x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Ratusan Santri Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG 

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Suasana Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak panik. Ratusan santri dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026). 

Sedikitnya 120 santri telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan dan evakuasi masih berlangsung. 

Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, KH Abdul Wahid Harun, membenarkan adanya santri yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG. 

“Betul ada yang keracunan. Ini sudah terdata 100 santri, tapi belum tahu jumlah pastinya,” kata KH Abdul Wahid Harun. 

Keluhan kesehatan mulai dirasakan sejumlah santri setelah menyantap menu MBG untuk makan siang. Mereka dilaporkan mengalami mual. 

Jumlah santri yang mengeluhkan kondisi serupa kemudian bertambah. Seusai salat zuhur, keluhan mulai semakin banyak dan berlanjut hingga sore hari. 

Memasuki waktu asar, kondisi sejumlah santri disebut semakin mengkhawatirkan. Hingga menjelang magrib, proses evakuasi mulai dilakukan secara intensif ke sejumlah rumah sakit di Sidoarjo. 

Para santri di antaranya dibawa ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RSI Siti Hajar, serta RS Delta Surya. 

Puluhan Ambulans Keluar-Masuk Pesantren
Situasi di lingkungan pesantren semakin ramai. Puluhan ambulans terlihat keluar-masuk kawasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam untuk mengevakuasi santri yang membutuhkan penanganan medis. 

Di luar gerbang pesantren, orang tua dan wali santri juga berdatangan. Mereka tampak cemas sembari menunggu kepastian mengenai kondisi anak-anak mereka yang telah dibawa ke rumah sakit. 

Makanan yang dikonsumsi para santri tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah. 

Meski dugaan keracunan muncul setelah para santri mengonsumsi menu MBG, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. 

Pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap para santri, pendataan jumlah korban, serta pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian. 

Pemeriksaan medis dan hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan apakah keluhan massal tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi para santri.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...
Rabu, 21 Okt 2026 18:35 WIB | Politik & Pemerintahan

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Berani Hadapi Kenyataan

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak boleh lagi bersikap naif atau sekadar berusaha menyenangkan pihak lain ketika kepentingan ...