Connect with us

Birokrasi

Pertahankan JDIH Terbaik Nasional

Avatar

Published

on

Penyerahan penghargaan

Tuban, lingkaran.net – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Pemkab Tuban kembali terpilih sebagai JDIH Terbaik 1 Nasional kategori pemerintah kabupaten dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Bertempat di Swissbel Hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat, penghargaan prestisius level nasional tersebut diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM Yosanna H. Laoly kepada Bupati Fathul Huda bersamaan dengan rapat koordinasi JDIHN dan JDIHN Expo Tahun 2019 kemarin (10/9/19).

Selain terpilih sebagai JDIH terbaik nomor wahid tingkat nasional, Pemkab Tuban juga mendapat penghargaan sebagai anggota JDIHN dengan inovasi sosialisasi atau kampanye teraktif tahun 2019.
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid mengatakan, JDIHN Award merupakan bentuk apresiasi dan reward kepada semua anggota JDIHN. Mekanisme penilaiannya melalui evaluasi pengelolaan JDIH sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2012 tentang JDIHN dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkum-HAM) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Standarisasi Pengelolaan Teknis Dokumentasi dan Informasi Hukum.

Instrumen penilaiannya, meliputi aspek organisasi, sumber daya manusia (SDM), koleksi dokumen hukum, teknis pengelolaan, sarana prasarana, dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
“Hasilnya, dari penilaian tersebut, JDIH Kabupaten Tuban dinilai menjadi yang terbaik untuk kategori pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Kepala Bagian Hukum Setda Tuban Arif Handoyo menjelaskan, keberadaan JDIH dapat memudahkan akses terhadap dokumentasi dan informasi hukum, sehingga tercipta kepastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang baik. “Dengan adanya JDIH, masyarakat bisa mengakses dan mengunduh dokumentasi dan informasi hukum, baik perda, perbup, maupun peraturan lain di lingkup Pemkab Tuban dengan mudah dan cepat,” ulas Arif.

Arif, sapaan akrabnya lebih lanjut menyampaikan, diraihnya penghargaan JDIHN terbaik pertama ini tidak lepas dari peran masyarakat yang aktif mengakses sekaligus mencari informasi hukum melalui website JDIH Pemkab Tuban maupun melalui aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Berbasis Android (Jariku Android) yang merupakan inovasi Bagian Hukum Setda Tuban.

Kasubbag Dokumentasi Hukum Bagian Hukum Setda Tuban Tutik Musyarofah menambahkan, selain website dan aplikasi Jariku Android, saat ini JDIH Kabupaten Tuban telah dikembangkan dengan mengoptimalkan perpustakaan JDIH dengan membuat sosialisasi berupa audio visual pada videotron dan media sosial. “Saat ini dokumentasi dan informasi tentang peraturan desa juga sudah dimasukkan dalam JDIH kabupaten, kurang lebih sudah ada sekitar 300 perdes dari seluruh desa se-Kabupaten Tuban,” terang dia membeberkan inovasi yang dikembangkan.

Dikesempatan lain saat dikonfirmasi, Bupati Fathul Huda mengaku bersyukur karena prestasi JDIH berhasil dipertahankan Pemkab Tuban. Disampaikan Bupati, prestasi yang membanggakan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama dan sinergitas yang baik antar OPD di lingkup Pemkab Tuban.

Bupati menegaskan, “capaian prestasi terbaik di bidang JDIH ini harus diimbangi dengan kemudahan akses dan ketersediaan informasi tentang hukum secara cepat, tepat, dan lengkap.” Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Masyarakat harus terus dimudahkan dalam mengakses setiap dokumentasi dan informasi tentang hukum di Pemkab Tuban,” ujar Bupati dua periode itu.

Kabupaten Tuban Masuk Kategori Sangat Inovatif

Capaian JDIH ini kian mengukuhkan Pemkab Tuban sebagai Kabupaten Sangat Inovatif. Itu sejalan dengan semangat Pemkab yang tidak pernah berhenti dalam melahirkan inovasi-ino­vasi baru. Utamanya dalam hal pelayanan publik. Pada 2018 lalu misalnya. Dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemkab Tuban berhasil menempati ranking 17 sebagai pemerintah daerah yang sangat inovatif dari 415 Kabupaten se-Indonesia.

“Untuk wilayah Jawa Timur, Tuban termasuk lima besar Kabupaten yang sangat inovatif bersama Banyuwangi, Gresik, Pacitan, dan Sidoarjo,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Rohman Ubaid.

Disampaikan Ubaid, keberhasilan Pemkab Tuban sebagai kabupaten sangat inovatif ini tidak lepas dari peran Bupati dan Wabup yang terus menginspirasi, mendorong dan memotivasi setiap OPD untuk memunculkan inovasi baru. Utamanya inovasi di bidang pelayanan publik. Dengan harapan bisa terwujud tata kelola pemerintahan yang lebih baik dari waktu ke waktu dengan pelayanan yang semakin maksimal.(Supadi)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com