Home / Nasional
  • Nasional

Kompol Daniel : Penandatanganan Pakta Integritas Anti Narkoba, Tidak Ada Toleransi Apabila Ditemukan Pemakai Apalagi Pengedar Untuk Anggota Kepolisian

Firman
  • Kamis, 27 Mei 2021 18:15WIB
image

Surabaya, Lingkaran.net– Keseriusan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam mencegah penyalahgunaan dan upaya pemberantasan peredaran narkotika di kalangan Internal, dikuatkan melalui komitmen bersama yang tertuang dalam penandatanganan pakta integritas.


Penandatanganan Pakta Integritas Anti Narkoba dan penyalahgunaan kewenangan ini dilakukan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Somanonasa, S.I.K., M.H., bersama personelnya di Gedung Graha Baradaksa, Polrestabes Surabaya, Kamis (27/05/2021).


Dari keterangannya, beliau menyampaikan bahwa penandatangan pakta integritas anti narkotika tersebut, sebagai komitmen Satresnarkoba dalam rangka memerangi peredaran narkoba baik diluar lingkungan ataupun dalam internal Kepolisian.


Dalam acara tersebut, anggota Polrestabes Surabaya dan jajaran juga mengucapkan komitmen Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kompol Daniel. Komitmen ini mengingat anggota kepolisian adalah bagian dari garda terdepan dalam memberantas penyalahgunaan dan pengedaran narkoba di masyarakat.


“Tidak ada toleransi, tidak ada tawar-menawar. Apabila ditemukan pengguna atau pemakai apalagi lebih dari pengedar untuk anggota Kepolisian sudah pasti akan di pecat,” ungkap Kompol Daniel Somanonasa.


Kemudian, ia juga menegaskan apabila ada anggota yang ditemukan dan terbukti bersalah melanggar hal tesebut, sesuai instruksi Kapolri yang secara tegas akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Bahkan jika putusan pidana berkekuatan hukum tetap, maka polisi yang terbukti menggunakan narkoba terancam diberhentikan dengan tidak hormat. Hal ini tertuang dalam Pasal 12 ayat 1 huruf A PP Nomor 1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Polri.


“Setiap pribadi harus bisa mawas diri, harus bisa kendalikan diri,” katanya.


Menutup sambutannya, beliau menghimbau agar seluruh anggota dapat mengendalikan diri agar dapat lebih bijak dalam melakukan segala hal. Terutama kendali diri untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba dan tindak pidana lainnya. (Fir)