Lingkaran.net - Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politik di Kabupaten Bojonegoro. Melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro Sukur Priyanto mengonsolidasikan kekuatan kader hingga tingkat kecamatan untuk menatap Pemilu mendatang.
Konsolidasi ini menjadi sinyal bahwa Demokrat tak ingin sekadar menjaga eksistensi politik, tetapi juga menyiapkan strategi untuk memperkuat basis dukungan dan merebut kemenangan dalam kontestasi elektoral berikutnya.
Di hadapan seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara Pimpinan Anak Cabang (PAC), Sukur menekankan tiga agenda utama partai, yakni rapatkan barisan, bangun kekuatan, dan rebut kemenangan. Ketiganya menjadi arah gerak Demokrat Bojonegoro dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
“Rapatkan barisan berarti kita harus menyingkirkan segala perbedaan, mempererat persaudaraan, dan berjalan seirama menuju satu tujuan. Bangun kekuatan berarti kita memperkuat struktur dari tingkat desa hingga kecamatan,” tegas Sukur, Minggu (18/10/2026).
Pria yang akrab disapa Mas Sukur itu menilai, soliditas internal menjadi modal penting bagi partai untuk menghadapi persaingan politik. Karena itu, seluruh kader diminta tidak berhenti pada konsolidasi organisasi, tetapi juga membangun kerja politik yang terukur dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Menurut dia, kekuatan partai tidak cukup hanya ditopang struktur kepengurusan. Kehadiran kader di tengah masyarakat, kemampuan menyerap aspirasi, serta keberanian memperjuangkan kebutuhan rakyat juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pemilih.
Dalam menghadapi Pemilu mendatang, Demokrat Bojonegoro akan mengoptimalkan peran kader-kader terbaiknya sekaligus memperluas komunikasi dengan masyarakat.
Target merebut kemenangan, kata Sukur, harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan warga.
“Rebut kemenangan adalah janji yang harus kita wujudkan bersama demi Bojonegoro yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Rakercab tersebut juga membahas langkah konkret penguatan basis kader, penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat, serta strategi komunikasi politik yang terbuka dan lebih dekat dengan warga.
Seluruh pengurus PAC yang hadir diharapkan mampu menerjemahkan hasil rapat kerja menjadi gerakan nyata di wilayah masing-masing. Dengan demikian, konsolidasi tidak berhenti sebagai agenda internal, melainkan menjadi fondasi untuk memperluas jangkauan politik partai.
“Ini menjadi momentum untuk menyamakan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan kapasitas kader di lapangan,” pungkasnya.
Melalui Rakercab ini, Demokrat Bojonegoro berupaya membangun kesiapan organisasi sejak dini. Tantangannya kini adalah memastikan soliditas pengurus, penguatan basis pemilih, dan program yang berpihak kepada masyarakat benar-benar berjalan beriringan untuk mengantarkan partai meraih hasil maksimal pada Pemilu mendatang.
Editor : Setiadi