Connect with us

HUKRIM

Romadhon Berdarah Tanah Merah Surabaya

Yahya Hidayat ,,SE.

Published

on

Korban tewas pertama kali ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di bale bambu depan rumahnya

Bale bambu tempat ditemukannya korban tewas penuh luka bacok

Surabaya, lingkaran.net – Seorang jurnalis media mingguan di Surabaya ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya. Banyak ditemukan luka bacokan benda tajam di tubuh korban.

Dari pantauan lingkaran.net di lapangan, mayat tersebut bernama Soeprayitno (53) warga Tanah Merah Gang 2. Kedinding, Surabaya. Sesosok mayat tersebut pertama kali ditemukan warga usai pulang salat tarawih, sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (10/5/2019).

Kepolisian langsung memberikan garis polisi di tempat ditemukannya sosok mayat penuh luka bacok

Korban ditemukan dalam keadaan tewas di atas bale-bale bambu dengan luka bacok di bagian lengan dan kaki. Mendapati korban tewas, warga langsung melaporkan ke polisi. Berdasarkan penelusuran lingkaran.net dan keterangan istri ke-2 dari korban yang bertempat tinggal di rusunnawa tanah merah, mempunyai 3 orang anak yang sudah lama ditinggalkan oleh Soeprayitno ucap Rokib selaku RT rusunnawa.

Petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah mendapat laporan dari warga ditemukannya sosok mayat penuh luka bacok

Di lain kesempatan saat dikonfirmasi lingkaran.net, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Endri membenarkan adanya penemuan mayat dengan penuh luka bacokan sekujur tubuh korban. “Perkiraan kejadian sekitar pukul 20.00 WIB,” jelas Iptu Endri kepada media lingakran.net.

Dari penyelidikan sementara yang dilakukan polisi di rumah korban, ditemukan identitas dan surat tugas korban yang bekerja sebagai reporter media lokal.

Dari informasi yang dihimpun polisi, sebelum peristiwa pembacokan, korban sedang duduk di atas bale bambu di rumah istri sirinya istri ke dua. Korban diketahui baru tiga tahun tinggal di lokasi kejadian. Endri menambahkan, berdasarkan keterangan beberapa saksi ada satu orang yang diduga melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap korban.

Mengenai senjata tajam yang digunakan polisi masih melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. “Sementara ini motif pembunuhan masih kami dalami,” tandas Endri.

Penulis: Yahya

Editor: Dhoni

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


RUANG IKLAN

PENGADUAN ONLINE


: [email protected]

: 0821 3963 6484

Kategori

Arsip