“Yang membuat saya lebih jengkel ketika saya coba tanya lagi terkait sertifikat ini sama Bu Lilik, beliau menjawab bahwa telah terjadi jual beli antara KSP MULUS dengan suami Bu Anik, namun kenyataanya ketika saya tanya suami Bu Anik, beliau tidak pernah merasa melakukannya. Suami Bu Anik bilang bahwa benar beliau pernah tanda tangan, tapi setau beliau tanda tangan itu hanya untuk pernyataan bahwa beliau menyetujui Bu Anik menjadikan sertifikat itu sebagai jaminan pinjaman di KSP MULUS, jadi belum pernah terjadi jual beli. Kalau sampai sertifikat itu di Roya, kami akan lakukan langkah hukum” jelas Sri astutik.

Di temui bersama Sri astutik di Kantor KSP MULUS cabang Purwoharjo pada senin (18/11/2019) untuk di konfirmasi terkait permasalahan ini, Bu Lilik sedang tidak ada di Kantor, menurut karyawan di kantor Bu Lilik sedang dalam masa berduka dikarenakan orangtuanya meninggal. “Kami akan datang 1 (satu) minggu lagi untuk memperjelas permasalahn ini” pungkas Sri astutik.

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com