Connect with us

PERISTIWA DAERAH

Ratusan warga Banyuwangi wilayah Selatan diduga tertipu Dugaan Penipuan dengan modus meminta sejumlah uang dan akan dapat tanah warisan NYI MAS ENTJEH VAN BLOMMESTEIN

Rocky J Sapulete

Published

on

Muadi, 67 (kiri) saat di konfirmasi dirumahnya senin (18/11/19) sekira pukul 15.00 wib.

 

Banyuwangi, lingkaranNet – Ratusan masyarakat Kabupaten Banyuwangi wilayah Selatan di duga kuat menjadi korban penipuan beberapa kelompok orang yang melakukan penarikan uang warga dengan iming-iming akan berikan tanah menggunakan nama YAYASAN NYI MAS ENTJEH VAN BLOMMESTEIN selaku pemilik tanah berdasarkan Eigendom Verponding no. 1110, 1111, 1112, 1113 dan 1114. yang berlokasi di Desa Sarongan, Desa Kandangan dan Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, seluas kurang lebih 5000 ha atas nama NYI MAS ENTJEH SITI AMINAH Alias OSAH.

MUADI : Saya mengikuti kelompok LUKMAN HAKIM warga dusun sumberjoyo Rt 02/Rw 06 desa kumendung kecamatan muncar – Banyuwangi sebagai penerima kuasa pada tanggal 7 oktober 2017 dari NY ROMA PURBA selaku ketua umum beralamat di jl. Hidup baru kp. Dukuh serua ciputat.

Pada saat perekrutan warga, saya arahkan mereka ke kantor sekretariat yayasan perwakilan NYI MAS ENTJEH VAN BLOMMESTEIN di rumah Lukman hakim Kata Muadi saat di temui dirumahnya di desa wringin pitu kecamatan Tegaldlimo, Senin (18/11/19) sekira pukul 15.00 wib.

untuk melakukan penarikan uang terhadap warga dengan janji akan memperoleh tanah sebagai hak dasar kepemilikan dari Eigendom Verponding no. 1110, 1111, 1112, 1113 dan 1114. yang berlokasi di Desa Sarongan, Desa Kandangan dan Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran.

Ketika nama Mbah Saeno disinggung, Muadi dengan tegas mengatakan bahwa Seno bukan kelompoknya namun seno telah merekrut ratusan orang menggunakan nama yang sama yaitu ROMA PURBA padahal tidak menerima kuasa.

Ternyata isi surat tugas dari NY ROMA PURBA kepada LUKMAN HAKIM no. 147/yay nyi mas EVB/ST/10/2017 tertanggal 7 Oktober 2017. tidak ada perintah untuk merekrut warga mendaftar uang dan memberikan tanah.

Mbah Saeno : saya telah menerima pendaftar sebanyak 300 orang yang saya susun menjadi 2 buku sudah di jilid  dan saya masih mencari 200 orang pendaftar lagi untuk mencapai target. Kata Saeno sambil menunjukan buku nama-nama pendaftar.

Kakek Saeno dengan penuh pecaya diri mengatakan “bila ingin hidup kaya datanglah kesini” cetus Mbah Saeno  sambil memegang rabutnya yang sudah berubah warna itu.

Ketika ditanya apakah ada pelimpahan kuasa dari ahli waris untuk kegiatan itu, wajah Mbah Saeno seketika itu juga memerah dan Mbah Saeno langsung  mengalihkan pembicaraan tanpa arah.

Menurut keterangan salah seorang korban yang namanya tidak ingin di publikasikan bahwa untuk melakukan penarikan uang kami dengan janji kami akan memperoleh tanah sebagai hak dasar kepemilikan dari Eigendom Verponding no. 1110, 1111, 1112, 1113 dan 1114. yang berlokasi di Desa Sarongan, Desa Kandangan dan Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran

Dia tertarik karena tanah tersebut murah akhirnya Dia mendaftar mengikuti jejak warga lainnya dan membayar 5 juta rupiah untuk mendapatkan lahan seluas 0,5 ha (setengah hektar) namun sudah lebih dari 2 tahun belum juga ada buktinya bahkan tanah warisan itu kemungkinan  tidak ada sebab warga yang di pungut uangnya belum pernah melihat tanahnya.

Sis : saya tahu ada kegiatan pungutan uang warga oleh kelompok-kelompok yang mengatas namakan yayasan tersebut tapi obyek tanah yang dijanjikan tidak ada dan ahli waris juga memberi kuasa kepada mereka hanya untuk turut membantu menjaga dan mengamankan lokasi tanah warisan bukan untuk dijual belikan.

Sis menambahkan dengan adanya kegiatan perekrutan warga membayar sejumlah uang kepada beberapa kelompok tanpa perintah ahli waris jelas menimbulkan kerugian sangat besar terhadap warga mengapa tidak, sebab surat kuasa Lukman Hakim saya juga pegang fotocopy. Pungkas Sis.

Pewarta : Rocky Sapulette

 

 

 

Advertisement


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com