x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Jatim Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029, Jumlah Pemilih Tembus 32,5 Juta Didominasi Milenial

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Berdasarkan rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tingkat nasional Semester I 2026, jumlah pemilih di Jatim mencapai 32.503.002 orang. 

Angka tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi kedua nasional setelah Jawa Barat yang memiliki 37.759.992 pemilih. Sementara Jawa Tengah berada di urutan ketiga dengan 29.332.029 pemilih. 

Data tersebut ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam rapat pleno rekapitulasi PDPB tingkat nasional Semester I 2026 di KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). 

Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idrus, mengatakan total pemilih nasional yang tercatat dalam negeri maupun luar negeri mencapai 214.354.667 orang. 

“Jadi, total pemilih nasional kita dalam negeri dan luar negeri 214.354.667,” kata Betty. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 212.406.069 pemilih berada di dalam negeri dan tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.285 kecamatan, serta 83.737 desa/kelurahan.  

Sementara pemilih luar negeri tercatat sebanyak 1.948.598 orang yang tersebar di 131 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). 

Jumlah pemilih nasional tersebut meningkat 1,17 persen dibandingkan data pemilih berkelanjutan Semester II 2025. 

Jika dilihat berdasarkan generasi, pemilih dari kelompok milenial masih mendominasi dengan persentase 32,13 persen. Berikutnya, generasi X sebanyak 27,13 persen dan generasi Z sebesar 24,56 persen. 

Sementara pemilih dari kelompok baby boomer tercatat 14,29 persen dan pre-boomer 1,89 persen. 

KPU juga mencatat sebanyak 963.050 pemilih penyandang disabilitas atau sekitar 0,45 persen dari total pemilih. Dari jumlah tersebut, penyandang disabilitas fisik menjadi kelompok terbanyak dengan persentase 38,1 persen. 

Dengan jumlah mencapai 32,5 juta pemilih, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan basis pemilih terbesar dan memiliki posisi strategis dalam setiap agenda demokrasi nasional. 

Besarnya jumlah pemilih tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan inklusif. 

KPU terus melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat tercatat sebagai pemilih, sekaligus menghapus data pemilih yang sudah tidak memenuhi ketentuan.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...
Rabu, 21 Okt 2026 18:35 WIB | Politik & Pemerintahan

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Berani Hadapi Kenyataan

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak boleh lagi bersikap naif atau sekadar berusaha menyenangkan pihak lain ketika kepentingan ...