Connect with us

NASIONAL

Politisi Nasdem Gandeng Dosen Unida Gontor Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

MUH NURCHOLIS

Published

on

Legislator Partai Nasdem, Sri Wahyuni bersama Dosen Unida Gontor, Fajar Pramono pose dengan sebagian peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. (Foto : Muh Nurcholis - Lingkaran.Net)

Ponorogo, Lingkaran.Net – Salah satu kewajiban anggota MPR RI saat ini adalah menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama elemen masyarakat. Hal itu juga dilakukan oleh anggota MPR RI dari Fraksi Nasdem, Sri Wahyuni.

Keseriusan Sri Wahyuni dalam menjaga keutuhan NKRI dan membumikan Pancasila ditunjukkan saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD RI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada sejumlah elemen, Minggu (9/2/2020) sore di Aula Gedung Bappeda Kabupaten Ponorogo.

Sejumlah elemen yang dihadirkan  Sri Wahyuni dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI antara lain Fatayat, Jamsantri, PKK, Garnita, Ipnu, Ippnu. “Kami bersyukur hari ini sebagai anggota MPR bisa melaksanakan silaturahmi sekaligus kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI,” ucap Sri Wahyuni.

Pada kesempatan itu Sri Wahyuni berharap peserta yang hadir bisa menularkan materi Empat Pilar MPR RI yang didapat kepada saudara dan tetangga serta masyarakat. “Jangan ragu lagi, marilah kita tetap bersatu menjaga Pancasila, UUD RI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Anggota Komisi V DPR RI ini.

Pihaknya juga meminta kepada peserta yang hadir untuk mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Dalam kehidupan sehari-hari kita jangan ragu dan malu melaksanakan Pancasila,” pintanya.

Pada Sosialisasi Empat Pilar yang dipandu oleh Zainul Yusuf tersebut juga menghadirkan pemateri Fajar Pramono salah satu Dosen Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo. Dalam kesempatan itu Fajar Pramono juga meminta masyarakat Ponorogo untuk selalu menghargai perbedaan.

Disela-sela kegiatan juga diadakan tanya jawab antara pemateri dan peserta. “Selama kita bisa menghargai perbedaan di tengah masyarakat, kita yakin tidak akan terjadi gesekan,” tandas Fajar Pramono.

Fajar Pramono yakin masyarakat Kabupaten Ponorogo sudah sangat dewasa dalam bermasyarakat. “Perbedaan dalam berbagai kegiatan masyarakat harus dijadikan perekat bukan pemecah belah,” tukasnya. (Muh Nurcholis)

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com