Home / Nasional
  • Nasional

Rusmin Abdul Gani Resmi Menahkodai HIPTI Sultra

Rian Mokoginta
  • Rabu, 19 Mei 2021 17:14WIB
image

Kendari, Sultra, Lingkaran.Net

Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar musyawarah anggota luar biasa sekaligus pengukuhan dan pelantikan pengurus periode 2021-2024 yang bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Rabu (19/05/2021).


Musyawarah anggota luar biasa yang bertemakan “Momentum untuk Bertumbuh dan Memberi Manfaat” tersebut dibuka langsung oleh Sekertaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Drs. H. Bisman Saranani, M.Si


Dalam laporannya Ketua Panitia Nakman, SP.d menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan musyawarah luar biasa ini yakni pertama pernyataan pengunduran diri Ketua Umum Muhammad Alkobar, surat tugas DPP LAT Nomor 70/4/2021 dan persiapan musyawarah anggota luar biasa.


“Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini yakni membahas dan mengesahkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPTI periode 2021-2024, mengesahkan dan pengukuhan pengurus HIPTI periode 2021-2024,” kata Nakman.


Mengawali sambutannya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum HIPTI Sultra Rusmin Abdul Gani, S.E menjelaskan bahwa Insyaallah HIPTI ini merupakan sebagai wadah tempat kita berkarya. Di sini banyak kader-kader potensial, ke depan banyak berpotensi menjadi kepala-kepala daerah.


“Di HIPTI inilah kita berkarya supaya masyarakat khususnya keluarga Tolaki kita bisa melihat bahwa kita punya ide dan konsep untuk membangun daerah kita ke depan,” ucap Rusmin.


Lebih lanjut Rusmin menjelaskan bahwa berdasarkan surat tugas yang diberikan selaku Pelaksana Tugas (Plt) itu berdasarkan surat pengunduran diri Muhammad Alkobar selaku Kutua Umum HIPTI. Beliau mundur karena masih ingin fokus terhadap usaha dan keluarganya. Waluapun hari ini Beliau (Alkobar-red) tidak sempat hadir karena masih berada di Jakarta, namun Beliau titip salam dan Insyaallah kegiatan-kegiatan HIPTI berikutnya Beliau akan selalu bersama kita dan selalu mendukung segala kegiatan-kegiatan HIPTI.


“Berdasarkan surat tugas itulah, saya mempunyai tugas yakni menyelenggarakan musyawarah luar biasa. Di mana dalam Musyawarah nanti ini kita akan tetapkan AD/ART HIPTI,” imbuhnya.


Untuk itu, masih Rusmin, seluruh pengurus benar-benar memikirkan seperti apa AD/ART kita nanti sehingga bisa mengakomodir semua kepentingan-kepentingan yang ada di HIPTI.


“Saya juga mempunyai tugas yakni menyiapkan Kantor Sekertariat. Di sini kita tidak hanya butuh tempat yang strategis saja, tetapi kita butuh tempat yang luas dan minimal 2 (dua) lantai. Karena tempat ini nanti kita akan jadikan rumah bersama kita. Jadi rekan-rekan kita yang tidak memiliki kantor bisa menghadirkan tamu atau mitranya untuk bertemu di kantor tersebut,” umbar Rusmin.


“Mudah-mudahan musyawarah luar biasa ini berjalan dengan lancar, dan aturan-aturan main di AD/ART nanti kita jangan memikirkan kepentingan jangka pendek saja, tetapi kita berpikir bagaimana organisasi ini hidup selamanya,” harapnya.


Ia juga meminta kepada pengurus yang dipilih dan dikukuhkan nanti agar bisa serius, karena bisnis sekarang ini memerlukan komunitas, memerlukan pasar. Dan itu sudah kita miliki.


Di tempat yang sama Ketua Dewan Pembina HIPTI Sultra H. Anton, S.H mengawali sambutannya menyampaikan selamat atas terlaksananya musyawarah anggota luar biasa ini, mudah-mudahan dalam musyawarah ini bisa melahirkan sesuatu yang besar, khusunya pengusaha yang tergabung di HIPTI.


“Yang dibutuhkan sekarang ini adalah warwah atau roh kehadiran dan keberadaan HIPTI itu sendiri, bukan lagi waktunya untuk berpolemik. Di depan mata kita ini cukup besar peluang dan tantangan di masa yang akan datang,” ungkapnya.


Lanjut Anton, salah satu provinsi yang menjadi tujuan investasi adalah daerah kita sendiri, jadi kalau kita tidak bisa mengambil momen dan peran, maka kita akan kembali menjadi penonton di negeri sendiri. Jadi kalau hanya mau menjadi penonton di negeri sendiri untuk apa ada HIPTI. Rohnya HIPTI kita akan menjadi pelaku di negeri sendiri bukan menjadi penonton.


“Saya percaya di bawa tangan yang dingin di bawa kepemimpinan Rusmin Abdul Gani, Insyaallah bisa membawa HIPTI akan jauh lebih baik. Tapi sehebat-hebatnya Beliau (Rusmin-red) tidak akan bisa tanpa ada campur tangan, golongan, moril, kebersamaan dari semua pengusaha Tolaki Indinesia (HIPTI) untuk mendorong bersama-sama untuk memajukan HIPTI,” pungkasnya.


Masih di tempat yang sama sekertaris Jenderal DPP LAT Drs. H. Bisman Saranani, MSi menyampaikan bahwa ada 3 (tiga) poin yang perlu disampaikan yakni pertama terkait organisasi.


“Surat Keterangan (SK) yang sudah di tandatangani kemarin akan di revisi, maka akan kita ganti sekalian. Terkait Muhammad Alkobar yang sudah mundur secara terbuka, tapi kalau Beliau (Alkobar-red) masih mau ikut dalam kepengurusan HIPTI itu tidak ada masalah, silahkan dipilih mau di posisi mana,” ungkapnya.


Selain itu lanjut Bisman, kalau bisa pengurus dalam organisasi HIPTI ini cukup 50 orang, tetapi yang 50 orang ini mampu mengakomodir, mencatat, mengordanisasikan seluruh pengusaha Tolaki yang ada di Republik Indonesia. Jadi yang perlu banyak itu anggota HIPTI, pengurus tidak usah terlalu banyak.


“Sementara terkait program kerja, mari kita mengubah investor Tolaki ini dari konsumen menjadi produsen,” tambahnya.


Dan yang terkait implemetasi lebih lanjut Bisman menjelaskan bahwa kantornya sederhana saja, tapi semua bibit bisa tersedia di sana, bidang pelatihan. Karena larinya HIPTI nanti harus ke pelatihan, bimbingan ke pengusaha-pengusaha agar tidak ada lagi yang mencari rekomendasi ke sana ke mari.


Pasca pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum HIPTI Rusmin Abdul Gani, S.E menyampaikan bahwa, awalnya kita berharap dalam musyawarah ini tanpa dinamika, namun ternyata dalam forum ini banyak aspirasi, banyak kritik, banyak intrupsi. Ini menandakan bahwa semua sayang terhadap HIPTI dan ingin HIPTI besar di Sulawesi Tenggara.


“Sulawesi Tenggara menjadi tujuan investasi. Baik investasi pertambangan maupun industrinya, jadi ini merupakan peluang bagi kita khususnya keluarga pengusaha Tolaki yang berada di Sultra,” umbarnya.


“Mudah-mudahan melalui HIPTI ini, kami bisa mengawal semua itu, kami bisa membangun Sumber Daya Manusia (SDM) nya untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) yang ada sehingga hasilnya dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh keluarga,” harapnya.


Ia juga meminga kepada pengurus yang nanti akan ditunjuk sebagai pengurus di HIPTI supaya serius.


“Mari kita bekerja bersama-sama untuk mengembankan dan mengibarkan panji-panji HIPTI di Sulawesi Tenggara,” pinta Rusmin mengakhiri sambutannya.


Turut Hadir dalam Musyawarah Anggota Luar Biasa HIPTI diantaranya Ketua DPP LAT ( Masyur Masie Abunawas ) dan Ketua Dewan Pembina DPP LAT ( Lukman Abunawas ) yang juga sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara.