Connect with us

HUKRIM

Tusuk Warga Manukan Kasman, Giyanto Ditangkap Polsek Tandes

Avatar

Published

on

Tersangka pelaku penusukan diapit Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogod.

Surabaya, Lingkaran.net- Unit Reskrim Polsek Tandes berhasil mengungkap kasus penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di Rumah bedeng belakang Stasiun Kandangan Kelurahan Banjarsugihan Kecamatan Tandes Kota Surabaya dengan korban yang bernama Supriyanto (39) yang bertempat tinggal di Jalan Manukan Kasman Nomor 11 RT 07 RW 10 Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Sabtu (8/8/2019).

Menurut Kapolsek Tandes Kompol H. Kusminto melalui Kanitreskrimnya Ipda Gogod mengatakan, bahwa Kejadian yang bermula pada hari kamis (6/6/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB dipicu oleh rasa sakit hati Giyanto (35) yang merasa sering kehilangan barang barangnya yang ditaruh rumahnya yang sedang direhap. Dugaan tersangka pelakunya adalah Supriyanto (39) dan kawan-kawannya.

“Atas dasar prasangka tersebut, Pada hari kejadian para tersangka minum minum di Rumah pelaku. Dan kebetulan korban Cs ada di TKP yang berdekatan dengan rumah tersangka (4 meteran).kemudian Tersangka dibantu oleh Mardi Santoso yang merupakan adik tirinya, serta teman tersangka menghampiri korban Cs hingga terjadi cek cok. Tidak lama kemudian tersangka dan adik tirinya mengeluarkan sebilah sajam hingga ERWIN dan HASAN (teman korban) melarikan diri kemudian dikejar oleh adik tiri tersangka bersama teman-temannya sedangkan korban tertinggal di TKP.

Karena hanya tersangka yang tinggal di TKP, Akhirnya korban ditusuk dengan sebilah sajam oleh tersangka dan mengenai perut bagian bawah sebelah kanan yg berakibat luka robek dan mengeluarkan darah. Korban akhirnya ditolong oleh PUTRA (teman korban) dan dibawa ke arah selatan,” Tandasnya.

Sampai di Jalan raya Banjarsugihan antara korban dan PUTRA berpencar.Korban minta tolong APRIS NURWIDJA (28) yang kebetulan ada di sekitar,untuk dibawa ke RS BDH dan selanjutnya korban di rujuk ke RS Dr. Sutomo Surabaya.

“Atas dasar perbuatanya, tersangka di jerat dengan pasal 170 KUHP, pasal 351 KUHP dan UU darurat Nomor 12 th 1951. Dengan ancama hukuman penjara maksimal 5 tahun enam bulan,” Ungkapnya.

Untuk menindak lanjuti, polisi menyita beberapa barang bukti diantaranya: Sebilah sajam ukuran panjang 30 Cm beserta sarungnya, 1 potong kaos berkrah ada bercak darah yang bagian bawah sebelah kanan robek 3 atau 4 Cm, 1 potong kaos dalam ada bercak darah yang bagian bawah sebelah kanan robek 3 atau 4 Cm yang nantinya akan dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan. (Muns/ Fir)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


PENGADUAN ONLINE


: aduan@lingkaran.net

: 0821 3963 6484
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com