Connect with us

HUKRIM

Polisi Tanjung Perak Amankan 4 Tersangka Judi Dingdong di Bulan Ramadhan

Herman Firmansyah

Published

on

Keempat tersangka judi Dingdong beserta barang buktinya yang berhasil diamankan Polres Tanjung Perak (KP3) Surabaya.

Surabaya, Lingkaran.net- Dari Laporan LP/A/21/V/2018/2018/JATIM/RES PEL TG PERAK tanggal 9 Mei 2019 anggota Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung perak (KP3) Surabaya bertindak cepat dan berhasil meringkus 4 tersangka kasus perjudian Jenis Dingdong di Jalan Indrapura Nomor 151 Surabaya pada Hari Kamis Tanggal 09 Mei 2019.

Dari penangkapan tersangka ini, Polisi berhasil mengamankan H. SFI (47), DB (36), SA (27) serta MFD (29). Satu dari keempat tersangka diantaranya selaku pemilik rumah yang menyediakan tempat permainan judi Jenis Dingdong.

Dalam Konferensi Persnya, Kapolres pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto,SH, SIK, M.Si, didampingi WakaPolres Kompol Faisol serta Kasatreskrim AKP Dimas mengatakan, bahwa penangkapan berawal informasi tentang adanya judi dingdong yang beroperasi di Bulan Ramadhan. Dari informasi tersebut, Anggota kami langsung melakukan penyelidikan selama dua hari, setelah dinyatakan benar dengan adanya judi Dingdong, Kemudian pihak kami melakukan penggerebekan dan berhasil mengamakan empat tersangka yang diantaranya pemilik rumah berikut barang buktinya.

“Tersangka H, Safi’i, mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan bisnis judi Dingdong selama 4 bulan. Saya terpaksa membuka usaha ini karena keadaan ekonomi sehingga meskipun Bulan Puasa saya tetap buka, Tetapi apes mas baru buka 4 bulan sudah di tangkap ama Polisi,” Bebernya Saat Konferensi Pers di Mapolres KP3, Rabu (15/5/2019) siang.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan dari kegiatan Judi Dingdong ini, tersangka bisa meraup keuntungan 400 s/d 500 ribu selama tiga hari.

Dari penangkapan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 10 mesin dingdong, Uang tunai sebesar 52.000, serta 2 bungkus plastik berisi Koin untuk permainan Dingdong.

“Tersangka H.SFI selaku pemilik rumah dan yang menjaga mesin Dingdong mengaku mendapatkan imbalan sebesar Rp. 40.000 setiap harinya dari IRL yang sekarang DPO,” Ungkap Kapolres Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, SH.

Selanjutnya, tersangka berikut barang buktinya kita amankan di Mapolres pelabuhan Tanjung Perak guna proses penyidikan lebih lanjut. “Atas perbuatanya tersangka dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian yang ancaman hukumannya selama 4 tahun penjara,” Tandas Kapolres. (Fir)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


PENGADUAN ONLINE


: [email protected]

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com